Mahfud MD ke Fadli Zon: Pemerintah Koq Disalahin Terus?

Coba lihat ini. Bagaimana kalau kita mau membantu tapi ditolak. Kok salah terus?
Menko Polhukam Mahfud MD dan Anggota DPR RI Fadli Zon. (Foto: Tagar/net)

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD tanggapi pernyataan politisi Partai Gerindra, Fadli Zon terkait kepulangan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS).

Mahfud mengatakan sejak awal menjabat sebagai Menko Polhukam ia sudah menghubungi orang-orang terdekat Habib Rizieq Shihab menawarkan bantuan mengurus kepulangan Imam Besar FPI itu.

"Pak Fadli Zon, awal-awal saya jadi Menko Polhukam saya sudah mencoba menghubungi teman-teman yang dekat dengan (Habib) Rizieq (Shihab). Maksud saya akan membantu jika diperlukan," kata Mahfud dikutip Tagar dari akun Twitter-nya @mohmahfudmd, Sabtu 7 November 2020.

Menurut Mahfud, Rizieq menolak tawaran bantuan pemerintah Indonesia. Bahkan Mahfud mengatakan ia dikirimi video Rizieq Shihab yang menyatakan menolak bantuan pemerintah.

"Tapi saya dikirimi video sumpah bahwa dia tak mau bantuan pemerintah," kata Mahfud.

Mahfud pun mengunggah video pernyataan Habib Rizieq Shihab di Twitter-nya itu.

"Demi Allah, saya bersumpah, saya tidak akan meminta bantuan rezim dzalim Indonesia. Apalagi mengemis kepada rezim dzalim Indonesia untuk cabut cekal saya di Saudi Arabia," kata Rizieq dalam video berdurasi 18 detik itu.

Video itu adalah video potongan dari versi aslinya. Versi panjangnya bisa dilihat di kanal Youtube Front TV berjudul 'Sambutan Milad FPI ke-21 dari Habib M Rizieq Syihab Lc MA DPMSS' tertanggal 25 Agustus 2019. Video itu berdurasi 34 menit 10 detik.

Sebelumnya, Politisi Partai Gerindra Fadli Zon membandingkan perlakuan pemerintah terhadap Rizieq Shihab dengan Reynhard Sinaga, kriminal di Inggris yang masih diberikan bantuan hukum.

Mahfud pun mempertanyakan sikap anggota Komisi 1 DPR RI itu yang selalu menyalahkan pemerintah, padahal menurut mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini, pemerintah berupaya untuk membantu proses pemulangan Rizieq namun ditolak.

"Coba lihat ini. Bagaimana kalau kita mau membantu tapi ditolak. Kok salah terus?," ujar Mahfud.

Sebelumnya, Politisi Partai Gerindra Fadli Zon membandingkan perlakuan pemerintah terhadap Rizieq Shihab dengan Reynhard Sinaga, kriminal di Inggris yang masih diberikan bantuan hukum.

Fadli mengatakan meski kasus Reynhard telah membuat Indonesia malu namun Pemerintah Indonesia tetap memberikan bantuan hukum. Sedangkan kasus Habib Rizieq Shihab malah dipojokkan pernyataan-pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD dan Dubes RI di Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel .

Baca juga : Mahfud MD: Saya Mau Bantu, Tapi Ditolak Rizieq Shihab

Baca juga : Rizieq Shihab Disebut Dideportasi, FPI: Mahfud Md Mending Jadi Buzzer

Pernyataan Fadli ini menanggapi pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD sebelumnya, saat podcast di kanal Youtube milik Denny Siregar, Cokro Tv. Dalam kesempatan itu Mahfud MD mengatakan bahwa kepulangan Rizieq Shihab ke Indonesia pada 10 November 2020 mendatang karena dideportasi oleh Pemerintah Arab Saudi.

Mahfud MD menyampaikan bahwa Rizieq Shihab diduga melakukan pelanggaran imigrasi.

“Dia (Rizieq Shihab) itu akan dideportasi. Karena apa? Melakukan pelanggaran imigrasi,” kata Mahfud Mahfud. []

Berita terkait
Mahfud MD: Saya Mau Bantu, Tapi Ditolak Rizieq Shihab
Menkopolhukam Mahfud MD mengatakan, dirinya bermaksud membantu Rizieq tapi kemudian dikirimi video yang isinya Rizieq tidak butuh bantuan.
Rizieq Shihab Disebut Dideportasi, FPI: Mahfud Md Mending Jadi Buzzer
Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman sarankan Menkopolhukam Mahfud Md jadi buzzer saja lantaran sebut Habib Rizieq Shihab dideportasi
Mahfud Md: Rizieq Shihab Bukan Ayatollah Khomeini
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md sebut pimpinan FPI Rizieq Shihab bukan tokoh Iran Ayatollah Khomeini.
0
Mendagri: Belanja Pemerintah Tulang Punggung Pertumbuhan Ekonomi
Mendagri mengatakan, belanja pemerintah baik pusat maupun daerah merupakan tulang punggung utama bagi pertumbuhan ekonomi nasional.