Mahasiswi UIN Makassar Raih Juara 2 Lomba Da'i se-Indonesia

Mahasiswi Jurusan Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan juara dua lomba dai se-Indonesia.
Mahasiswi UIN Alauddin Makassar, Khaeridha Azis. (Foto: Tagar/Dok. Khaeridha Azis)

Makassar - Khaeridha Azis, Mahasiswi Jurusan Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar berhasil meraih juara Da'i dalam Kompetisi Video Hari Santri se-Nusantara (KVHS) 2020.

Mahasiswi kelahiran Makassar 3 Januari 2000 keluar sebagai juara dua dan hanya kalah dari Andika peserta asal Provinsi Riau yang berada di peringkat pertama. Sementara juara tiga diraih Nabila asal Kebumen Jawa Tengah (Jateng).

Alhamdulillah sampai di sini hasil yang bisa dapatkan, padahal awalnya ekspektasi saya tidak sampai juara.

"Iya saya berhasil meraih juara dua pada lomba Da'i Kompetisi Video Hari Santri se-Nusantara (KVHS)," katanya kepada Tagar, Senin 26 Oktober 2020.

Perempuan cantik ini menuturkan, untuk menjadi juara ia harus bekerja ekstra keras, mengingat ia harus bersaing dengan 500 peserta dari seluruh Indonesia.

"Tahapan panjang, mulai di babak penyisihan ada 500 peserta, dan saya lolos pada tahap 20, kemudian diseleksi lagi hingga saya tembus tiga besar, dan alhamdulillah dapat juara dua,"  ujar perempuan yang akrab disapa Ridha ini.

Ridha melanjutkan, meskipun waktu yang mepet tak membuatnya patah semangat. Ia tetap berjuang untuk tampil baik dalam lomba tersebut.

"Saya hanya menyiapkan lomba ku selama tiga hari. Saya juga ingin menguji kemampuan saya sampai dimana," terangnya.

Tak Sangka Dapat Juara

Ridha mengungkapkan, dirinya tidak sangka bisa mendapat juara dua pada ajang bergengsi itu.

Ia sukses mengalahkan peserta lain. Meskipun pada akhirnya ia kalah dari Andika dari Riau. Apalagi ekspetasinya tidak sampai juara saat ia mulai mengikuti perlombaan tersebut.

"Alhamdulillah sampai di sini hasil yang bisa dapatkan, padahal awalnya ekspektasi saya tidak sampai juara," tambahnya.

Hal menarik baginya adalah bisa mengharumkan nama UIN Alauddin Makassar ditingkatkan nasional. Keinginannya berhasil ia raih dalam lomba itu.

"Motivasi saya bisa membawa dan mengharumkan nama UIN Alauddin. Menguji kemampuan pribadi dan mau menambah pengalaman serta ingin selalu ikut lomba," beber dia.

Sekedar diketahui lomba itu berlangsung secara virtual, kegiatan dimulai pada 7-22 Oktober 2020. Penyelenggara kegiatan tersebut adalah Pondok pesantren Daaru Mukminin Doping Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel). []

Berita terkait
Maba UIN Alauddin Deteksi Dini Kekerasan Seksual di Kampus
UIN Alauddin Makassar gencar melakukan sosialisasi deteksi dini dan pencegahan seksual di kalangan mahasiswa.
Sedih, Wisudawan Cumlaude UIN Alauddin Diwakili Ortu
Suasana menyedihkan dialami oleh keluarga Almarhumah Andi Musdalifah Arif. Dimana sang ayah mewakili anaknya yang diwisuda. Ini alasannya
UIN Alauddin Makassar Ciptakan Hand Sanitizer
Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar membuat terobosan baru, dengan menciptakan Hand Sanitizer dari daun Pegagan
0
Lonjakan Covid-19 Malaysia Lockdown Sampai 14 Juni 2021
Bisnis ditutup selama dua minggu hingga 14 Juni 2021, saat Malaysia hadapi lonjakan kasus Covid-19 usai Lebaran