Listyo Sigit Dilantik Jadi Kapolri, Bara JP Optimis Polri Akan Lebih Baik

Bara JP optimis Polri akan lebih baik ke depan di bawah kepemimpinan Listyo karena sosoknya yang lebih muda dan visioner.
Presiden Joko Widodo (kanan) menyematkan tanda pangkat kepada Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigid Prabowo (kiri) saat upacara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 27 Januari 2021. Listyo Sigid Prabowo dilantik menjadi Kapolri menggantikan Idham Azis yang memasuki masa pensiun. (Foto: Antara/Setpres-Kris)

Jakarta - Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) optimis Polri akan lebih baik ke depan di bawah kepemimpinan Listyo Sigit Prabowo karena sosoknya yang lebih muda dan visioner. Bara JP berharap Polri Polri benar-benar akan jadi pengayom dan pemberi rasa aman bagi masyarakat. 

Selain itu birokrasi polisi juga harus lebih efektif dan efisien dengan digitalisasi. Semua ini jadi tantangan bagi Kapolri baru

Hal ini disampaikan Ketua Umum Bara JP, Viktor S. Sirait, menanggapi Listyo Sigit Prabowo yang telah dilantik oleh Presiden Jokowi sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Idham Aziz di Istana Negara, Rabu, 27 Januari 2021.

"Banyak yang optimis bahwa Polri akan lebih baik ke depan setelah Listyo jadi Kapolri. Kita yakin Polri akan terus berjalan ke arah yang lebih baik, benar- benar menjadi penjaga ketertiban masyarakat, semakin efektif, dan lebih cepat menangani dan menjawab berbagai persoalan keamanan dan ketertiban di tengah-tengah masyarakat," katanya.

Menurutnya tantangan Polri ke depan akan semakin kompleks, apalagi di zaman digitalisasi saat ini dimana dibutuhkan kesiapan SDM Polri untuk bisa menjaga ketertiban masyarakat. 

Pelantikan KapolriCalon Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengikuti upacara pelantikan yang dipimpin Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 27 Januari 2021. Listyo Sigit Prabowo dilantik menjadi Kapolri menggantikan Idham Azis yang memasuki masa pensiun. (Foto: Antara/Setpres-Kris)

"Kita lihat, sekarang banyak orang dengan mudahnya menulis apapun di media sosial yang sering beririsan dengan masalah hukum. Termasuk juga soal penipuan online. Selain itu birokrasi polisi juga harus lebih efektif dan efisien dengan digitalisasi. Semua ini jadi tantangan bagi Kapolri baru," ujar Viktor.

Ia memberi apresiasi kepada Listyo Sigit yang membeberkan 10 program di depan Komisi III DPR, Rabu, 20 Januari 2021, lalu. Dari 10 program tersebut, kata Viktor, arah efektifitas polisi semakin terlihat jika itu benar-benar dijalankan.  Ia melihat jika program tersebut serius dilaksanakan maka polisi akan lebih efektif dan lebih terlihat perannya di masyarakat.

Viktor S SiraitKetua Umum Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP), Viktor S. Sirait saat melaksanakan Konsolidasi Pendukung Jokowi di Jakarta, Sabtu, 12 Desember 2020. (Foto: Tagar/Fernandho Pasaribu)

Viktor menyinggung program Listyo Sigit yang akan menghilangkan sistem tilang di lapangan dan diganti dengan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) yang berbasis elektronik dalam penegakan hukum lalu lintas. Dengan adanya ETLE, polisi lalu lintas (Polantas) yang bertugas di lapangan nantinya hanya mengatur lalu lintas tanpa melakukan penilangan.

"Inikan tidak akan membuang waktu, baik bagi pengendara maupun polisi. Selain itu akan menghilangkan praktik pemberian uang di lapangan yang selama ini sering terjadi," katanya. []


Berita terkait
Sistem Tilang Elektronik Listyo Sigit Sejalan dengan Prokes
ide calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo terkait penerapan tilang elektronik dinilai sejalan dengan protokol kesehatan saat pandemi Covid-19.
Bara JP: Listyo Sigit Punya Banyak PR Benahi Polri
Bara JP berharap terpilihnya Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri menjadi momentum pembaruan di tubuh kepolisian.
Daftar Kebijakan Baru Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Kapolri yang baru terpilih, Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo, mengeluarkan sederet kebijakan baru. Berikut ini daftar lengkapnya.
0
Pemkot Lhokseumawe Segera Lakukan Vaksinasi Massal Covid-19
Pemerintah Kota Lhokseumawe, Aceh, dalam bulan Juni 2021 ini akan segera melakukan vaksinasi Covid-19 secara massal