Lindungi Yatim Piatu, Kemensos Kedepankan Layanan Integratif Berbasis Keluarga

Kemensos memberikan layanan integratif yang berbasis keluarga, yakni melalui Program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Anak.
Kemensos memberikan layanan integratif yang berbasis keluarga untuk yatim piatu. (Foto: Tagar/Dok Kemensos)

Jakarta - Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan layanan integratif yang berbasis keluarga, yakni melalui Program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Anak, hal ini sesuai dengan arahan Menteri Sosial untuk memberikan perlindungan bagi anak yatim piatu yang kehilangan orangtua karena pandemi Covid-19.

Dirjen Rehabilitasi Sosial Harry Hikmat mengatakan akan memastikan anak-anak mendapatkan pengasuhan, utamanya dalam keluarga maupun pengasuhan di bawah lembaga.

"Anak yatim mengalami kondisi sulit. Dari sisi pengasuhan, ada risiko anak tidak ada yang mengasuh sama sekali. Atau ada anak sulung yang jadi pengasuh, atau ada anggota keluarga besar yang mengasuh. Karenanya inti sistem/program yang dibangun adalah pengasuhan, terutama keluarga dan keluarga pengganti sebagai alternatif, maupun pengasuhan dalam lembaga," kata Harry melalui keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis, 9 September 2021.  


Semuanya harus sepengetahuan dari Dinsos harus dipastikan bahwa data yang dioleh adalah data yang diusulkan dari Pemda secara berjenjang.


KemensosKemensos berikan layanan Rehabilitasi Sosial yang menggunakan pendekatan berbasis keluarga. (Foto: Tagar/Dok Kemensos)

ATENSI Anak adalah layanan Rehabilitasi Sosial yang menggunakan pendekatan berbasis keluarga, komunitas, dan/atau residensial melalui dukungan pemenuhan kebutuhan hidup layak, perawatan sosial dan/atau pengasuhan anak, dukungan keluarga, terapi fisik, terapi psikososial, terapi mental spiritual, pelatihan vokasional, pembinaan kewirausahaan, bantuan sosial dan asistensi sosial, serta dukungan aksesibilitas.

Harry menjelaskan untuk menyalurkan bantuan ATENSI Anak, Kementerian Sosial saat ini telah melakukan pendataan melalui Dinas Sosial Kabupaten/Kota/Provinsi terkait data anak yatim yang kehilangan orangtua karena pandemi Covid-19.

"Data misalnya apakah saat ini anak tinggal bersama wali/pengampu dan status orang tua. Sejauh mana anak menerima bantuan lainnya seperti KIS( Kartu Indonesia Sehat), KIP (Kartu Indonesia Pintar) untuk melihat anak tersebut dari keluarga kurang mampu, rentan. Informasi dasar demikian yang kami perlukan," kata Harry.

Selain itu, lanjutnya, data didapat dari laporan masyarakat, Telepon Sahabat Anak (TePSA), Direktorat Anak, dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemensos, Dinas Kesehatan dan dinas lainnya serta kerja sama K/L lainnya.

"Semuanya harus sepengetahuan dari Dinsos. Harus dipastikan bahwa data yang dioleh adalah data yang diusulkan dari Pemda secara berjenjang," ucap Harry.

Kemensos memberikan bantuan pemenuhan kebutuhan hidup layak bagi 20.000 anak yatim, piatu, yatim-piatu yang kehilangan orangtua karena Covid-19. 

Adapun jumlah bantuan diberikan selama 12 bulan dengan nominal Rp 300 ribu/bulan bagi anak belum sekolah dan Rp 200 ribu bagi anak yang sudah sekolah.

Harry mengatakan bahwa untuk mengurus anak yatim, piatu, yatim-piatu bukan sekedar memberikan bantuan sosial, tetapi juga terintegrasi dengan layanan berkelanjutan, sperti yang terdapat dalam bisnis proses bantuan ATENSI Anak.

"Seperti arahan Menteri Sosial, mereka (anak yatim) tidak hanya diberikan dukungan terhadap kebutuhan fisik, tetapi juga dukungan psikososial, pengasuhan dan keberlanjutan pendidikan mereka. Kita memastikan anak-anak yatim nantinya tidak ketergantungan semata (dengan bantuan berupa uang) tetapi ada skema lain yang perlu kita bangun bahwa mereka juga harus mempunyai masa depan yang lebih baik dan mandiri," kata Harry. []

Berita terkait
Mensos Nge-Vlog Promosikan Madu Hasil Karang Taruna Aceh
Menteri Sosial Tri Rismaharini mendukung upaya pemberdayaan sosial agar bisa tumbuh kembang dalam usaha ekonomi mikro Karang Taruna melalui ProKUS
Kemensos: Ahli Waris Bisa Wakilkan Terima Bansos
Risma mengatakan diperlukan keaktifan pemerintah daerah untuk turut melakukan perbaikan data dan keaktifan dari daerah tersebut.
Kemensos Siapkan Bansos untuk Anak Yatim Akibat Covid-19
Mensos Tri Rismaharini mengatakan pihaknya tengah menyiapkan bantuan sosial (bansos) khusus untuk anak yatim akibat Covid-19 yang masih melanda.
0
Lindungi Yatim Piatu, Kemensos Kedepankan Layanan Integratif Berbasis Keluarga
Kemensos memberikan layanan integratif yang berbasis keluarga, yakni melalui Program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Anak.