Lombok Tengah, (Tagar 2/9/2018) - Taman Wisata Alam Gunung Tunak menjadi sebuah kawasan pelestarian alam yang banyak dimanfaatkan sebagai destinasi wisata dan rekreasi alam di Lombok, Nusa Tenggara Barat. 

Kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tunak berada di ujung selatan Lombok, posisinya sangat jauh dari pusat gempa di ujung utara Lombok beberapa waktu lalu. Kawasan wisata ini tidak kena dampak gempa tersebut.

"Kalau secara fisik, kami tidak terdampak (gempa), tapi tamu memang agak sepi," kata Sandika Irwan Ketua Pengelola TWA Gunung Tunak.

Sandika menjelaskan, TWA Gunung Tunak ini satu dari tujuh belas kawasan konservasi yang dikelola oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) NTB dan bermitra dengan Kelompok Tunak Besopoq Desa Mertak.

Tidak sulit untuk mencapai tempat ini. Kawasan TWA Gunung Tunak berada di Dusun Teakar-akar, Desa Mertak, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Lokasinya berjarak sekitar 15 kilometer dari Pantai Kuta menuju arah timur. Dibutuhkan waktu tempuh 20 menit mengendarai mobil atau sepeda motor jika traveler datang dari Bandara Internasional Lombok. Sementara jarak tempat ini dari Mataram sekitar 62 kilometer.

Biaya tiket masuk ke kawasan yang luasnya 1,219,97 hektare ini dikenakan tarif Rp 5.000 per orang. Dengan retribusi itu, traveler bisa sepuasnya menjelajah spot-spot wisata alam yang ada di dalamnya.

Taman Wisata Alam Gunung Tunak memiliki beberapa pantai yang indah dengan pasir putih yang memanjakan mata ketika berkunjung ke tempat ini.

Berikut lima tempat wisata wajib dikunjungi di Lombok Tengah.

1. Bila Sayak

Pantai Bila SayakPantai Bila Sayak. (Foto: Tagar/Harianto Nukman)

Salah satu dari keindahan panorama pantai bagian selatan Lombok itu bernama Bila Sayak. Pantai yang indah dengan deburan ombak putih bergulung-gulung seakan-akan hendak menyapa pasir pada saat tertentu akan berwarna jingga sebab terpantul dari sapuan sinar matahari. Di Bila Sayak, traveler juga akan dimanjakan dengan gugusan panorama tebing bukit berbatu yang berbaris di bibir pantai.

Istimewanya pantai Bila Sayak dijadikan sebagai tempat terapi. Bukan hanya keindahan yang memanjakan mata dan membuat hati damai yang mengundang banyak orang datang, tapi juga konon menurut cerita, pasir putihnya berkhasiat mengurangi rasa sakit rematik dan anti stroke.

"Banyak warga sengaja datang ke sini untuk sekadar foto-foto dan mandi pasir untuk berobat," tutur Junaidi kepada Tagar News saat berkunjung ke pantai ini.

Bergeser naik sedikit ke sebelah timur, traveler juga dapat menikmati pantai dan tebing batu dari atas Bukit Bungkulan sambil menunggu matahari terbit atau terbenam dari spot itu.

2. Pantai Teluk Ujung

Pantai Teluk UjangPantai Teluk Ujang. (Foto: BKSDA NTB)

Pantai ini berada di sebelah barat laut TWA. Pantai ini memiliki pasir putih dengan air laut biru. Ketika siang hari yang cerah, pasir pantai tampak berwarna oranye terkena pantulan cahaya matahari, sehingga terlihat sangat indah. Di spot ini traveler bisa melakukan aktivitas photo hunting, swimming hingga sun bathing yang dapat menambah kebugaran tubuh.

3. Pantai Terasak

Pantai TerasakPantai Terasak. (Foto: TWA Gunung Tunak)

Pantai indah dengan pasir putih yang memanjakan mata traveler ini terletak di sebelah barat. Di pantai ini traveler dapat melakukan kegiatan berenang, snorkling dan diving.

Setiap tahun pada bulan tertentu penanggalan Sasak dan pelaksanaannya sesuai hasil musyawarah tokoh adat setempat melakukan kegiatan tradisi 'Bau Nyale' atau menangkap cacing laut yang disebut Nyale oleh masyarakat Lombok.

Dalam cerita legenda rakyat Lombok, Nyale diyakini sebagai penjelmaan Putri Mandalika dari Kerajaan Tonjang Beru.

Acara Bau Nyale ini sendiri dipusatkan di Pantai Kuta dan Pantai Seger. Lokasinya berada di sebelah barat TWA Gunung Tunak. Selain berpusat di Pantai Kuta juga diadakan di Pantai Terasak.

4. Sari Goang

Sari GoangSari Goang. (Foto: BKSDA NTB)

Tempat ini menjadi laguna yang sangat indah. Terdapat lubang penghubung antara laguna menuju laut sehingga menimbulkan bunyi mendesis yang unik ketika ombak menghempas masuk dan keluar dari lubang itu. Traveler bisa cliff jumping di sekitar areal ini.

5. Perempung

Penangkaran Kupu-kupuPenangkaran Kupu-kupu. (Foto: Tagar/Harianto Nukman)

Lokasi ini paling strategis di TWA Gunung Tunak. Perempung artinya perempatan atau simpang empat.

Perempung memiliki filosofi yang menarik dari leluhur terdahulu warga desa di sekitar tempat ini. Perempung menjadi tempat bermusyawarah untuk menentukan jalan yang terbaik; apabila seseorang mengikuti jalan lurus, maka mereka tidak akan tersesat.

Elang BondolElang Bondol. (Foto: BKSDA NTB)

Di areal Perempung ini terdapat beberapa fasilitas. Tempat ini dijadikan sebagai pusat ekologi kupu-kupu yang juga sebagai media edukasi. Terdapat 40an jenis kupu-kupu, di antaranya jenis Papilia Peranthus, Traiders Helena, Hebomoia Glaucipe, Chethosia, dan lain sebagainya.

Selain itu, di Perempung terdapat Sanctuary Rusa Timor (Cervus Timorensis). Ada 22 ekor rusa di tempat ini. Di tempat ini juga dipelihara 2 ekor Elang Bondol.

Penangkaran RusaPenangkaran Rusa. (Foto: BKSDA NTB)

Jika beruntung, traveler juga akan menemukan babi hutan, ayam hutan, dan burung gosong liar di tempat ini.

Pengelola TWA Gunung Tunak menjadikan objek wisata ini sebagai penangkaran untuk pelestarian satwa serta sarana pendidikan dan pelatihan bagi masyarakat. Banyak traveler juga menjadikan tempat ini sebagai lokasi perkemahan.

Nah, tunggu apalagi? Traveler yang hendak berkunjung ke Lombok akan rugi rasanya jika tak menyempatkan diri ke tempat indah ini. []