Korea Selatan Akan Atur Jarak Baru di Tengah Lonjakan Covid-19

PM Korea Selatan, Kim Boo-kyum, mengatakan pemerintah dapat memberlakukan aturan jarak sosial paling kuat, jika lonjakan kasus Covid-19
Orang-orang pakai masker sebagai pencegahan virus corona (Covid-19) lewati poster tekankan kampanye jarak sosial yang ditingkatkan di sebuah stasiun bus di Seoul, Korea Selatan, 7 Desember 2020 (Foto: voaindonesia.com/AP)

Jakarta – PM Korea Selatan, Kim Boo-kyum, mengatakan pemerintah dapat memberlakukan aturan jarak sosial paling kuat, jika lonjakan kasus Covid-19 belakangan ini tidak terkendali dalam dua atau tiga hari.

Kim mengatakan, “Pemerintah akan mempertahankan tingkat jarak sosial yang berlaku sekarang ini dan mengambil langkah-langkah disinfeksi tambahan untuk menghentikan penyebaran virus. Jika virus tidak dapat dibendung dalam dua atau tiga hari, pemerintah dapat memberlakukan aturan terkuat mengenai jarak sosial.”

corona korselWarga memakai masker, untuk mencegah tertular Covid-19 setelah virus corona merebak, berjalan di sebuah distrik perbelanjaan di Seoul, Korea Selatan, 23 Maret 2020 (Foto: voanews.com/Reuters)

Kim bertemu dengan para anggota kabinet pemerintah pada hari Rabu, 7 Juli 2021, dan meminta kesiagaan masyarakat, seperti menahan diri dari mengadakan pertemuan sosial dan bekerja sama dengan upaya-upaya pemerintah dengan cara melakukan tes Covid-19.

Negara itu memasuki gelombang baru wabah dengan sebagian besar penduduknya belum divaksinasi.

Banyaknya kasus baru yang dikukuhkan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea Selatan hari Rabu, 7 Juli 2021, mencapai 1.212, mendekati angka peningkatan harian terbesar selama pandemi di negara itu yang tercatat pada hari Natal, yaitu 1.240 kasus (uh/ab)/Associated Press/voaindonesia.com. []

Berita terkait
Biden dan Moon Umumkan Kemitraan Vaksin Covid-19 AS-Korsel
Presiden Biden dan Presiden Moon umumkan kemitraan AS dan Korsel untuk memperluas produksi vaksin dan tingkatkan pasokan vaksin global
Covid-19, Korsel Pulangkan 293 Warganya dari Irak
Dua pesawat militer Korsel membawa pulang 293 warganya yang berada di Irak di tengah kekhawatiran melonjaknya kasus Covid-19 di negara itu.
Pasca New Normal, Kasus Covid-19 di Korsel Melonjak
Korea Selatan baru saja memberlakukan new normal pada 6 Mei lalu, pasca berhasil menurunkan jumlah kasus positif Covid-19 secara signifikan.
0
Korea Selatan Akan Atur Jarak Baru di Tengah Lonjakan Covid-19
PM Korea Selatan, Kim Boo-kyum, mengatakan pemerintah dapat memberlakukan aturan jarak sosial paling kuat, jika lonjakan kasus Covid-19