UNTUK INDONESIA
Kloset dan Lima Bagian Toilet Rawan Kuman Penyakit
Selain kloset, lima bagian dalam toilet lain juga rawan menjadi tempat bernaungnya berbagai kuman penyakit.
Toilet emas 18 karat yang dipajang di istana Blenheim, Inggris. (Foto: Antara/AFP/William EDWARDS)

Jakarta - Kebersihan seluruh titik di kamar mandi atau toilet, menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan setiap keluarga. Kian dijaga setiap jengkal kebersihannya, bakal mempengaruhi kesehatan bagi seluruh penghuni rumah.

Mikroorganisme dan kuman penyakit tidak hanya hidup disekitaran kloset, lima bagian dalam toilet lain juga rawan menjadi tempat bernaungnya berbagai bakteri jahat yang bisa menganggu kesehatan keluarga.

"Bakteri di lubang kloset sudah pasti, tetapi ada tempat yang terlihat bersih namun belum tentu (bersih), tempat yang sering tersentuh tangan seperti penutup kloset duduk, area lantai yang basah, gagang keran, flush dan lampu," ujar Dokter Mikrobiologis Klinis, Dr dr Wani Gunardi dalam acara yang diselenggarakan Vixal di Jakarta, Senin, 18 November 2019 diberitakan Antara.

Mikroorganisme baik itu bakteri, virus, jamur, kuman dan lainnya hidup, berkembang di lokasi-lokasi lembap. Jumlahnya bisa mencapai jutaan hingga miliaran di satu toilet.

Tempat yang terlihat bersih namun belum tentu bersih.

Hasil riset Unilever belum lama ini menunjukkan, ada sekitar 100 juta kuman di dalam toilet. Dalam keadaan normal, setiap satu gram feses atau kotoran manusia mengandung 11 miliar kuman jahat.

"Jumlah dan jenisnya banyak seperti Salmonella, E.colli, Listeria, Rotavirus, Norovirus, jamur, parasit dan bila jumlahnya tak bisa dikendalikan bisa menyebabkan penyakit seperti diare, ISPA," kata Wani.

ToiletIlustrasi Toilet. (Foto: Ist)

Tirai di toilet setidaknya mengandung 16.240.000 unit pembentuk bakteri (CFU) per sentimeter persegi, di lantai shower ada sekitar 15.883.333 CFU dan tempat menyimpan sikat gigi memiliki 12.6919.333 CFU.

Sementara di pegangan keran wastafel terdapat 56.133 CFU dan di pegangan pintu toilet ada sebanyak 13.835 CFU.

Membersihkan toilet secara rutin menjadi cara terbaik menjaga jumlah mikroorganisme tetap terkendali. Ukuran bersih ini mencakup tidak berbau, tidak licin (pada lantai), tidak ada kerak atau noda kuning pada berbagai area toilet.

Dalam kesempatan itu, Senior Brand Manager Cleaners Unilever Indonesia, Antonius Pandu mengatakan masih banyak masyarakat Indonesia yang masih mengabaikan kebersihan toilet.

Hasil riset menunjukkan, lebih dari 70 persen rumah tangga Indonesia belum membersihkan toilet secara benar. Pandu mengatakan, hal ini memperlihatkan, toilet menjadi area tersembunyi yang sering terlupakan untuk dibersihkan. []

Berita terkait
Tips Pentingnya Memperhatikan Produk Makanan Sehat
Orang menganggap orang sehat itu adalah orang yang rajin olahraga, tidur yang cukup serta tidaTapi perlu memperhatikan produk makanan.
Tips Travelling Asik ala Nicholas Saputra
Aktor Nicholas Saputra memberikan sejumlah tips kepada pelancong yang akan melakukan kegiatan travelling atau jalan-jalan.
Agar Manula ‘Pede’, Softex Punya Solusinya..
"Lansia sering kali menyebabkan hilangnya rasa percaya diri sehingga membuat tidak nyaman beraktifitas" tuturnya.
0
Dispendik Jawa Timur Dukung Penghapusan UN
beberapa sekolah di Jawa Timur telah melaksanakan sistem ujian yang menerapkan kelulusan tanpa UN.