UNTUK INDONESIA
Khofifah Ingatkan Prokes Tempat Wisata Momen Libur Panjang
Khofifahn Indar Parawansa tidak ingin usai momen libur panjang, tempat wisata menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. (Foto: Tagar/Pemprov Jatim/Adi Suprayitno)

Surabaya - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mewaspadai melonjaknya kasus penyebaran Covid-19 saat momen libur panjang yang dimulai 28 Oktober 2020. Sikap waspada tersebut agar Jawa Timur tidak kembali masuk dalam zona merah. 

Di tengah tren positif tersebut, Khofifah tetap mengimbau bahkan mewanti-wanti masyarakat untuk tetap waspada, karena penyebaran Covid-19 belum berakhir. Bahkan, secara khusus, menjelang libur panjang dalam waktu dekat dirinya mengingatkan masyarakat agar tetap menerapkan protokol di mana pun berada.

Meski tidak dilarang karena pariwisata dibuka, tapi lebih baik menghindari kerumunan dengan berinteraksi di dekat rumah saja.

"Kita harus terus waspada terhadap lonjakan kasus apabila kita lengah," ujar Khofifah melalui keterangan tertulisnya kepada Tagar, Minggu, 25 Oktober 2020.

Dirinya lebih menyarankan agar masyarakat dapat memilih destinasi wisata aman dan nyaman, outdoor dan jangan mengajak keluarga dengan risiko tinggi. Namun demi menjaga keamanan keluarga diharapkan untuk tetap berhati-hati dengan salah satunya adalah menjauhi kerumunan.

Baca juga:

"Meski tidak dilarang karena pariwisata dibuka, tapi lebih baik menghindari kerumunan dengan berinteraksi di dekat rumah saja," ucap orang nomor satu Jatim ini.

Imbauan ini bukan tanpa alasan, sebelumnya Jatim pernah mengalami lonjakan kasus COVID-19, pada Juni lalu, khususnya di beberapa Kabupaten yang menjadi destinasi mudik. Belajar dari kejadian Khofifah menganjurkan masyarakat untuk meminimalkan perjalanan sekaligus memastikan bahwa protokol kesehatan.

"Apabila memang ingin ke luar kota, pastikan betul bahwa diri kita aman dengan dites terlebih dahulu, sehingga yakin dalam keadaan negatif. Jangan sampai kita menjadi penular bagi ibu, bapak, kakek, nenek maupun saudara yang berada di daerah," tutur Gubernur perempuan pertama Jatim ini.

Selain itu, mantan Menteri Sosial ini mengingatkan para Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di lingkungannya kabupaten/kota/kecamatan/kelurahan dan desa serta RT/RW untuk lebih mengoptimalkan fungsi dan peran kampung tangguhnya masing-masing guna mencegah penularan Covid-19.

"Jawa Timur alhamdulillah saat ini juga memiliki ribuan kampung tangguh yang siap untuk melakukan screening para pemudik guna mencegah penyebaran Covid-19. Saya harapkan kampung tangguh perannya dapat lebih optimal dalam masa liburan panjang ini," kata dia.

Terkait lokasi wisata yang sudah dibuka dan kemungkinan menjadi tujuan libur panjang, Khofifah juga memastikan bahwa kapasitas maksimal yang boleh dipakai hanya 50 persen saja dan diutamakan wisata dengan risiko penularan rendah yakni wisata outdoor.

"Pastikan wisata tersebut aman dari kerumunan, batasi jumlah pengujung hingga maksimal 50 persen dan pastikan wisata tersebut dilakukan secara outdoor atau dengan ventilasi yang cukup," kata dia.

Hal ini dirasa akan sangat penting guna memastikan dan menyediakan kawasan wisata yang tak hanya nyaman namun juga aman bagi masyarakat di era liburan panjang ini.[]

Berita terkait
Khofifah dan Gus Ipul Masuk Bursa Calon Ketua Umum PPP
Nama Khofifah dan Gus Ipul masuk dalam bursa Ketua Umum PPP berdasarkan dorongan dari DPW PPP Jawa Timur untuk Muktamar nanti.
Khofifah Akan Bentuk Tim Telaah dan Sosialisasi Omnibus Law
Khofifah mengaku tim telaah dan sosialisasi UU Omnibus Law Ciptaker nantinya akan berisi sejumlah elemen strategis.
Penanganan Pandemi Dipuji Jokowi, Khofifah: Kado Terindah
Pujian Presiden Jokowi dalam penanganan pandemi bagi Khofifah menjadi kado terindah bertepatan dengan HUT ke-75 Jawa Timur.
0
Khofifah Ingatkan Prokes Tempat Wisata Momen Libur Panjang
Khofifahn Indar Parawansa tidak ingin usai momen libur panjang, tempat wisata menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.