UNTUK INDONESIA
Kedatangan Jemaah Haji Kloter Makassar Tertunda Dua Jam
Kelompok terbang (kloter) pertama Embarkasi Hasanuddin Makassar mengalami ketertundaan kedatangan kurang lebih dua jam dari jadwal yang semestinya.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan, Anwar Abubakar. (Tagar/Aan Febriansyah)

Makassar - Kelompok terbang (kloter) pertama Embarkasi Hasanuddin Makassar mengalami ketertundaan kedatangan kurang lebih dua jam dari jadwal yang semestinya. Kloter pertama sebelumnya di jadwalkan 15.25 Wita namun mengalami keterlambatan hingga pukul 17.24.

“Karena padatnya penerbangan di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah sehingga kedatangan sejumlah jemaah haji ini mengalami keterlambatan,” kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan, Anwar Abubakar, Minggu 18 Agustus 2019.

Meski demikian, meski kedatangan pertama ini terlambat tidak akan mempengaruhi proses penerimaan jemaah haji.

Kloter pertama Embarkasi Makassar ini sendiri berjumlah 450 orang ditambah petugas berjumlah lima orang. Kloter pertama ini juga rencananya akan diterima langsung oleh Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, dan Pelaksana Jabatan Walikota Makassar Iqbal Suaeb.

“Alhamdullilah, menurut laporan yang kami terima sejumlah 450 jemaah dalam keadaan yang sehat wal afiat,” ujar Anwar.

Wakil Sekertaris PPIH embarkasi Makassar  Solihin menyatakan, bahwa Insya Allah PPIH siap menerima jemaah haji yang berasal dari kloter kloter Embarkasi Makassar yang berisi jemaah haji dari 8 provinsi Di Indoneaia Timur.

“Kami berharap proses Debarkasi tahun ini bisa berjalan lancar dan sukses sebagaimana yang diharapkan oleh semua pihak,” ujarnya. []

Baca juga

Berita terkait
Bendera Merah Putih Berkibar di Fly Over Makassar
Komunitas sepeda di Makassar mengibarkan bendera Merah Putih di Fly Over Makassar.
Penumpang di Bandara Makassar Ikut Lomba Makan Kerupuk
Dalam rangka meriahkan dirgahayu RI yang ke 74, Bandara sultan hasanuddin mengadakan lomba makan kerupuk bagi seluruh penumpang.
Debt Collector di Makassar Ditemukan Tewas
Sesosok mayat pria tambun ditemukan bersimbah darah di dekat sungai Tallo jalan perintis kemerdekaan, Makassar.
0
Harga Rempah Melonjak di Depok Akibat Corona?
Harga rempah-rempah di pasar tradisional di depok dan Kramat Jati, Jakarta Timur melonjak drastis dari harga normal.