UNTUK INDONESIA
Kecelakaan di Bantaeng, Satu Orang Meninggal
Kecelakaan lalu lintas sesama pengendara motor di kota Bantaeng menyebabkan satu korban jiwa.
Dua unit kendaraan yang terlibat dalam tabrakan di Bantaeng. (Foto: Tagar/Fitriani Aulia Rizka)

Bantaeng - Kecelakaan lalulintas pengendara sepeda motor berujung maut, terjadi di simpang empat jalan Nenas dan jalan Rambutan di Kelurahan Tappanjeng, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng pada Minggu dini hari, 25 Agustus 2019.

Kepala Satuan Lalulintas (Kasat Lantas) Polres Bantaeng, AKP Jaka Santosa membenarkan terjadinya insiden yang mengakibatkan adanya korban jiwa.

"Iya benar semalam telah terjadi kecelakaan dua sepeda motor masing-masing berboncengan dan satu orang meninggal dunia," kata dia dalam pesan WhatsApp, Minggu siang, 25 Agustus 2019.

Dia juga mengatakan, ke empat korban lakalantas itu sempat dilarikan ke RSUD Prof Anwar Makkatutu Bantaeng demi mendapatkan perawatan medis, lantaran luka-luka yang dialami cukup parah.

"Dan tiga lainnya saat ini masih di rawat di rumah sakit Anwar Makkatutu," lanjut Kasat Lantas AKP Jaka.

Terpisah, Paur Humas Polres Bantaeng, Aipda Sandri menuturkan kronologis kejadian tabrakan antara dua sepeda motor itu.

Lulusan SPN Batua 2001 ini menyebut, kedua motor tersebut datang dari arah yang berbeda. Roda dua yang dikendarai korban meninggal dunia, melintas dari arah timur ke barat hendak menyeberang ke Jalan Rambutan.

Sementara pengendara lainnya juga dalam keadaan kecepatan tinggi, melintas dari arah utara ke arah selatan Jalan Nenas. Kontan kedua kendaraan itu saling bertubrukan di perempatan jalan tersebut.

"Dua sepeda motor tersebut berasal dari arah yang berbeda. Motor bebek yang dikendarai Serang (31) berboncengan dengan Pali (33) dari arah utara ke selatan. Sementara motor metik yang dikendarai Saiful (19) berboncengan dengan Mursalim (19) dari arah timur ke barat," kata Sandri.

Akibatnya, kata Sandri, nahas bagi pemuda bernama Saiful (19) yang dinyatakan meninggal dunia usai perawatan medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD setempat.

"Luka yang diderita mendiang Saiful cukup parah, darah keluar dari mulut dan luka sobek pada tangan kiri. Dia tak tertolong," kata Sandri.

Kini ketiga korban lainnya masih dalam perawatan intensif di RSUD setempat.

Sementara korban yang meninggal dunia, telah disemayamkan di rumah duka di Kampung Pasorongi, Kelurahan Lamalaka, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng. []

Baca juga:

Berita terkait
Nasib MTs di Bantaeng yang Terlunta Lunta
(MTs) Nurul As'adiyah di Kampung Parang, Desa Pa'bentengang, Kecamatan Eremerasa, Kabupaaten Bantaeng tak dilirik pemerintah setempat.
PSM Juara, Bidan Cantik di Bantaeng Akhirnya Dipinang
Seorang anggota The Red Gank Zona Bantaeng bernama Adi mempersunting kekasihnya yang merupakan seorang Bidan Desa.
Kompetisi Musik Cadas di Bantaeng Rock Festival
Bantaeng Rock Festival bakal dihelat dalam rangka semarak peringatan HUT ke-74 RI di Bantaeng.
0
Relawan Dukung Jokowi dan Mahasiswa Tolak RKUHP
Komite Penggerak Nawacita mendukung aksi demonstrasi mahasiswa di berbagai daerah yang menolak rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP).