Kebijakan Imigrasi AS ‘Tetap di Meksiko’ Bagi Para Imigran

Presiden Biden akan mulai memulangkan kembali para pencari suaka ke Meksiko minggu depan, yang dikenal dengan nama “Tetap di Meksiko”
Para imigran, yang kebanyakan adalah pencari suaka di AS, dipulangkan kembali ke Meksiko akibat kebijakan imigrasi AS yang disebut "Tetap di Meksiko". Mereka tampak menunggu di kamp pengungsi di Rio Bravo, Matamoros, Meksiko, 26 Februari 2020 (Foto: voaindonesia.com - Reuters/Daniel Becerril)

Jakarta – Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, akan mulai memulangkan kembali para pencari suaka ke Meksiko minggu depan, berdasarkan kebijakan imigrasi yang dikenal dengan nama “Tetap di Meksiko” yang sempat diberlakukan pada masa pemerintahan Donald Trump, demikian dilansir oleh Axios pada Rabu, 24 November 2021.

Laporan tersebut juga menyatakan pemerintahan Biden akan menawarkan kepada mereka opsi untuk mendapat vaksin Covid-19 sebelum dipulangkan.

Kementerian Luar Negeri Meksiko dan lembaga migrasi nasionalnya tidak segera menanggapi permintaan komentar akan hal ini.

imigran lewati meksikoSekelompok imigran bergerak menuju ke utara menyusuri area pesisir Huixtla, Meksiko, 25 Oktober 2021. Mereka sebelumnya menunggu di Tapachula untuk proses permintaan suaka, akhirnya pergi meninggalkan proses tersebut karena telah lama menunggu (Foto: voaindonesia.com - AP/Marco Ugarte)

Akhir bulan lalu, sebuah memo Departemen Keamanan Dalam Negeri AS menunjukkan bahwa pemerintah telah melakukan upaya baru untuk mengakhiri program imigrasi yang dimulai pemerintahan Trump sebelumnya, yang memaksa para pencari suaka untuk menunggu di Meksiko sambil menunggu sidang pengadilan imigrasi Amerika.

Awal tahun ini pemerintahan Biden untuk pertama kalinya mengakhiri program, yang secara informal dikenal sebagai “Tetap di Meksiko,” namun secara resmi dikenal sebagai Protokol Perlindungan Migran. Tetapi, seorang hakim federal memerintahkan kepada pemerintah untuk memulai kembali program itu dengan alasan pemerintah telah gagal mengikuti prosedur regulasi yang tepat.

Mahkamah Agung Amerika pada bulan Agustus menolak upaya banding pemerintahan Biden atas putusan pengadilan yang lebih rendah tersebut.

imigran haiti lari ke meksikoPara migran, yang kebanyakan berasal dari Haiti, menyeberangi sungai Rio Grande di Del Rio, Texas, menuju Kota Ciudad Acuña, Meksiko, 20 September 2021. Upaya tersebut dilakukan untuk menghindari deportasi yang dilakukan oleh pemerintah AS (Foto: voaindonesia.com - AP/Felix Marquez)

Akhir Oktober lalu para pejabat mengatakan pemerintah akan terus mengambil langkah-langkah untuk memulai kembali program itu pada pertengahan November, untuk mematuhi keputusan hakim (lt/em)/Reuters/voaindonesia.com. []

Menghentikan Deportasi Massal Imigran dari Meksiko

Wapres AS Serukan Kerja Sama AS dan Meksiko Kurangi Imigran

Gelombang Imigran yang Melintasi Meksiko Terus Bertambah

Diusir Amerika Ratusan Imigran Haiti Pergi ke Meksiko

Berita terkait
Gelombang Imigran yang Melintasi Meksiko Terus Bertambah
Sebuah rombongan migran yang jumlahnya terus bertambah berangkat 27 Oktobe 2021 setelah seharian istirahat di perjalanan melintasi Meksiko selatan
0
Kebijakan Imigrasi AS ‘Tetap di Meksiko’ Bagi Para Imigran
Presiden Biden akan mulai memulangkan kembali para pencari suaka ke Meksiko minggu depan, yang dikenal dengan nama “Tetap di Meksiko”