Kata Sultan HB X soal Tugu - Malioboro Tutup Saat Tahun Baru

Rencana penutupan Malioboro, Tugu Pal Putih dan Alun-alun Utara Kota Yogyakarta menguat saat malam Tahun Baru. Begini respons Sri Sultan HB X.
Malioboro Yogyakarta (Foto: Istimewa)

Yogyakarta - Ada rencana penutupan sementara sejumlah titik sentral di Kota Yogyakarta saat pergantian malam Tahun Baru 2021. Rencana penutupan di sumbu filosofi Yogyakarta yakni Tugu Pal Putih, Malioboro sampai Titik Nol Kilometer dan Alun-alun Utara Yogyakarta.

Bagaimana respons Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X menanggapi rencana penutupan tersebut? Raja Yogyakarta ini tidak banyak memberi tanggapan soal usulan penutupan selama malam pergantian Tahun Baru 2021. “Dari Provinsi (soal penutupan) ya terserah pemerintah Kota Yogyakarta. Asalkan DPRD DIY dengan pemerintah daerah kompak,” katanya kepada wartawan, Selasa, 28 Desember 2020.

Baca Juga:

Kabar penutupan sementara di sejumlah wisata ikon Kota Gudeg saat malam tahun baru besok, sebagai antisipasi pencegahan kerumunan yang berimbas pada penembahan kasus virus corona di Yogyakarta.

Meskipun pihak-pihak terkait sudah mengeluarkan imbauan agar masyarakat tidak merayakan pergantian tahun seperti sebelum-sebelumnya, kecil kemungkinan kepadatan manusia tidak terjadi khususnya wisata yang ada di Kota Yogyakarta. Rekomendasi penutupan ini menyusul angka kasus positif di Yogyakarta yang sudah menembus 11.607 per Selasa, 29 Desember 2020. 

Namun Ngarsa Dalem, sapaan Sri Sultan HB X, mengaku tidak bisa mengambil keputusan soal rekomendasi tersebut. “Tugu, Malioboro sampai Titik Nol kan ada di wilayah Kota jadi menjadi wewenang Kota Yogyakarta, kalau saya silakan saja,” ucapnya. 

Tugu, Malioboro sampai Titik Nol kan ada di wilayah Kota jadi menjadi wewenang Kota Yogyakarta, kalau saya silakan saja.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan, saat ini sedang mengkaji tentang usulan penutupan kawasan Tugu, Malioboro, dan Alun-alun Utara Kota Yogyakarta. "Selama ini tim Satgas Covid-19 sudah mengkaji tentang penataan arus lalu lintas selama perayaan Natal dan Tahun baru, termasuk tata cara mengurai kemacetan dan kerumunan," katanya.

Ketua Satgas Covid-19 Kota Yogyakarta ini mengungkapkan, penutupan yang dikaji ada beberapa alternatif. Penutupan terbatas pada jam tertentu, atau buka tutup, penutupan arus kendaraan saja dan atau penutupan untuk arus orang yang masuk dalam kawasan tersebut. "Yang semuanya tetap ikut menjalankan instruksi gubernur bahwa menutup aktivitas pada pukul 22.00 WIB," katanya.

Baca Juga:

Heroe mengungkapkan, kawasan yang kabarnya ditutup seperti Malioboro, Tugu dan Alun-alun Utara memang kawasan utama Kota Yogyakarta. Jika dilakukan penutupan maka harus mempersiapkan segala aspek tentang implikasinya.

"Misalnya ditutup di kawasan Tugu, Malioboro sampai Alun-alun Utara, maka akan mengakibatkan limpahan arus pada ruas jalan lainnya termasuk aktivitas masyarakat di malam tahun baru juga berpotensi bergeser di tempat lainnya. Oleh karena itu, saat ini kami sedang mengkajinya untuk itu," kata Heroe. []

Berita terkait
Malam Tahun Baru 2021, Akses Jateng - Jatim Dibatasi
Polda Jawa Tengah akan melakukan pembatasan akses di titik perbatasan dengan Jawa Timur. Hanya kendaraan prioritas yang dibolehkan lewat.
Tak Lagi Semarak Pesta Tahun Baru Menyambut 2021
Perayaan tahun baru menyambut 2021 akan berbeda dengan tahun sebelumnya di Hong Kong, Sydney, dan New York. Kota yang bisa menggelar kembang api.
Catat, Tahun Baru Terminal Bakalankrapyak Kudus Tutup 3 Hari
Pemkab Kudus mengumumkan Terminal Bakalankrapyak ditutup selama tiga hari. Saat Tahun Baru disarankan di rumah saja.
0
Pemerintah Alokasikan Rp 400 M Uji Klinis Vaksin Merah Putih
Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo mengatakan pemerintah sudah mengalokasikan dana sebesar Rp 400 miliar untuk uji klinis vaksin merah putih.