UNTUK INDONESIA
Karen Pooroe Diperiksa Polisi untuk Kasus KDRT
Penyanyi jebolan Indonesia Idol, Karen Pooroe, akhirnya menjalani proses pemeriksaan di Sat Reskrim Polrestabes Bandung.
Karen Pooroe. (Foto: Instagram/karenpooroe)

Jakarta - Penyanyi jebolan Indonesia Idol, Karen Pooroe, akhirnya menjalani proses pemeriksaan di Sat Reskrim Polrestabes Bandung. Pemeriksaan guna menindaklanjuti laporan dugaan tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan oleh suaminya, Arya Satria Claproth.

Karen menjalani pemeriksaan secara tertutup pada Rabu siang, 11 Desember 2019. Ia tiba dan langsung masuk ke ruang Sat Reskrim dengan didampingi dua pengacaranya, yakni Arya Zipang dan Sarah.

Saya mau cepat proses ini selesai.

Usai diperiksa, perempuan yang saat ini tengah berseteru dengan Marshanda itu berharap agar persoalan lekas selesai.

"Saya mau cepat proses ini selesai dan kita sudah dari awal menjalani proses hukum ini dengan taat, sesuai prosedur," kata dia, di Polrestabes Bandung, Rabu, 11 Desember 2019.

Sementara pengacara Karen, Arya Zipang juga memberikan beberapa pernyataan ke awak media yang menanti mereka. Menurutnya, agenda pemeriksaan semata untuk membuat BAP, yang merupakan bagian dari pengusutan kasus KDRT yang menimpa kliennya.

Hal itu dilakukan untuk menjajaki kemungkinan peningkatan status terlapor Arya Satria Claproth menjadi tersangka.

"Kita menghadiri acara Berita Acara Pemeriksaan (BAP), memenuhi panggilan penyidik berupa keterangan dari kita, saudari Karen," kata Arya.

"(Pemeriksaan) untuk peningkatan status tersangka dari saudara Arya (claproth). Untuk menjadi tersangka. Karen dimintai keterangan," kata dia.

Meski menolak menjabarkan detail lengkap proses pemeriksaan dengan alasan privacy, Arya Zipang mengatakan penyidik memberikan 13 pertanyaan kepada kliennya. Pertanyaan tersebut semuanya berkaitan pelaporan yang dilakukan Karen.

"Mungkin tidak bisa saya jabarkan, (itu) privasi dari klien saya. Kurang lebih 13 pernyataan," ujar dia.

Arya Satria ClaprothArya Satria Claproth (Foto: Instagram/AryaClaproth)

Diberitakan sebelumnya, Karen Pooroe melaporkan suaminya, Arya Satria Claproth, atas dugaan tindak kekerasan dalam rumah tangga yang terjadi saat keduanya terlibat pertengkaran hebat pada 8 Oktober 2019 lalu.

Saat itu, mantan kekasih Baim Wong ini mengaku mendapat perlakuan kasar dari Arya selama semalaman. Tindak KDRT baru berakhir sewaktu pembantu di rumah tersebut melihat kejadian itu dan membangunkan anak Karen untuk meminta Arya berhenti bersikap kasar.

"Pada saat itu, baju saya dirobek, saya dibekap dengan baju yang dirobek dari badan saya. Intimidasi itu dilakukan dari jam 11 malam sampai jam 5.30 pagi," kata Karen saat jumpa pers, Selasa, 26 November 2019.

"(Kekerasan) berakhir saat Mbak saya ambil video itu, ada bukti, saya mendapatkan tindak KDRT, lalu Mbak saya bangunkan anak saya, anak saya menyelamatkan saya, bangunkan saya dari tangga, berteriak minta bapaknya untuk stop aniaya saya," kata dia.

Setelah pertengkaran berakhir, Arya disebut Karen membawa anaknya pergi dari rumah. Setelah itu, suaminya tersebut memutus komunikasi sehingga tidak bisa dihubungi.

Baca juga: Kronologi Karen Idol Gerebek Apartemen Marshanda

Tidak tinggal diam, Karen lantas membuat laporan tindak kekerasan tersebut ke pihak kepolisian, serta mencari keberadaan sang anak yang dibawa pergi suaminya selama berhari-hari. []

Berita terkait
Manajer Ungkap Hubungan Marshanda dan Arya Claproth
Manajer Marshanda, Raisha, buka suara terkait polemik tudingan perselingkuhan bosnya dengan suami penyanyi Karen Pooroe, Arya Satria Claprot.
Arya Claproth 9 Tahun Berhubungan dengan Marshanda
Suami penyanyi Karen Pooroe, Arya Satria Claproth, membeberkan hubungan istimewa yang ia jalin dengan pesinetron Marshanda.
Aida Saskia, Biduan Dangdut Bikin Prank Bunuh Diri
Penyanyi Dangdut Aida Saskia dilarikan ke rumah sakit usai melakukan percobaan bunuh diri demi membuat konten prank di Instagram.
0
Jokowi Lantik Hakim Konstitusi Manahan MP Sitompul
Presiden Joko Widodo hari ini, Kamis, 30 April 2020 resmi melantik Manahan MP Sitompul sebagai Hakim Konstitusi 2020-2025.