UNTUK INDONESIA
Kapten Chelsea Gagalkan Kemenangan Pertama Lampard
Chelsea gagal menang untuk kali pertama di musim ini setelah ditahan Leicester City 1-1 di Stamford Bridge, Minggu 18 Minggu 2019.
Chelsea bermain imbang 1-1 melawan Leicester City di Liga Premier Inggris di Stadion Stamford Bridge, Minggu 18 Agustus 2019 malam. Tampak pemain Leicester Wilfred Ndidi (kedua dari kiri) mencetak gol setelah gagal dihalangi kapten Cesar Azpilicueta (kiri). (Foto: standard.co.uk)

Jakarta - Chelsea masih belum bisa meraih kemenangan sejak ditangani eks pemainnya, Frank Lampard. Peluang menang atas Leicester City di Stadion Stamford Bridge, Minggu 18 Agustus 2019 malam WIB digagalkan kapten sendiri Cesar Azpilicueta yang melakukan blunder di pertandingan Liga Premier Inggris. 

Banner raksasa bertuliskan "Welcome Home Super Frank” menyambut kembalinya Lampard yang pernah 13 tahun menjadi pilar The Blues. Namun saat kembali dengan jabatan anyar, manajer Chelsea, dirinya belum mampu memberi kemenangan. 

Sebelumnya, Chelsea dihajar Manchester United 0-4 di Old Trafford. Di pertandingan berikutnya di UEFA Super Cup, klub London barat yang berstatus juara Liga Europa ini dikalahkan juara Liga Champions Liverpool 5-4 (2-2) lewat adu penalti. 

Azpilicueta sesungguhnya bek brilian Chelsea. Tetapi kali ini, dia tidak melihat Ndidi yang berada di dekat gawang. Dia lebih terfokus pada bola

Chelsea berharap meraih kemenangan pertama saat melakoni pertandingan home. Di pertandingan kandang pertama ini, Chelsea sesungguhnya berpeluang menang setelah unggul lewat Mason Mount. Gol itu tercipta saat pertandingan baru berjalan tujuh menit. 

Hanya, kemenangan itu gagal diraih setelah gelandang Leicester Wilfred Ndidi membobol gawang Chelsea di menit 67. Sundulan pemain asal Nigeria ini menaklukkan kiper Kepa. 

Gol itu tak perlu terjadi bila Azpilicueta mampu menjaga Ndidi dengan baik saat berlari menyambut bola dari sepak pojok. Azpilicueta malah terkesan membiarkannya. Saat sama-sama melompat, bek asal Spanyol kalah tinggi sehingga Ndidi yang mendapatkan bola. 

Mantan pemain Liverpool yang menjadi pundit Sky Sports, Graeme Souness langsung menunjuk Azpilicueta sebagai biang kegagalan The Blues di kandang sendiri. 

"Azpilicueta sesungguhnya bek brilian Chelsea. Tetapi kali ini, dia tidak melihat Ndidi yang berada di dekat gawang. Dia lebih terfokus pada bola," kata Souness yang menjadi pilar Liverpool selama enam musim. 

Souness yang membawa The Reds lima kali memenangi liga saat masih bernama Divisi Satu ini juga menjadi penyebab terciptanya dua gol Man United. 

"Dia hanya melihat sekelilingnya dari bahu kanan. Dia yang menjadikan lawan mencetak dua gol saat tandang. Kini, dia juga menyebabkan tim tandang mencetak gol," ujarnya.

Blunder Azpilicueta juga menjadi perbincangan fans Chelsea di media sosial. Netizen menilai Lampard sebaiknya tak lagi memainkan Azpilicueta yang beberapa kali membuat kesalahan. 

Hasil imbang itu menjadikan Chelsea berada di peringkat 15 dengan poin satu. Sedangkan Leicester berada di peringkat 12 setelah memiliki poin dua. Atas hasil itu, Lampard meminta fans bersabar menunggu kemenangan. []

Berita terkait
Chelsea, Bermain Lebih Baik Tapi Kurang Beruntung
Chelsea hanya kurang beruntung sehingga gagal mengalahkan Liverpool di UEFA Super Cup dalam duel di Istanbul, Kamis 15 Agustus 2019 dini hari WIB.
Tidak Ada Maaf Bagi Chelsea Lawan Liverpool
Chelsea akan bertarung habis-habisan di laga berat melawan Liverpool di UEFA Super Cup di Besiktas Park, Kamis 15 Agustus 2019 dini hari WIB.
Hazard Penyebab Chelsea Hancur di Old Trafford
Kepergian Eden Hazard membuat Chelsea hilang kekuatan sehingga dihancurkan Manchester United 4-0 di Liga Premier Inggris, Minggu 11 Agustus 2019.
0
Polda Banten Pastikan Pilkades di Lebak Kondusif
Pastikan Pilkades aman, Polda Banten melakukan pengecekan di 10 desa dalam tujuh Kecamatan yang menggelar Pilkades serentak.