UNTUK INDONESIA
Kalahkan Metz, PSG ke Puncak Tanpa Neymar
Paris Saint-Germain tetap bisa meraih kemenangan meski tidak diperkuat Neymar saat menghadapi Metz, Sabtu 31 Agustus 2019 dini hari WIB.
Paris Saint-Germain sukses menaklukkan Metz 2-0 di pertandingan Ligue 1 Prancis di Stadion Saint-Symphorien, Metz, Sabtu 31 Agustus 2019 dini hari WIB. Tampak pemain PSG Angel Di Maria (kiri) merayakan gol yang dicetaknya. (Foto: psg.fr)

Jakarta - Paris Saint-Germain tak membutuhkan Neymar. Bahkan saat kehilangan dua pilar, Kylian Mbappe dan Edinson Cavani, PSG sukses mengalahkan tuan rumah Metz 2-0 di pertandingan Ligue 1 Prancis di Stadion Saint-Symphorien, Metz, Sabtu 31 Agustus 2019 dini hari WIB. Kemenangan yang membawa PSG ke puncak klasemen. 

Pelatih PSG Thomas Tuchel sudah mengisyaratkan tidak akan memainkan Neymar di laga tersebut. Keputusan itu diambil saat PSG masih melakukan negosiasi secara intensif dengan Barcelona untuk transfer Neymar. 

Apalagi Tuchel sudah mendapat perintah langsung dari presiden klub untuk tidak lagi memasukkan pemain depan asal Brasil itu. Klub tak ingin nilai Neymar turun hanya gara-gara kembali cedera. 

Tanpa Neymar dan absennya Mbappe serta Cavani, PSG memang tak menurunkan skuat terbaik. Namun ini memberi kesempatan Tuchel menurunkan pemain muda, Adil Aouchiche. Selain itu, kiper muda Marcin Bulka juga melakoni debut.

Saya senang dengan penampilan Bulka. Dia tampak percaya diri dan mampu mengatasi tekanan. Demikian pula Adil yang bermain bagus meski ini laga tak mudah bagi dia yang masih muda

Aouchiche merupakan gelandang serang berusia 17 binaan akademi PSG. Sedangkan Bulka yang berusia 19 merupakan jebolan Chelsea U-23. Kiper asal Polandia ini bermain penuh menggantikan kiper utama Alphonse Areola yang diistirahatkan Tuchel.

Penalti Angel Di Maria

Di laga itu, kemenangan PSG dibuka lewat eksekusi penalti Angel Di Maria. Gol Les Parisiens tercipta saat pertandingan baru berjalan 10 menit setelah gelandang Mamadou Fofana melakukan pelanggaran terhadap Juan Bernat. Wasit menunjuk titik putih. Penalti pun dituntaskan Di Maria. 

Selanjutnya striker Eric Maxim Choupo-Moting memantapkan keunggulan PSG. Pemain asal Kamerun yang menjadi starter setelah absennya para pemain depan mencetak gol menjelang akhir babak pertama. Sundulannya yang menyambut tendangan bebas Marco Veratti sukses menaklukkan kiper Alexandre Oukidja. Skor 2-0 untuk PSG bertahan sampai akhir laga. 

Kemenangan itu menjadikan PSG merebut posisi puncak klasemen dengan poin sembilan. Mereka tercatat meraih tiga kemenangan dan sekali kalah di empat pertandingan pertama Ligue 1. 

Poin PSG sama dengan Rennes, namun mereka unggul selisih gol. Rennes berpeluang kembali ke puncak bila mengalahkan Nice, Minggu 1 September 2019. 

Metz sendiri yang berstatus tim promosi mengalami dua kekalahan berturut-turut. Kini, mereka tertahan di peringkat 13 dengan poin empat. 

Kemenangan di laga tandang membuat Tuchel merasa puas. Meski tanpa diperkuat pemain bintang, PSG tetap solid dan mampu meraih tiga poin. 

"Kami sepenuhnya menguasai permainan. Kami bermain serius dan berusaha fokus sehingga tim bisa tampil bagus. Kami senang dengan hasil ini," kata Tuchel yang memberi apresiasi kepada dua pemain yang melakukan debut di laga itu. 

"Saya senang dengan penampilan Bulka. Dia tampak percaya diri dan mampu mengatasi tekanan. Demikian pula Adil yang bermain bagus meski ini laga tak mudah bagi dia yang masih muda," jawabnya. []

Berita terkait
Neymar ke Barcelona, 3 Pemain ke PSG Belum Pasti
Barcelona mencapai kesepakatan dengan Paris Saint-Germain terkait transfer Neymar. Namun dua dari tiga pemain Barca menolak pindah ke PSG.
PSG Siap Boyong Paulo Dybala Gantikan Neymar
Paris Saint-Germain merencanakan merekrut striker Juventus Paulo Dybala bila Neymar meninggalkan klub Ligue 1 Prancis itu.
Tanpa Neymar, PSG Telan Kekalahan Pertama
Paris Saint-Germain yang tidak diperkuat Neymar mengalami kekalahan 1-2 dari Rennes di Ligue 1 Prancis, Senin 19 Agustus 2019 dini hari WIB
0
Erick Thohir: Sandiaga ke BUMN Mundur dari Gerindra
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan pengusaha sekaligus politikus Partai Gerindra Sandiaga Uno tidak mungkin gabung.