Indonesia
Kaesang Pangarep vs Penghujat 'Presiden Bloon' Bagian 2
Kaesang Pangarep putra bungsu Presiden Joko Widodo menarik perhatian netizen karena sikapnya yang kalem menghadapi penghujat ayahnya.
Kaesang Pangarep. (Foto: Instagram/Kaesang Pangarep)

Jakarta - Kaesang Pangarep putra bungsu Presiden Joko Widodo menarik perhatian netizen karena sikapnya yang kalem menghadapi penghujat ayahnya. 

Banyak warganet men-screenshot cuitan netizen penghujat Presiden Jokowi, dengan akun Twitter Ronald Ilyas N lengkap dengan cuitan Kaesang yang menanggapi cuitan Ronald tersebut.

"Teruntuk keluarga @jokowi salam hormat untuk kalian. Tak ada tulisan gue yang bersifat personal, melainkan adalah tuntutan gue sebagai warga negara kepada presiden bloon, seorang pejabat publik yang tak becus namun sangat pongah tak mau mengundurkan diri. Salam," tulis Ronald Ilyas N di Twitter

Kopinya kakak, kopinya biar gak ngantuk.

Itu merupakan cuitannya yang kedua. Sebelumnya ia juga membuat cuitan menghujat Jokowi sebagai presiden bloon. Pada cuitan pertama, Kaesang menanggapi dengan santai, malah menjadikannya ajang promosi dagangannya. Demikian pula pada cuitan kedua ini, Kaesang juga malah membelokkannya untuk promosi jualan.

"Kopinya kakak, kopinya biar gak ngantuk. Sudah tersedia di beberapa wilayah Jakarta dan sekitarnya," tulis Kaesang bersama unggahan foto produk kopi ketika me-retweet cuitan Ronald tersebut, Kamis, 18 Juli 2019.

Kaesang Pangarep lewat akun media sosial memang gencar mempromosikan produk bisnisnya, yaitu pisang nugget dan kopi.

Ia juga memantau cuitan netizen yang bersikap menyerang ayahnya, dan menghadapinya dengan gayanya yang khas.

Kaesang PangarepBegini cara Kaesang Pangarep menghadapi netizen yang menghujat ayahnya, Presiden Joko Widodo. (Foto: Screenshot Twitter Kaesang)

Baca tulisan bagian pertama:

Berita terkait
0
Pemain Diejek Rasis Beri Kemenangan Pertama Chelsea
Pemain muda Chelsea Tammy Abraham dan Mason Mount mengantarkan tim menang 3-2 atas Norwich City di Liga Premier Inggris, Sabtu 24 Agustus 2019.