Justin Bieber Didesak Batalkan Pertunjukan di Arab Saudi

Tunangan Jamal Khashoggi yang dibunuh pada 2018, Hatice Cengiz, meminta penyanyi Justin Bieber batalkan rencana pertunjukannya di Arab Saudi
Sebuah gambar video Hatice Cengiz, tunangan jurnalis Saudi yang terbunuh Jamal Khashoggi, gambar di bawah, pada acara peringatan di Washington DC, AS, 2 Oktober 2018 (Foto: voaindonesia.com/AP)

Jakarta – Tunangan wartawan Jamal Khashoggi yang dibunuh pada 2018, Hatice Cengiz, meminta penyanyi Justin Bieber untuk membatalkan rencana pertunjukannya yang dijadwalkan berlangsung pada 5 Desember 2021 di Jeddah, kota terbesar kedua di Arab Saudi. Ia mendesak Bieber untuk tidak tampil untuk "para pembunuh" jurnalis asal Arab Saudi itu.

Kantor Berita Reuters melaporkan Cengiz menulis surat terbuka kepada penyanyi yang dipublikasikan pada Sabtu, 20 November 2021, di Washington Post di mana ia mendesak Bieber untuk membatalkan rencana itu untuk "mengirim pesan yang kuat kepada dunia bahwa nama dan bakat Anda tidak akan digunakan untuk memulihkan reputasi rezim yang membunuh para pengkritiknya."

Pemerintahan Presiden Joe Biden merilis laporan intelijen Amerika Serikat (AS) pada Februari yang mengimplikasikan keterlibatan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) dalam pembunuhan Khashoggi pada 2018 di Istanbul. Namun, AS tidak memberinya hukuman langsung, sementara putra mahkota membantah terlibat dalam kasus itu.

Justin BieberJustin Bieber menghadiri gala amal The Metropolitan Museum of Art\'s Costume Institute merayakan pembukaan pameran "In America: A Lexicon of Fashion" pada Senin, 13 September 2021, di New York, AS (Foto: voaindonesia.com/AP)

"Jangan bernyanyi untuk para pembunuh Jamal, pria yang kusayangi," tulis Cengiz. "Tolong angkat bicara dan kutuk pembunuhnya, Mohammed bin Salman. Suara Anda akan didengar oleh jutaan orang."

Bieber, yang berkebangsaan Kanada, termasuk di antara sekelompok artis yang dijadwalkan tampil saat Arab Saudi menjadi tuan rumah Formula Satu Grand Prix Arab Saudi di Jeddah.

"Jika Anda menolak menjadi pion MBS, pesan Anda akan keras dan jelas: Saya tidak tampil untuk diktator. Saya memilih keadilan dan kebebasan daripada uang," tulis Cengiz, menggunakan inisial putra mahkota.

"Arab Saudi memiliki sejarah menggunakan selebriti dan acara internasional besar untuk mengalihkan pengawasan dari pelanggaran HAM yang (terjadi dan semakin) meluas," kata Human Rights Watch pada Rabu, 17 November 2021.

Kelompok advokasi mendesak para artis, yang juga termasuk rapper A$AP Rocky, DJ David Guetta dan Tiesto dan penyanyi Jason Derulo, "untuk berbicara secara terbuka tentang masalah hak asasi manusia -ketika pemulihan reputasi yang dijadikan tujuan utama oleh Arab Saudi dalam menggelar acara tersebut- atau tidak berpartisipasi sama sekali dalam event itu."

Khashoggi adalah seorang warga AS kelahiran Arab Saudi yang menulis kolom opini untuk Surat Kabar Washington Post yang kritis terhadap putra mahkota Saudi. Ia dibunuh dan tubuhnya dipotong-potong oleh tim operasi yang terkait dengan pangeran di konsulat kerajaan di Istanbul (ah/rs)/Reuters/voaindonesia.com. []

Amerika Didesak Rilis Laporan Pembunuhan Jamal Khashoggi

Tunangan Jamal Khashoggi Buat Film Dokumenter

Lima Dihukum Mati Terkait Pembunuhan Khashoggi

Laporan intelijen Amerika Soal Pembunuhan Jamal Khashoggi

Berita terkait
Tunangan Jamal Kashoggi Gugat Putra Mahkota Arab Saudi
Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, digugat oleh tunangan Jamal Kashoggi, di sebuah pengadilan di Washington DC
0
Justin Bieber Didesak Batalkan Pertunjukan di Arab Saudi
Tunangan Jamal Khashoggi yang dibunuh pada 2018, Hatice Cengiz, meminta penyanyi Justin Bieber batalkan rencana pertunjukannya di Arab Saudi