Jumlah Kasus Virus Corona di India Tembus Angka 7 Juta

Pandemi virus corona di India terus bergejolak dengan data terakhir menunjukkan jumlah kasus tembus 7 juta yaitu 7.051.543
Warga memakaia masker di India (Foto: en.as.com/RAJAT GUPTA EFE).

Jakarta - Pandemi virus corona baru (Coronavirus Disease 2019/Covid-19) terus bergejolak di banyak negara di dunia. India, misalnya, seperti dilaporankan situs independen, worldometer, tanggal 11 Oktober 2020, pukul 04.23 WIB, menunjukkan jumlah kasus di India mencapai 7.051.543 dengan 108.371 kematian.

Dengan jumlah kasus itu India bercokol di peringkat ke-2 dunia di belakang Amerika Serikat (AS) yang melaporkan jumlah kasus sebanyak 7.939.506 dan 2019.227 kematian.

Pandemi virus corona di India jadi sorotan dunia karena di awal pandemi jumlah kasus sangat rendah. Bahkan, ketika India menerapkan lockdown pada 24 Maret 2020. Lockdown hanya berlangsung selama 21 hari. Lockdown dibuka dengan alasan ekonomi.

Ketika lockdown dimulai jumlah kasus di India dilaporkan 536. Tapi, sejak Mei 2020 kasus jumlah kasus terus bertambah karena penemuan kasus harian yang banyak. India tercatat sebagai negara dengan kasus harian terbanyak yaitu pada tanggal 11 September 2020 India melaporkan 97.654 kasus harian.

Tanggal 16 Juli 2020 jumlah kasus di India tembus 1 juta yaitu 1.005.637. Jumlah kasus 2 juta lebih terjadi pada tanggal 6 Agustus 2020 yaitu sebanyak 2.025.409. Sedangkan pada tanggal 22 Agustus 2020 jumlah kasus virus corona di India tembus 3 juta yaitu 3.043.436.

Kasus terus meroket dengan jumlah yang melewati 4 juta pada tanggal 4 September 2020 yaitu sebanyak 4.020.439. Jumlah kasus lebih dari 5 juta terjadi pada tanggal 15 September 2020 yaitu sebanuyak 5.018.034. Sedangkan jumlah kasus lebih 6 juta terjadi pada tanggal 27 September 2020 yaitu 6.073.348. Tanggal 11 Oktober 2020 jumlah kasus di India dilaporkan 7.051.543.

Jumlah kematian di India, 108.371, merupakan jumlah kematian terbanyak ketiga setelah AS (219,227) dan Brasil (150,198).

Pandemi di India juga menyasar pesohor dan pejabat, seperti aktor senior Bollywood, Amitabh Bachchan, dan anaknya, Abhishek Bachchan, serta beberapa aktris lain.

Sementara itu negara-negara lain, seperti Arab Saudi (338,944), Filipina (336,926), Turki (334,031) dan Indonesia (328,952) mendekati jumlah kasus di Italia (349,494) yang merupakan negara pertama jadi episentrum virus corona.

Dengan kondisi pandemi di banyak negara menjunjukkan pandemi belum akan mereda dalam waktu dekat. Beberapa negara berpacu membuat vaksin virus corona.

Celaknya, banyak negara yang hanya menunggu vaksin sehingga mengabaikan 'vaksin sosial' yaitu protokol kesehatan yang dianjurkan Organisasi Kesehatan Dunia PBB (WHO): pakai masker, jaga jarak fisik dan cuci tangan.

Padahal, WHO sebut vaksin belum akan tersedia sampai pertengahan tahun 2021. Jika ada negara yang hanya menunggu vaksin itu artinya pandemi di negara-negara itu kelak akan jadi 'neraka' yang berakhir dengan episentrum virus corona dunia. []

Berita terkait
Mantan Presiden India Meninggal karena Covid-19
Mantan presiden India, Pranab Mukherjee meninggal setelah dirawat di rumah sakit selama 21 hari akibat terpapar virus corona Covid-19.
Artis India, Aishwarya Rai Bachchan Positif Covid-19
Aishwarya Rai Bachchan dilarikan ke rumah sakit setelah dinyatakan positif terpapar virus Covid-19.
Covid-19 di India Jumlahnya Tembus Angka 2 Juta
Kasus Covid-19 di India meroket dari ‘papan bawah’ pandemi ke puncak pandemi global dengan laporan terakhir tembus 2 juga yaitu 2.025.409
0
Kemendag Minta Importir Sesuaikan Harga Kedelai
Kementerian Perdagangan meminta para importir untuk menyesuaikan harga kedelai impor agar harganya kembali stabil dan kembali di produksi.