UNTUK INDONESIA
Jumat Berkah Polres Klaten dan Komunitas Tunanetra
Polres Klaten memberikan bantuan kepada penyandang disabilitas, salah satunya tongkat yang membantunya berjalan.
Anggota kepolisian membagikan tongkat kepada penyandang tuna netra. (Foto: Tagar/Reyma Pramista)

Klaten - Kepolisian Resor (Polres) Klaten memberikan bantuan sosial kepada penyandang disabilitas di Sekretariat Perkumpulan Penyandang Disabilitas Klaten (PPDK) di Kampung Baru, Bareng Lor, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Jumat 27 Desember 2019.

Kegiatan bagian program baksos Jumat Berkah dipimipin Kapolres Klaten, AKBP Wiyono Eko Prasetyo. Ada puluhan bantuan yang dibagikan kepada komunitas tunanetra di wilayah itu.

Bantuan yang dibagikan itu berupa 90 bingkisan sembako, 60 tongkat bantu jalan, dan dua kursi roda. Setelah itu dilanjutkan makan nasi kotak bersama. Personel Si Dokkes Polres Klaten yang hadir juga memberikan layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis kepada komunitas tunanetra.

Jadi, dengan cara itu kita sama-sama membantu saudara kita yang membutuhkan.

Dalam sambutannya, Kapolres mengajak semua komponen masyarakat untuk guyub rukun dan saling membantu. Masing-masing elemen bisa bergerak sesuai kemampuan atau kewenangannya untuk meringankan beban sesama.

"Insya Allah nasi kotak yang bapak dan ibu makan itu kami pesan dari usaha milik yayasan pemeliharaan bayi dan anak terlantar di Gayamprit. Jadi, dengan cara itu kita sama-sama membantu saudara kita yang membutuhkan," ujar Kapolres.

Kapolres mengungkapkan, pemberian bantuan itu tidak hanya sekali dilakukan. Tetapi, berkelanjutan. Bahkan, pekan depan pihaknya akan menyambangi komunitas tunarungu atau tunawicara di Klaten.

Ketua Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Klaten, Hartono mengucapkan terima kasih atas pemberian bantuan kepada komunitas tunanetra di Klaten. Bantuan itu sangat membantu dan memberikan manfaat kepada mereka.

"Terima kasih kepada Polres, Pemkab dan Kodim atas bantuan ini. Ini sangat besar manfaatnya untuk kami," tutur Hartono.

Menurut Hartono, tongkat yang diberikan kepada para penyandang tunanetra ini merupakan penunjuk jalan untuk para penyandang tunanetra agar dapat beraktivitas. []

Baca Juga:

Berita terkait
Kejutan Angkie Yudistia untuk Disabilitas
Staf khusus Jokowi Angkie Yudistia punya rencana untuk membuat aplikasi ramah penyandang disabilitas.
Angkie Yudistia Puji Jokowi Soal Disabilitas Wanita
Presiden Jokowi dipuji stafsusnya Angkie Yudistia dalam acara dialog yang membicararakan disabilitas wanita di Bangkok, Thailand.
Disabilitas Intelektual Humbahas Didorong Mandiri
Puluhan penyandang disabilitas di Kabupaten Humbahas, Sumatera Utara, menerima bantuan kemandirian.
0
Opick Tombo Ati: Isu Virus Corona Bikin Masjid Sepi
Opick mengungkapkan keresahannya terkait kondisi masjid yang semakin sepi gara-gara virus corona orang takut ke masjid.