UNTUK INDONESIA
Jokowi Tidak Sudi Pola Lama Belanja Negara Terulang
Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak menginginkan pola lama belanja negara terulang. Dia maukan masyarakat merasakan manfaatnya.
Presiden Jokowi saat menggelar rapat terbatas soal Program Kartu Prakerja di Kantor Presiden, Jakarta, pada Selasa, 12 November 2019. (Foto: Sekretariat Presiden)

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berupaya memperbaiki stabilitas ekonomi di Indonesia. Perlu dia tegaskan kepada seluruh jajaran di pemerintahannya untuk segera merealisasikan belanja negara dan memanfaatkan pemasukan dari sektor pajak.

Jokowi ingin memacu pertumbuhan ekonomi, baik di tingkat pusat maupun daerah, sehingga pembangunan terasa di berbagai lini. 

Menurutnya, belanja negara harus benar-benar memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan rakyat. Oleh sebab itu diperlukan perbaikan pengelolaan yang tidak mengulang pola lama.

Bukan hanya realisasi belanjanya yang habis, tapi dapat barangnya, dan rakyat dapat manfaatnya. Itu yang paling penting.

"Karena yang dulu itu bangga kalau realisasinya 99 persen atau 100 persen. Tapi rakyat merasakan atau tidak dari belanja-belanja itu?" kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis, 15 November 2019.

Presiden RI ke-7 meminta kepala daerah hingga jajaran menteri dapat memastikan anggaran yang ada, dibelanjakan untuk membeli barang sesuai dengan yang dibutuhkan masyarakat. 

"Jangan hanya sent yang diurus, tapi (juga memastikan) delivered. Artinya apa? Menteri, kepala-kepala lembaga, gubernur, dan wali kota pastikan bukan hanya realisasi belanjanya yang habis, tapi dapat barangnya, dan rakyat dapat manfaatnya. Itu yang paling penting," tuturnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta periode 2012-2014 ini mendorong pemerintah pusat maupun daerah untuk terus meningkatkan kontribusi penerimaan dari pajak

Peningkatan penerimaan itu, lanjutnya, harus diiringi dengan peningkatan belanja negara yang lebih berkualitas.

"Berkali-kali saya sampaikan, memang kita penting collect more, tapi spend better juga harus itu. Fokus dan harus lebih baik," kata Jokowi. []

Berita terkait
Jokowi Ungkap Program Visi Indonesia Emas 2045
Jokowi mengungkapkan program prioritas pemerintah untuk mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045.
Jokowi: Ekonomi Tumbuh Jika Infrastruktur Baik
Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin menuntaskan pembangunan infrastruktur di daerah untuk menggeliatkan ekonomi, agar dirasakan merata.
Jokowi: Aparat Hukum Memeras Birokrat dan Pejabat
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan banyak menerima laporan mengenai oknum aparat hukum yang kerjaannya memeras birokrat dan pejabat.
0
Pengamat: Tak Masalah AIIB China Danai Ibu Kota Baru
Upaya pemerintah melobi Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) untuk turut membiayai proses pemindahan ibu kota dinilai sah-sah saja.