UNTUK INDONESIA
Jokowi Akan Kasih Petani Miskin BLT
Presiden Jokowi akan menggelontorkan Bantuan Tunai Langsung (BTL) kepada petani kategori miskin dengan nominal Rp 600 ribu.
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan keterangan kepada wartawan terkait peluncuran situs resmi Kartu Prakerja di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (20/3/2020). (Foto: Antara/Nova Wahyudi)

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi)  akan menggelontorkan bantuan untuk  para petani tidak mampu (miskin). Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa pemerintah akan memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada petani kategori miskin dengan nominal Rp 600.000. 

"Nominal itu meliputi Rp300.000 untuk bantuan tunai dan Rp 300.000 lainnya untuk sarana prasarana produksi pertanian," kata Airlangga usai menggelar rapat terbatas bersama Presiden Jokowi, melalui video conference, di Jakarta, Selasa, 28 April 2020.

Bantuan besar 450.000 ton  untuk petani miskin ini nantinya akan disalurkan oleh Perum Bulog yang dikoordinasikan dalam program Kementerian Sosial

Baca Juga: 4 Cara Jokowi Cegah Kelangkaan Pangan

Menurutnya, jumlah petani yang masuk kategori miskin sebanyak 2,44 juta orang. "Pemberian insentif ini juga dimaksudkan agar para petani bisa menanam pada periode berikutnya," tutur Airlangga. 

JokowiPresiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, 24 April 2020 (Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden).

Nah,  yang sudah siap itu  300 ribu hektare, juga yang dikuasai oleh BUMN ada sekitar 200 ribu hektare

Airlangga menambahkan, dalam rapat minggu lalu juga sudah dibahas mengenai pemberian bantuan beras  sebanyak 450 ribu ton. Bantuan ini nantinya akan disalurkan oleh Perum Bulog yang dikoordinasikan dalam program Kementerian Sosial.

Ia menjelaskan, Presiden Jokowi telah meminta  BUMN dan daerah serta Kementerian Pertanian untuk membuka lahan-lahan persawahan baru. Diantaranya, untuk lahan basah atau pun lahan gambut di Kalimantan Tengah yang  diperkirakan lebih dari 900 ribu hektare.

“Nah,  yang sudah siap itu  300 ribu hektare, juga yang dikuasai oleh BUMN ada sekitar 200 ribu hektare,” tutur mantan Menteri Perindustrian tersebut.

Untuk menjaga pasokan dan stok pangan, terutama beras, Airlangga yang Ketua Umum Partai Golkar ini menyebutkan bahwa  pemerintah perlu mengantisipasi kekeringan yang akan melanda di beberapa negara dan di Indonesia.

Simak Pula: Covid-19, Jokowi Beri BLT Masyarakat Miskin di Desa 

“Walaupun dari BMKG menyampaikan bahwa tidak akan ada cuaca kering ekstrem,  kita juga memonitor apakah ada di semester kedua nanti ada tantangan alam, apakah itu bentuknya kekeringan atau pun hama lima  tahunan," ujar Airlangga.[]

Berita terkait
BLT Dana Desa Telah Cair Rp 70 M, Tak Berbentuk Sembako
Menteri Desa menegaskan bantuan langsung tunai (BLT) dana desa berbentuk uang bukan sembako. Kini telah cair Rp 70 M.
Mantap, Jokowi Berikan BLT untuk Driver Ojol dan Pekerja Informal
Mengatasi lesunya ekonomi akibat Covid-19, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memberikan bantuan langsung tunai (BLT) kepada masyarakat miskin.
Covid-19, Jokowi Beri BLT Masyarakat Miskin di Desa
Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Kementerian Keuangan berupaya menjaga daya beli masyarakat miskin di desa selama pandemi virus corona.
0
KUR Kena Corona, Tenang Jokowi Beri Subsidi Bunga 6%
Jokowi melalui Kementerian Koordinator bidang Perekonomian menyiapkan sejumlah program untuk mempertahankan perekonomian nasional di tengah corona.