UNTUK INDONESIA
Mantap, Jokowi Berikan BLT untuk Driver Ojol dan Pekerja Informal
Mengatasi lesunya ekonomi akibat Covid-19, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memberikan bantuan langsung tunai (BLT) kepada masyarakat miskin.
Ratusan ojol Grab dan Gojek menggeruduk salah satu leasing di Sleman, Yogyakarta pada Rabu, 4 Maret 2020. (Foto: Tagar/Evi Nur Afiah)

Jakarta - Mengatasi lesunya ekonomi akibat Covid-19, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memberikan bantuan langsung tunai (BLT) kepada kelompok masyarakat miskin, termasuk para pekerja ojek online dan pekerja sektor informal lainnya. 

Hal ini disampaikan langsung Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso saat video conference BNPB, Jakarta, Kamis, 26 Maret 2020.

Menurut Susiwijono ada 29,3 juta masyarakat yang masuk ke dalam kelompok 40% termiskin di Indonesia. Ia mengatakan kebijakan ini digulirkan pemerintah guna menjaga daya beli masyarakat di tengah pelemahan ekonomi akibat dampak virus corona (Covid-19).

"Untuk meningkatkan daya beli, kita bagi dalam beberapa kelompok tujuan stimulus, pertama pasti adalah masyarakat rumah tangga termiskin, 40% rumah tangga termiskin, 29,3 jt akan alokasikan dalam bentuk bantuan langsung tunai," kata Susiwijono.

Ia menambahkan dari kelompok rumah tangga 40% termiskin ini yang baru terdata dengan jelas sebanyak 15,2 juta melalui program kartu sembako. "Sedangkan 14,1 juta sedang didata kembali," ujarnya.

Ia menyebut pemerintah juga memberikan BLT kepada kelompok masyarakat yang bekerja di sektor informal, mulai dari warung, toko, pedagang pasar. "Pemerintah akan bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk mendata sektor tersebut," katanya.

Ia menegaskan masyarakat yang terdampak langsung lesunya ekonomi akibat Covid-19  seperti sopir ojek online Gojek, Grab dan lain-lain, sudah diminta datanya. "Kami diskusi dan sudah minta data Gojek dan Grab dan beberapa dengan transportasi lain dan pekerja informal harian lain," ujarnya.

"Dan pekerja harian di mal, pusat perbelanjaan, kami kerja sama dengan beberapa asosiasi, menghubungi APPBI l, kita akan data para pekerja harian untuk dapat BLT dalam rangka meningkatkan daya beli," katanya.

Berita terkait
Kebijakan Jokowi Longgarkan Kredit di Mata Ojol
Ragam tanggapan terlontar dari para driver ojek online menanggapi kebijakan Jokowi soal relaksasi kredit di tengah pandemi virus corona.
Strategi Gojek Saat Order Ojol Sepi Akibat Covid-19
Pendapatan mitra dan merchat Gojek turun akibat Corona. Perusahaan melucurkan program untuk mengurangi beban mereka.
Jokowi: Cicilan Motor Ojol Relaksasi 1 Tahun Akibat Corona
Presiden Jokowi memberikan kelonggaran kredit bagi usaha kecil dan pekerja informal yang sedang menjalankan angsuran seperti ojek online atau ojol.
0
Mantap, Jokowi Berikan BLT untuk Driver Ojol dan Pekerja Informal
Mengatasi lesunya ekonomi akibat Covid-19, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memberikan bantuan langsung tunai (BLT) kepada masyarakat miskin.