UNTUK INDONESIA
Instagram Membuat Fitur Pembatasan Anti Bullying
Instagram akan memberi akses terhadap antibullying ke semua penggunanya, sebagai langkah pencegahan terhadap perundungan dan intimidasi.
Instagram. (Foto: pixabay)

Jakarta - Media sosial Instagram akan memberi akses terhadap antibullying ke semua penggunanya, sebagai langkah pencegahan terhadap perundungan dan intimidasi.

Diketahui, Instagram sebagai salah satu media sosial yang banyak digunakan pengguna di dunia itu kerap dijadikan akses perundungan.

Lantaran itu, pihak Instagram memberikan fitur kepada pengguna aplikasinya untuk bisa lebih selektif memilih untuk membatasi pengguna lain yang terlibat dalam perilaku berbau intimidasi.

Era DigitalIlustrasi (Foto: afflink.com)

Fitur ini pertama kali diperkenalkan awal musim panas di Amerika Serikat dan dimaksudkan untuk memberikan jalan tengah antara pemblokiran langsung.

Saat menggunakan fitur pembatasan baru ini, tidak ada orang lain yang dapat melihat komentar dari akun yang telah Anda batasi. Mereka masih akan terlihat oleh komentar asli, tetapi mereka tidak akan muncul untuk orang lain.

Menurut perusahaan Instagram, hal itu dilakukan untuk membatasi visibilitas perilaku intimidasi tanpa menyebabkan konfrontasi lebih lanjut antara kedua orang yang terlibat.

Dengan kata lain, seseorang yang telah Anda batasi juga akan dicegah untuk melihat tanda terima yang sudah dibaca pada pesan langsung, yang akan dialihkan ke permintaan pesan alih-alih kotak masuk utama Anda.

Pihak Instagram mengakui kebijakan tersebut masih bekum menjadi solusi yang sempurna, karena masih ada cara seseorang dapat mendeteksi bahwa mereka telah dibatasi seperti dengan memeriksa melalui akun sekunder.

Namun begitu, fitur tersebut diharapkan bisa menjadi langkah yang bisa menghentikan pesan bullying agar tidak menyebar luas di platform.

Layanan ini telah menjadikan fitur antiintimidasi yang menjadi fokus sejak lama, termasuk pengingat dalam aplikasi dan penyaringan komentar.

Perilaku intimidatif telah menjadi masalah lama bagi aplikasi berbagi foto tersebut, terutama karena jenis media sosial ini semakin populer di kalangan remaja.

Pihak Instagram mengatakan bakal segera mempromosikan konten antiintimidasi di saluran resminya, termasuk dalam fitur IGTV, agar penggunanya terjaga dari pesan bully. []

Berita terkait
Jaket Levi's Berteknologi Kerja Sama Google
Google dan Levi's memperkenalkan jaket pintar (smart jacket) generasi kedua.
Selamat Datang Era Teknologi USB 4.0
USB4 ini memiliki tiga perubahan utama, yaitu kecepatan transfer data yang mencapai 40 gigabyte per detik (Gbps).
Mesin Cetak Manual Tergerus Teknologi Digital
Kehadiran teknologi digital dalam bisnis percetakan membawa malapetaka bagi percetakan manual di kawasan Senen, Jakarta Pusat.
0
Pengamat Sebut Gerindra Bisa Jadi Koalisi-Kritis
Apabila Gerindra bergabung ke pemerintahan Jokowi, partai tersebut bisa berperan menjadi koalisi-kritis.