Inilah Hutan Tempat Bunuh Diri yang Terkenal di Jepang

Dilaporkan lebih dari 100 orang mengakhiri hidup mereka setiap tahunnya di dalam hutan ini.
Hutan Aokigahara di Jepang. (Foto: Tagar/Unsplash)

TAGAR.id, Jakarta - Hutan Aokigahara yang terletak di prefektur Yamanashi, Jepang, tepatnya di kaki gunung Fuji.

Hutan berukuran 30 kilometer persegi juga dikenal dengan sebutan ‘Jukai‘ atau hutan yang lebat.

Namun, selama beberapa dekade belakangan, hutan Aokigahara ini juga dikenal dengan julukan  ‘Hutan bunuh diri‘.

Bagi beberapa pengunjung, apalagi orang asing, Aokigahara terkenal akan pemandangannya yang indah disertai nuansa yang menenangkan.

Tapi, beberapa orang juga merasakan pengalaman yang kurang menyenangkan karena suasana Aokigahara yang misterius.

Di dalam hutan ini, dilaporkan lebih dari 100 orang mengakhiri hidup mereka setiap tahunnya.

Sebelum hutan ini dikenal sebagai tempat untuk orang-orang mengakhiri hidup mereka, sudah ada beberapa cerita mengenai Aokigahara.

Salah satu cerita legenda yang ada ialah ‘Ubasute’.

Ubasute adalah tradisi mengasingkan orang tua yang sudah sangat sepuh ke dalam hutan ini, biasanya perempuan, dan meninggalkan mereka hingga tewas.

Meski ada sekelompok ilmuwan yang membantah cerita tersebut, masyarakat Jepang terlanjur mengetahui dan mempercayai mitos itu.

‘Yurei’ atau hantu dari mereka yang diasingkan ke dalam wilayah yang kini dilarang untuk dimasuki sembarang orang oleh pemerintah setempat, dikatakan menghantui daerah tersebut.

Lalu pada 1960, sebuah novel berjudul ‘Kuroi Jukai’ atau ‘Lautan Hutan Hitam’ yang menceritakan sepasang kekasih yang bunuh diri di Aokigahara di rilis oleh seorang penulis bernama Seicho Matsumoto.

Sejak 1970, pihak kepolisian maupun kelompok sukarela yang terdiri dari masyarakat setempat hingga jurnalis terus melaporkan penemuan mayat dari orang-orang yang bunuh diri beserta barang-barang yang dibawa pada saat terakhir mereka yang mengakhiri hidupnya.

Serangkaian alasan melatarbelakangi orang-orang berdatangan untuk bunuh diri di dalam Aokigahara. Namun, beberapa orang berhasil diselamatkan.

Beberapa tahun sebelum pandemi Covid-19 terjadi, seorang YouTuber terkenal bernama Logan Paul mengunggah vlog dimana ia menyorot beberapa mayat yang ditemukan beserta barang-barang mereka.

Paul pun mendapat kecaman dari banyak pihak dan disebut menganggap enteng mereka yang melakukan bunuh diri dan kedapatan tertawa dalam videonya tersebut.

Sembari meminta maaf kepada publik, Logan Paul pun membela diri dengan mengatakan bahwa niatnya adalah untuk mengedukasi publik bahwa bunuh diri adalah masalah serius dan harus ditemukan solusinya

Pemerintah pun memberi pembatas agar orang-orang tidak sembarangan masuk ke area terlarang di Aokigahara.

Disana juga dibuat tulisan agar mereka yang berniat mengakhiri hidupnya mempertimbangkan kembali keputusan mereka, karena mereka adalah manusia yang berharga. []


Baca Juga :

6 Kepribadian Negatif Zodiak Libra

Cara Ampuh Untuk Memikat Hati Cancer

Cara Mengungkapkan Perasaan Tanpa Merusak Pertemanan

Cara Membuat Zodiak Leo Jatuh Cinta


Berita terkait
8 Hutan Paling Angker di Dunia dan Kisah Mistisnya
Selain menjadi tempat berkumpulnya kearanekaragaman hayati, hutan juga dijuluki sebagai salah satu tempat paling angker.
Kejadian Aneh dan Sejarah Curug Koneng yang Mistis
Tim SAR juga mengakui sebelumnya juga ada kejadian aneh yang tidak masuk akal terkait penemuan pendaki yang hilang di Curug Cikoneng.
Cara Melihat Makhluk Halus Tanpa Mantra
Cukup tekan bagian tubuh ini, mata batin kamu akan terbuka, dan kamu bisa melihat makhluk halus. Berani mencoba?
0
Inilah Hutan Tempat Bunuh Diri yang Terkenal di Jepang
Dilaporkan lebih dari 100 orang mengakhiri hidup mereka setiap tahunnya di dalam hutan ini.