Ini Perbedaan Kredit Mobil Konvensional dan Syariah

Perbedaan jenis ini membuat banyak orang yang kebingungan dalam memilih antara kredit konvensional dan syariah.
Kredit Mobil (Foto: Tagar/Pixabay)

Jakarta - Mempunyai mobil merupakan impian dari sebagian banyak orang. Namun karena harganya yang terbilang mahal, banyak orang yang lebih memilih untuk kredit dibandingkan cash. Membayar secara kreditpun terbilang dibagi dua jenis, yakni konvensional dan syariah.

Perbedaan jenis ini membuat banyak orang yang kebingungan dalam memilih antara kredit konvensional dan syariah. Sebenarnya yang paling mendasar dalam perbedaannya adalah institusinya. 

Kredit konvensional adalah produk pinjaman dari bank atau leasing konvensional. Sementara pembiayaan syariah adalahproduk dari bank syariah atau unit syariah perusahaan multifinance.

Penawaran yang diberikanpun berbeda-beda dan terdapat kelebihan serta kekurangan masing-masing. Pasalnya, calon nasabah akan memiliki banyak pilihan produk pinjaman yang bisa dipilih sesuai kebutuhan.

Selain perbedaan dalam institusinya, terdapat pula apa perbedaan lainnya yang akan dijelaskan di bawah ini.


1. Suku Bunga

Dalam bank konvensional akan menawarkan dua sistem bunga yakni tetap dan mengambang (floating). Bunga tetap berarti kamu akan dikenakan biaya dari awal hingga akhir tenor. Sementara bunga mengambang, kamu akan dikenakan bunga dengan besaran yang berubah-ubah sesuai kebijakan suku bunga acuan.

Namun dalam pembayaran syariah tidak ada sistem bunga. Biasanya kamu dan pembiayaan syariah akan melakukan akad yang nantinya digunakan pada pembiayaan kendaraan, yakni murabahah. Dalam hal ini bank akan menentukan bagi hasil yang mereka ambil dan kamu sebagai nasabah sudah tahu jumlah margin yang akan diambil bank.


2. Denda

Dalam bank konvensional, ketika kamu terlambat membayar cicilan, kamu akan dikenakan denda. Denda yang diterima perusahaan akan masuk ke dalam pendapatan perusahaan atau bank.

Namun pada sistem syariah tidak mengenal denda. Tetapi saat kamu telat membayar cicilan, kamu akan diminta membayar sejumlah uang. Uang tersebut nantinya akan disalurkan ke lembaga sosial dan kamu bisa sembari beramal ketika telat bayar cicilan.


3. Cicilan

Pada pembayaran konvensional, cicilan per bulanmu akan bergantung pada bunga yang ditetapkan oleh bank. Jika dikenakan bunga mengambang, maka cicilan dapat berubah karena bunganya berubah. Namun jika tetap, maka cicilannya tidak berubah, hanya saja biasanya bunganya lebih tinggi.

Sementara jika dalam pembayaran syariah, kamu tidak perlu ribet dalam menghitung besaran cicilan dan bunga tiap bulannya. Karena cicilan yang dibayarkan akan berjumlah sama dari awal sampai akhir.[]


(Rafi Fairuz)

Baca Juga:

Berita terkait
Presiden Jokowi Dorong Pembangunan Ekosistem Mobil Listrik
Presiden Jokowi sampaikan pentingnya ekosistem mobil listrik yang rendah emisi dan ramah lingkungan agar segera dibangun
Tips Penting Mencuci Mobil Setelah Terkena Air Hujan
Perlu diketahui, ada banyak resiko yang bisa terjadi pada kondisi mobil saat membiarkannya tidak dicuci setelah diguyur hujan.
Mau Mobil Secara Tunai? Pastikan 3 Hal Ini Terpenuhi
Kalau Anda mempertimbangkan untuk membeli mobil secara tunai, pastikan terlebih dulu. Simak penjelasnnya.
0
Ini Perbedaan Kredit Mobil Konvensional dan Syariah
Perbedaan jenis ini membuat banyak orang yang kebingungan dalam memilih antara kredit konvensional dan syariah.