Inggris Berikan Persetujuan Bersyarat Pil Antiviral Pertama Covid-19

Inggris memberikan persetujuan bersyarat untuk pil pertama yang terbukti efektif mengobati Covid-19
Pil molnupiravir dikembangkan bersama oleh perusahaan farmasi AS Merck dan Ridgeback Biotherapeutics (Foto: voaindonesia.com - Merck & Co. via AP)

Jakarta – Inggris memberikan persetujuan bersyarat untuk pil pertama yang terbukti efektif mengobati Covid-19. Pil molnupiravir dikembangkan bersama oleh perusahaan farmasi AS Merck dan Ridgeback Biotherapeutics.

Data menunjukkan, ketika obat itu diberikan secara oral selama gejala Covid-19 dialami, dapat mengurangi setengah dari jumlah kematian terkait Covid-19 dan angka rawat inap di antara mereka yang berisiko tinggi terkena penyakit parah, seperti dilaporkan Kantor Berita Reuters.

Regulator obat Inggris merekomendasikan pemberian pil itu sesegera mungkin kepada mereka yang berusia 18 tahun ke atas, yang dites positif dan dalam waktu lima hari sejak mengalami gejala Covid-19.

Tidak segera dijelaskan kapan pil tersebut akan tersedia apotik-apotik di Inggris.

Badan Pengawas Makanan dan Obat-obatan AS bulan Oktober 2021 lalu menyatakan sebuah komite ahli independen akan meneliti keamanan dan kemanjuran obat itu pada akhir bulan ini.

Beberapa regulator Uni Eropa dan negara-negara lainnya menyatakan akan segera meninjau obat tersebut (mg/lt)/voaindonesia.com. []

Merck Minta Persetujuan FDA untuk Pil Pengobatan Covid-19

AS Anggarkan 3,2 Miliar Dolar untuk Pil Antiviral Covid-19

Obat Covid-19 yang Akan Hadir Beberapa Bulan ke Depan

Malaysia Jajaki Beli Obat Covid-19 Buatan Merck

Berita terkait
Merck Minta Persetujuan FDA untuk Pil Pengobatan Covid-19
Produsen obat Merck telah meminta regulator obat dan makanan Amerika Serikat (AS) untuk mengizinkan pil anti-virus Covid-19
0
Inggris Berikan Persetujuan Bersyarat Pil Antiviral Pertama Covid-19
Inggris memberikan persetujuan bersyarat untuk pil pertama yang terbukti efektif mengobati Covid-19