UNTUK INDONESIA
IndiHome dan Telkomsel Jadi Mesin Pertumbuhan Telkom
Pencapaian kinerja PT Telkom Indonesia Tbk di triwulan I/2020 dikontribusi oleh bisnis digital Telkomsel dan fixed broadband IndiHome.
TelkomGroup melaksanakan upacara bendera di kawasan The Telkom Hub dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila. (Foto: Instagram/@telkomindonesia)

Jakarta - Emiten telekomunikasi, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk pada triwulan I/2020 mencatat pendapatan konsolidasi sebesar Rp 34,19 triliun. Perseroan dengan kode saham TLKM ini juga mencatat raihan laba sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi (EBITDA) sebesar Rp 18,76 triliun dengan laba bersih Rp 5,86 triliun. " Pencapaian ini dikontribusi oleh bisnis digital Telkomsel dan fixed broadband IndiHome sebagai mesin pertumbuhan perseroan," kata Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah dalam keterangannya yang dimuat diportal telkom.co.id.

Bisnis digital Telkomsel mencatat pertumbuhan sebesar 16,3%. Sedangkan fixed broabdband IndiHome bertumbuh 19,7% di triwulan I/2020 dibandingkan periode sama tahun lalu. Pencapaian pertumbuhan ini di tengah kondisi industri yang disruptive, penuh tantangan dan persaingan yang ketat serta dampak pandemi Covid-19.

Baca Juga: Kata Telkom Soal Risiko Gagal Bayar Tiphone (TELE)

Rata-rata konsumsi layanan data juga meningkat signifikan 42,4% menjadi 6.533 MB per pelanggan, sehingga lalu lintas data juga terus meningkat 41,7% menjadi 1.996.842 Terabyte.

Menurut Ririek, kedua lini bisnis ini diharapkan dapat menjadi andalan bagi pertumbuhan bisnis Telkom di masa depan. Pada segmen mobile, Telkom melalui entitas anak Telkomsel, menunjukkan kinerja bisnis digital  yang semakin baik dengan pendapatan sebesar Rp 15,83 triliun.

Peningkatan ini didorong oleh pendapatan data dan layanan digital, dengan total kontribusi sebesar 70,6% dari total pendapatan Telkomsel atau meningkat dari kontribusi sebesar 61,4% di tahun lalu. Hal ini tidak lepas dari besarnya basis pelanggan sebesar 162,6 juta pelanggan, dengan pengguna mobile data tercatat sebanyak 105,1 juta pelanggan.

TelkomselTelkomsel. (Foto: Instagram/@telkomsel)

"Rata-rata konsumsi layanan data juga meningkat signifikan 42,4% menjadi 6.533 MB per pelanggan, sehingga lalu lintas data juga terus meningkat 41,7% menjadi 1.996.842 Terabyte," kata Ririek.

Dengan pertumbuhan trafik data yang demikian pesat, selama tiga bulan pertama di tahun 2020, Telkomsel telah membangun lebih dari 7.088 Base Transceiver Station (BTS) yang seluruhnya berbasis 4G. Hingga saat ini, Telkomsel telah memiliki total BTS sebanyak 219.323 unit dengan BTS 3G dan 4G/LTE mencapai lebih dari 169 ribu unit atau 77,1% dari total keseluruhan.

Layanan fixed broadband IndiHome terus mempertahankan kinerja yang semakin kuat dengan pendapatan sebesar Rp 5,1 triliun. Jumlah pelanggan IndiHome pada kuartal pertama 2020 pun tumbuh 31,4% YoY menjadi 7,3 juta pelanggan.

Kami memprioritaskan lini bisnis yang memiliki prospek pertumbuhan yang baik, disertai upaya-upaya untuk memperoleh pendapatan yang berkualitas.

Menurutnya, sebagai upaya mempertahankan posisinya sebagai market leader, IndiHome telah mengeluarkan paket yang lebih terjangkau (affordable) untuk menyasar segmen pelanggan yang lebih luas lagi guna meningkatkan penetrasi fixed broadband di Indonesia. Di samping itu, IndiHome juga terus berupaya untuk menambah layanan digital serta konten-konten yang menarik.

Ririek menambahkan, segmen wholesale & international business menunjukkan kinerja yang baik, dengan mencatatkan pendapatan sebesar Rp 3,36 triliun atau tumbuh 15,1% dari tahun sebelumnya. Sedangkan untuk segmen enterprise, hingga saat ini perseroan tetap menjalankan kebijakan bisnis dengan berfokus pada pembenahan secara fundamental yang diikuti perbaikan lini bisnis yang memiliki profitabilitas lebih tinggi dengan capaian pendapatan Rp 4,3 triliun.

“Kami memprioritaskan lini bisnis yang memiliki prospek pertumbuhan yang baik, disertai upaya-upaya untuk memperoleh pendapatan yang berkualitas sehingga dapat meningkatkan margin profitabilitas dan menjaga pertumbuhan kinerja perseroan yang sustainable ke depan,” tutur Ririek.

Ririek menambahkan, pada dasarnya Telkom memiliki portfolio bisnis yang beragam, sehingga tidak terlalu bergantung pada salah satu segmen bisnis. Jika terjadi pelemahan di salah satu segmen, maka akan diimbangi dengan pertumbuhan di segmen lainnya.

Meski dalam kondisi persaingan yang ketat di industri telekomunikasi, Telkom terus membangun infrastruktur broadband baik untuk mobile maupun fixed line guna menjamin pertumbuhan bisnis di masa depan. Hal ini ditunjukkan dari nilai penyerapan belanja modal perseroan di kuartal 1/2020 sebesar Rp 3,7 triliun. Selain membangun infrastruktur broadband (digital connectivity), TelkomGroup secara intensif terus mengembangkan digital platform dan digital service sebagai nilai tambah (value added) dari core competency perusahaan agar terus tumbuh dan berkembang.

Memasuki awal tahun 2020, dunia menghadapi pandemi yang mempengaruhi kondisi ekonomi makro dan berdampak pada bisnis secara umum. Kondisi pandemi saat ini telah mengubah gaya hidup masyarakat yang ditandai dengan peningkatan adopsi digital sebagai solusi pemenuhan kebutuhan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari, seperti untuk bekerja dari rumah, belajar dari rumah ataupun berbelanja kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga: Pakar Ungkap Agenda Telkom Angkat Direksi Milenial 

Menurut Ririek, pada kondisi seperti ini, inovasi digital mengambil peran penting bagi masyarakat. Terdapat ruang untuk akselerasi digital, sehingga peran Telkom sebagai operator dan enabler menjadi semakin penting. Hal ini menjadikan peluang bagi Telkom untuk tetap berinvestasi guna meningkatkan performansi perusahaan. []

Berita terkait
Dividen Saham Telkom Rp 154 Perlembar Saham
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (TLKM) memberikan komitmen penyetoran dividen kepada pemegang saham melalui mekanisme RUPST
Dividen Telkom Diperkirakan Rp 169,55 per Lembar
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) dijadwalkan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan pada 19 Juni 2020.
RUPS Telkom, Erick Thohir: Ada Direksi dari Milenial
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan salah satu direksi yang dipilih dalam RUPS berasal dari generasi milenial.
0
IndiHome dan Telkomsel Jadi Mesin Pertumbuhan Telkom
Pencapaian kinerja PT Telkom Indonesia Tbk di triwulan I/2020 dikontribusi oleh bisnis digital Telkomsel dan fixed broadband IndiHome.