Imigran dari Amerika Tengah Bergerak Menuju Amerika Serikat

Ratusan migran asal Amerika Tengah dilaporkan memulai perjalanan panjang menuju Amerika Serikat dengan jalan kaki
Para imigran berjalan kaki di sepanjang jalan raya di San Pedro Sula, Honduras, Rabu, 30 September 2020, dengan harapan mencapai Amerika Serikat (Foto: voaindonesia.com/AP)

Guatemala - Ratusan migran asal Amerika Tengah telah memulai perjalanan panjang mereka dengan berjalan kaki dengan harapan mereka dapat mencapai Amerika Serikat.

Associated Press melaporkan iring-iringan itu meninggalkan San Pedro Sula, Honduras, Rabu, 30 September 2020, malam, menuju perbatasan Guatemala, yang dibuka kembali dua pekan silam, setelah pembatasan perjalanan selama berbulan-bulan untuk memperlambat penyebaran virus corona.

Meskipun lebih kecil daripada rombongan-rombongan sebelumnya belakangan ini yang mencapai ribuan orang, kelompok ini telah menarik perhatian di Meksiko dan AS.

Cuitan dari Kedutaan Besar AS di Honduras pada hari Rabu, 30 September 2020, tampaknya dimaksudkan untuk menghentikan perjalanan mereka. Pesan dalam cuitan itu menyebutkan bahwa migrasi ke AS jauh lebih sulit daripada sebelumnya dan lebih berbahaya karena virus corona.

Edwin Omar Molina, migran berusia 17 tahun asal Honduras mengatakan bahwa pandemi memang membuatnya takut. Namun, apabila ia tetap di negaranya ia juga akan terinfeksi.

Meksiko dalam suatu pernyataan mengemukakan akan memastikan aktivitas para migran itu legal dan tidak mengganggu.

Arus migran Amerika Tengah yang menuju ke utara telah melamban selama pandemi, tetapi para pakar migrasi mencatat bahwa faktor-faktor dan kondisi yang mendorong orang meninggalkan kawasan itu belum mereda (voaindonesia.com/uh/ab). []

Berita terkait
3 Imigran Rohingya Meninggal, 4 Dirawat di Aceh
Senowara, 19 tahun, seorang imigran Rohingya yang terdampar di Aceh meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Cut Meutia.
Imigran Afganistan Ditemukan Gantung Diri di Makassar
Pria imigran warga negara Afganistan ditemukan meninggal dunia di rumah penampungan imigran Makassar dengan posisi tergantung di kamar mandi.
0
Politikus PDIP Jagokan Andika Perkasa Jadi Panglima TNI
Politisi PDIP Effendi Simbolon menjagokan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa menjadi Panglima TNI mengantikan Hadi Tjahjanto.