UNTUK INDONESIA
IHSG Naik Tipis 0,11%, Tiga Saham Ini Diborong Asing
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Kamis, 11 Agustus 2020 naik tipis 0,11% atau 5,79 di posisi 5.239,5 poin.
Grafik Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 2007-2011

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Kamis, 11 Agutus 2020, naik  tipis  0,11% atau 5,79 di posisi 5.239,25 poin. Meskipun ada aksi jual oleh investor asing (nett foreign sell), nilai beli asing (net foreign buy)  jauh lebih besar sehingga tidak sampai menekan Indeks Saham. 

Selama perdagangan, IHSG sempat menyentuh level terendah di posisi 5.218,41 dan posisi tertinggi di 5.279,35 poin. Sebanyak  211  saham mengalami kenaikan harga,  260 sahammengalami penurunan harga serta   178 stagnan. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp 10,64 triliun. Volume perdagangan mencapai 11,52 miliar lembar  dengan 691.657 kali transaksi.

Baca Juga: IHSG Menguat 0,63% ke Level 5.190,17 Poin

Investor asing mencatat penjualan bersih alias net foreign sell sebesar Rp 23,55 miliar di seluruh pasar. Sementara aksi beli asing atau net foreing buy sebesar Rp 281,72 miliar sehingga mampu mengangkat Indeks Saham. 

Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BBRI senilai Rp  163,5 miliar. Setelah itu saham Bank Central Asia Tbk atau BBCA senilai Rp 119,6 miliar dan PT Astra International Tbk atau ASII Rp 103,3 miliar.

Saham-saham yang mengalami kenaikan harga  antara lain  PT Darya Varia Laboratoria Tbk atau  DVLA senilai Rp 590 menjadi Rp 3.040 per lembar. Setelah itu saham PT Mitrabara Adiperdana Tbk atau MBAP senilai Rp 450 menjadi Rp 2.270 per lembar serta PT Indah Kiat Pulp & Paper atau INKP senilai  Rp 400 menjadi Rp 9.875 per lembar.

Saham-saham yang mengalami penurunan harga antara lain PT Elang Mahkota Teknologi Tbk atau EMTK senilai  Rp 375 menjadi Rp5.100 per lembar. Setelah itu saha PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk atau MREI sebesar Rp360 menjadi Rp 4.840 per lembar serta PT Indo Kordsa Tbk atau BRAM senilai Rp 350 menjadi Rp 4.750 per lembar.

Saham-saham yang teraktif diperdagangkan diantaranya PT Sarana Menara Nusantara Tbk atau TOWR sebanyak 32.375 kali senilai Rp 585,8 miliar. Setelah itu saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BBRI sebanyak 26.568 kali senilai Rp 718,3 miliar serta PT Smartfren Telecom Tbk atau FREN sebanyak 20.307 kali senilai Rp 83,6 miliar.

Baca Juga: IHSG Naik Tipis 0,27% Meski Ada Aksi Jual Cukup Gede

Sebelumnya IHSG pada Rabu ditutup menguat  0,83% atau 43,286 ke level 5.233,452 poin. IHSG bergerak variatif dari batas bawah di level 5.178 hingga batas atas pada level 5.235 setelah dibuka pada level 5.190. []

Berita terkait
IHSG Menguat 0,63% ke Level 5.190,17 Poin
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Selasa, 11 Agustus 2020 naik tipis 0,63% di posisi 5.190,16 poin.
IHSG Naik Tipis 0,27% Meski Ada Aksi Jual Cukup Gede
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan awal pekan, Senin, 10 Agustus 2020 naik tipis 0,27% di posisi 5.157,83 poin.
Net Sell Sampai Rp 1,3 T, IHSG pun Tergerus 0,66%
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan akhir pekan, Jumat, 7 Agustus 2020 turun tipis 0,66% di posisi 5.143,89 poin.
0
Jubir Satgas Jelaskan Sejarah Covid-19 Sudah Ada Sejak 1960
Wiku Adisasmito menjelaskan tentang sejarah perkembangan virus corona yang sudah ada sejak dekade tahun 1960-an.