UNTUK INDONESIA
Heroik Polisi Bantu Ibu Bayi Saat Bentrok Ojol Vs DC
Dua polisi membantu ibu dan bayi yang terjebak kerumunan saat bentrok ojol dengan DC di Sleman, Yogyakarta. Aksinya terekam video.
Terlihat dua polisi sedang membantu ibu yang menggendong bayinya untuk diantarkan ke rumah sakit. (Foto: Screenshot video/Grup Facebook/Tagar/Evi Nur Afiah)

Sleman - Insiden bentrok antara massa ojol dengan kelompok debt collector atau DC di Babarsari, Depok, Kabupaten Sleman, Yogyakarta sudah berlalu. Di kericuhan itu, ada beberapa momen menarik yang diabadikan warganet, dalam bentuk foto atau video. Salah satunya video seorang polisi yang membantu seorang ibu dan anak yang terjebak dalam kerumunan massa.

Dalam video yang diambil warganet berdurasi 10 detik itu merekam aksi heroik yang dilakukan anggota Polisi Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Sleman. Terlihat ibu dan suaminya sedang membawa anaknya yang masih balita sakit. Sepasang suami istri berniat ke rumah sakit karena si buah hatinya sakit.

Namun keinginan untuk memeriksakan si bayi ke salah satu rumah sakit di Sleman terhambat karena suasana saat itu sedang kacau. Aparat kepolisian yang sedang bertugas di lokasi itu membantunya. Aksinya terekam warganet.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Sleman Ajun Komisaris Polisi Mega Tetuko saat dikonfirmasi, membenarkan dalam video yang diunggah warganet di Grup Facebook itu tersebut merupakan anggotanya. Dua anggota yang menolong ibu dan anak tersebut adalah Brigadir Polisi Kepala (Bripka) Sus Widodo dan Brigadir Dimas Wisnu.

Kedua petugas Satlantas Polres Sleman memboncengkan ibu sambil mengendong bayinya. Kemudian mengantarkan ke rumah sakit yang dituju. "Benar itu memang anggota saya. Aksi itu dilakukan secara spontan dan dengan niat yang tulus sebagai seorang anggota polisi dalam melindungi masyarakat," kata AKP Mega saat dikonfirmasi, Senin 9 Maret 2020.

Mega berkata, peristiwa tersebut bermula saat dia dan anggotanya melakukan pengalihan arus lalu lintas saat terjadi aksi bentrok antara massa ojol dengan kelompok dept collector di kawasan Babarsari, Caturtunggal, Depok, Sleman.

Aksi itu dilakukan secara spontan dan dengan niat yang tulus sebagai seorang anggota polisi dalam melindungi masyarakat.

Dalam waktu yang bersamaan, tiba-tiba pasangan suami istri dan bayinya ini datang dengan menggunakan taksi online. Saat itu kericuhan kedua belah pihak sudah tidak bisa dibendung lagi. Sehingga menyebabkan mobil online yang ditumpangi keluarga muda ini tidak bisa melewati lokasi kejadian menuju rumah sakit.

"Keluarga ini naik mobil online. Tapi karena ndak bisa masuk, akhirnya turun tengah jalan dan bertanya," katanya.

Melihat ada yang kesulitan, dengan sigap kedua anggota Satlantas Polres Sleman ini lantas mengatar ibu, suami dan bayinya dengan sepeda motor. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. "Dengan sepeda motor, mereka diantar sampai ke rumah sakit melewati jalan yang aman," ucapnya.

Mega menambahkan, pasangan suami istri dan bayinya tersebut berdomisili di Kota Yogyakarta. "Alhamdulillah, akhirnya kita bantu untuk mencari jalan yang aman menuju ke rumah sakit," kata dia.

Hal itu demi kemanusiaan dan mengayomi masyarakat. Kepolisian juga siap melakukan apa saja, apalagi ibu dan anak yang harus benar-benar ditolong karena menyangkut keselamatan. "Bayinya lagi sakit dan membutuhkan pengobatan," ungkapnya.

Video tersebut mendapat banyak tanggapan dari warganet. Mereka ikut mengomentari bernada positif dan memberinya tanda jempol alias menyukainya. []

Baca Juga:

Berita terkait
Pengakuan Ojol Tertembak Saat Ricuh Vs DC di Sleman
Ojol yang tertembak saat bentrok kontra kelompok debt collector masih terkulai lemas. Dia belum bisa bekerja.
Keinginan Kuasa Hukum Ojol Usai Bentrok di Sleman
Kuasa hukum ojol Yogyakarta berharap korban dalam bentrok di Babarsari, Sleman, Yogyakarta mendapat perhatian dari pemerintah.
Ranu Manduro, Wisata Baru Feeling Good di Mojokerto
Keindahan Ranu Manduro, Mojokerto ternoda dengan banyak sampah akibat mebludaknya pengunjung dan tidak disediakannya tempat sampah.
0
ASDP Ketapang Setop Penjualan Tiket Penumpang
PT ASDP Ketapang Banyuwangi juga menonaktifkan penjualan tiket online Ferizy bagi penumpang. Penyeberangan Ketapang hanya untuk kendaraan logistik.