Hendi Kembali Gerakkan Bersih-bersih Masjid di Kota Semarang

Hendrar Prihadi melalui gerakan Jarik Masjid, mengajak takmir dan masyarakat untuk membersihkan area ibadah mulai dari lantai, karpet, dll.
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi. (Foto:Tagar/Pemkot Semarang)

Jakarta - Semangat mencintai dan memakmurkan masjid kembali dihidupkan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi melalui gerakan Jarik Masjid (Jumat Resik-Resik Masjid), yang diinisiasinya sejak tahun 2018.  Gerakan ini, sempat terhenti karena pandemi Covid-19 pada tahun 2020, tetapi saat ini dirinya mulai kembali mengajak seluruh elemen untuk ikut dalam gerakan tersebut.

Poinnya di samping kita membersihkan Masjid, gerakan Jarik Masjid juga sebagai sarana untuk kita bisa bersilaturahmi.

"Seiring dengan dibukanya kembali aktivitas ibadah di bulan Ramadan tahun ini, Insya Allah kegiatan Jarik Masjid atau Jumat Resik-resik Masjid akan kita hidupkan kembali," tutur Hendi, panggilan akrab Wali Kota Semarang itu di Balaikota, Kamis 15 April 2021.

Melalui gerakan tersebut, setiap Jumat pagi Hendi mengajak takmir dan masyarakat untuk membersihkan area ibadah mulai dari lantai, karpet, hingga langit-langit masjid. Dan untuk saat ini, Jarik Masjid secara khusus juga akan fokus dalam desinfeksi, untuk memutus penyebaran virus Covid-19. 

"Poinnya di samping kita membersihkan Masjid, gerakan Jarik Masjid juga sebagai sarana untuk kita bisa bersilaturahmi," ungkap Hendi.

Sebagai pembuka, Hendi akan memimpin langsung kegiatan Jarik Masjid di Masjid Baiturrahman, Jalan HOS Cokroaminoto 12, Barusari, Semarang Selatan pada Jumat, 16 April 2021. Kegiatan ini, juga sebagai bagian edukasi dan menggerakkan takmir serta jamaah masjid untuk lebih menciptakan suasana aman serta nyaman dalam beribadah.

Kegiatan Jarik Masjid ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor B/1627/451/ IV/ 2021 tentang Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1442 H di Kota Semarang. Dalam edaran tersebut, Hendi bersama jajaran Pemerintah kota Semarang mengambil kebijakan untuk membuka kegiatan Ramadhan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat, pembatasan 50% jamaah dan sosial distancing.

Sementara di jajaran Pemerintah Kota Semarang, semarak Ramadhan 1442 H diisi dengan kegiatan-kegiatan seperti tarawih keliling terbatas, Gerakan Dzuhur dan Kultum ASN Gedung Balaikota dan Gedung Pandanaran di Masjid Al Khusuf, Balaikota serta pembagian makanan buka Jumat Berkah bekerja sama dengan Pondok Pesantren di Kota Semarang. []

Berita terkait
Hendi Jalankan Prosesi Dugderan Secara Terbatas di Semarang
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi memutuskan tradisi Dugderan untuk menyambut tibanya bulan Ramadhan tetap digelar dengan sederhana.
Sejalan dengan Mega, Hendi Genjot Rehabilitasi Ekosistem di Semarang
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi melakukan tebar benih 47.400 benih ikan Nila dan Karper di Kali Semarang.
Hendi Ingin Semarang Pertahankan Gelar Juara di Porprov Jateng 2022
Wali Kota Hendrar Prihadi menginginkan Semarang mempertahankan gelar juara umum Porprov Jateng 2022 yang memperebutkan 50 medali emas.
0
Pancasila, Nilai Luhur Bangsa Penuntun di Kegelapan
Nilai-nilai dalam Pancasila merupakan perasan dari nilai kehidupan bangsa yang bisa menuntun seluruh anak bangsa untuk berfikir dan bersikap.