UNTUK INDONESIA
Hefriansyah Lawan Asner Silalahi di Pilkada Siantar
Pengamat politik dan hukum dari USI Kota Pematangsiantar berkeyakinan PDIP mengusung Hefriansyah di Pilkada 2020.
Hefriansyah-Wesly Silalahi saat bersama Ketua umum PAN Zulkifli Hasan beberapa waktu lalu. (Foto: Tagar/Ist)

Pematangsiantar - Pengamat politik dan hukum dari Universitas Simalungun (USI) Kota Pematangsiantar, Dr Sarles Gultom mengatakan, calon tunggal di Pilkada Pematangsiantar merusak esensi demokrasi.

Itu sebabnya dia berkeyakinan PDIP akan mengusung sang petahana Hefriansyah bertarung di pemilihan 9 Desember 2020 mendatang.

"Kalau saya yakin sebelum masa pendaftaran mendatang akan ada pasangan calon lain yang maju. Karena pilkada dengan calon tunggal tidak sesuai esensi demokrasi, menghilangkan kebebasan menentukan pilihan," kata Sarles kepada Tagar, Selasa, 25 Agustus 2020.

Dosen Fakultas Hukum itu berpandangan, dinamika politik masih berjalan dan akan terus mengalami perubahan menjelang pendaftaran pasangan calon ke KPU pada 4-6 September 2020.

"Sebelum masa pendaftaran dimulai kemungkinan terbesar sang petahana akan maju, karena partai juga pasti menyadari wacana calon tunggal indentik dengan politik transaksional," ujar dia.

Wesly Silalahi itu kader PDIP yang dikabarkan menjadi pasangan Hefriansyah

Saat ini peta politik calon kepala daerah masih didominasi pasangan Asner Silalahi-Susanti Dewayani yang didukung delapan partai politik pemilik 30 kursi di DPRD.

Kendati demikian, Sarles mengatakan penetapan itu belum final hingga adanya formulir B.1 KWK yang diturunkan partai politik secara resmi kepada pasangan calon.

"Seperti PDIP belum menyerahkan B.1 KWK kepada calon yang akan diusung. Masih hanya sebatas rekomendasi. Seperti biasa politik itu terus mengalir dan pasti ada perubahan di detik-detik akhir," ujarnya.

Sarles mengatakan, Hefriansyah sebagai petahana adalah sosok ideal maju kembali. Selain memiliki elektabilitas, petahana juga mempunyai massa pendukung.

PDIP yang memiliki delapan kursi di DPRD, kata Sarles, cukup untuk mengusung Hefriansyah tanpa partai politik pendukung.

"Wesly Silalahi itu kader PDIP yang dikabarkan menjadi pasangan Hefriansyah. Saat ini juga gencar melakukan sosialisasi lewat baliho-balihonya. Jadi sebelum masa pendaftaran dibuka, wacana melawan kotak kosong yang kurang demokratis belum tentu terjadi," tuturnya.[]

Berita terkait
Asner Silalahi, Cawalkot Tunggal di Pilkada Siantar
Nama Asner Silalahi menjadi perbincangan karena berpotensi menjadi calon tunggal di Pilkada Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara.
Pilkada Siantar Semua Parpol Mengusung Asner-Susanti
Partai Gerindra dikabarkan sudah menjatuhkan rekomendasi kepada pasangan Asner Silalahi-Susanti Dewayani untuk Pilkada Kota Pematangsiantar.
Alasan Togar Sitorus Tak Maju Kembali di Pilkada Siantar
Petahana Wali Kota Hefriansyah Noor dan Wakilnya Togar Sitorus tak mencalonkan diri kembali di Pilkada Siantar 2020. Ini alasannya.
0
Dapat Stimulus Pemerintah, Garuda Akan Turunkan Harga Tiket
Garuda Indonesia akan menyesuaikan harga tiket pesawat seiring kebijakan stimulus subsidi penerbangan tarif Jasa Penumpang Pesawat Udara.