Jakarta - Menjadi instrumen investasi yang menjanjikan, saham tidak hanya dapat dibeli oleh investor dalam negeri saja, namun juga luar negeri. Lewat pemanfaatan perkembangan teknologi dan digitalisasi keuangan, para investor asing dapat menginvestasikan dan mengatur dananya dari jarak jauh lewat gadget masing-masing.
Menginvestasikan sejumlah aset ke saham luar negeri merupakan salah satu langkah terbaik untuk memperoleh hasil keuntungan yang lebih dari saham yang kita tanam di suatu perusahaan, mengingat bahwa perusahaan luar negeri memiliki pertumbuhan atau growth yang jauh lebih menarik dibandingkan perusahaan lokal Indonesia.
Berdasarkan data Simply Wall Street, perusahaan luar negeri di Amerika, seperti Google, Facebook, Amazon, Microsoft, dan Apple memiliki nilai growth yang lebih tinggi dibanding saham-saham perusahaan di Indonesia, seperti BCA, BRI, Telkomsel, Astra, dan Mandiri.
Rata-rata sales growth 5 saham terbesar di Amerika dianggap jauh lebih menarik dan menguntungkan karena mengalami peningkatan sekitar 5-37 persen dibandingkan dengan rata-rata pertumbuhan perusahaan Indonesia yang kurang dari 10 persen dalam lima tahun terakhir. Terlebih, perusahaan-perusahaan asing umumnya berbasis pada sektor teknologi yang kini menghasilkan growth paling tinggi dalam 10 tahun terakhir.
Memberikan keuntungan yang fantastis serta mampu memperkaya portfolio, berikut cara membeli saham di perusahaan luar negeri.
1. Daftarkan diri ke broker luar negeri
Langkah pertama yang perlu Anda lakukan sebelum membuka rekening saham adalah mendaftarkan diri di broker internasional terkenal, seperti TD Ameritrade, Interactive Broker, Pluang, dan lain-lain. Jika mendaftarkan diri ke broker resmi yang memiliki reputasi bagus, maka dana dan kepemilikan saham dapat jauh lebih terlindungi.
- Baca Juga: Berikut Cara Investasi Emas yang Aman bagi Pemula
- Baca Juga: 4 Cara Investasi Uang untuk Pemula
Meski bukan sebuah aktivitas yang melanggar hukum, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI telah memblokir sebagian besar broker saham internasional terkait kebijakan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) transaksi forex dan produk berjangka di Indonesia.
Jika situs broker yang diinginkan tidak bisa dibuka, Anda bisa mengaksesnya dengan fitur virtual private network (VPN) atau mengunduh aplikasinya sendiri.
2. Buka rekening saham
Sama halnya saat ingin membuka saham di perusahaan nasional, Anda perlu melakukan pengajuan pembukaan rekening di akun broker internasional. Setiap broker memiliki kebijakan yang berbeda-beda, untuk itu pastikan Anda melengkapi data dan mengikuti kebijakan yang telah tertera.
- Baca Juga: 5 Cara Investasi Reksa Dana Bagi Pemula
Memiliki peraturan atas pengenaan dan pelaporan pajak bagi warga asing, Anda perlu mengisi formulir W-8BEN terlebih dahulu sebelum menyetorkan dana. W-8BEN merupakan formulir mandatory dari otoritas pajak United States (US). Atas pemotongan ini, para Investor akan dikenai pajak sebesar 30 persen dari penghasilan yang diterimanya atas hasil investasi atau keuntungan bisnis di Amerika.
3. Setor dana
Jika pengajuan Anda telah diverifikasi, langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah menyetor sejumlah modal dan ke broker yang dipilih. Masing-masing broker umumnya memiliki minimum setoran dana awal yang berbeda-beda.
Oleh karena itu pastikan untuk menyiapkan dana yang dibutuhkan sebelum melakukan pendaftaran. Lakukan proses transaksi internasional di rekening virtual yang menyediakan jasa transfer secara online yang sesuai, seperti PayPal, Wide Transfer, dan lain-lain.
(Eka Cahyani)