GNTI Salurkan Bibit Jagung, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian nasional
Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian nasional. (Foto: Tagar/Dok iSt)

TAGAR.id, Jakarta - Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian nasional melalui penyaluran bantuan bibit jagung kepada para petani.

Kegiatan ini merupakan amanat Ketua Umum GNTI , Prof.Rokhmin Dahuri sebagai bagian dari upaya nyata organisasi dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di berbagai daerah.

Penyerahan bibit jagung diwakili oleh sekjen GNTI Sutrisno dan beberapa pengurus pusat GNTI kepada petani di Desa Paguntungan, Kab. Serang.

Melalui wawancara sambungan telfon, Prof.Rokhmin Dahuri memaparkan, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menopang ketahanan pangan nasional. Dalam konteks tersebut, jagung menjadi salah satu komoditas unggulan yang tidak hanya berfungsi sebagai bahan pangan, tetapi juga sebagai bahan baku industri pakan ternak dan berbagai produk turunan lainnya.

"Oleh karena itu, peningkatan produksi dan kualitas jagung menjadi prioritas penting dalam pembangunan pertanian Indonesia" pungkasnya.

Dalam beberapa waktu terakhir, Pengurus Pusat GNTI terus melakukan berbagai langkah konkret guna mendorong produktivitas petani.

Di antaranya melalui distribusi benih unggul, penyediaan pupuk, hingga pendampingan teknis secara berkelanjutan.

Bantuan bibit jagung yang disalurkan kali ini diharapkan mampu meningkatkan hasil panen petani sekaligus memperkuat kemandirian mereka dalam mengelola usaha tani.

Sekjen GNTI, Sutrisno menyampaikan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi semata, tetapi juga pada pembangunan sistem pertanian yang berkelanjutan dan berdaya saing.

"Dengan dukungan yang konsisten, petani diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perubahan iklim hingga fluktuasi harga pasar" ujar Sutrisno.

"Melalui langkah ini, GNTI menegaskan perannya sebagai mitra strategis petani dan nelayan dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara luas" pungkasnya.

Berita terkait
Meneguhkan Komitmen Global untuk Ketahanan Kesehatan Dunia, Menjelang Penyelenggaraan 26th DCVMN Annual General Meeting (AGM) di Bali
Pertemuan tahunan ke-26 Developing Countries Vaccine Manufacturers Network (DCVMN) di Bali akan mempertemukan para produsen vaksin.
Jejak Indonesia di Lanskap Vaksin Dunia, Bio Farma dan DCVMN Wujudkan Ketahanan Kesehatan Lewat Kolaborasi Global
Peran Indonesia melalui PT Bio Farma (Persero) dalam jejaring produsen vaksin negara berkembang atau DCVMN memiliki sejarah panjang
Indonesia Menjadi Tuan Rumah 26th DCVMN Annual General Meeting 2025, Bio Farma dan DCVMN Perkuat Kolaborasi Global untuk Ketahanan Kesehatan Dunia
Melalui PT Bio Farma (Persero), Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan 26th DCVMN AGM.