UNTUK INDONESIA
Giliran Listrik di Jawa Timur Diprediksi Padam
Setelah wilayah Jabodetabek hingga Pulau Jawa mengalami pemadaman listrik, Jawa Timur diprediksi akan mengalami pemadaman.
Sejumlah pekerja menyelesaikan pemasangan jaringan listrik tegangan tinggi di Cipocok, Serang, Banten, Sabtu 20 Juli 2019. Penambahan jaringan listrik di tujukan untuk memperluas jangkauan distribusi sekaligus meningkatkan pelayanan terhadap konsumen PT PLN. (Foto: Antara/Asep Fathulrahman).

Jakarta - Setelah wilayah Jabodetabek hingga Pulau Jawa mengalami pemadaman listrik kemarin, wilayah lainnya yang diprediksi akan mengalami pemadaman yaitu Jawa Timur (Jatim).

Wakil Ketua Komisi VII DPR, Ridwan Hisjam mengatakan pemadaman listrik yang terjadi kemarin disebabkan karena transmisi tidak mampu menampung beban.

Akibatnya, wilayah Jabodetabek mengalami mati listrik total hingga berimbas ke kawasan lainnya di Pulau Jawa.

Politikus Partai Golkar ini mengungkapkan, lemahnya daya listrik tidak hanya terjadi di Jabodetabek dan sekitarnya. Ridwan menyebut, Jatim juga mengalami permasalahan serupa.

Baca juga:

"Karena transmisi saat ini sudah tidak mampu menerima beban. Begitu juga yang ada di Jatim. Kabel-kabel transmisi kualitasnya harus ditingkatkan (rekonduktoring) ditransmisi 150 KV," kata Ridwan, Senin 5 Agustus 2019.

Pimpinan Komisi VII DPR ini menuturkan, salah satu penyebab belum adanya perubahan daya di beberapa wilayah, dikarenakan tender yang masih tertunda.

"Kapasitas dari jaringan yang harus diperbaiki segera, kalau tidak Jatim juga bisa mengalami mati listrik seperti di Jabodetabek ini," kata Ridwan.

Mantan Ketua Umum HIPMI Jatim ini meminta agar pihak PT PLN Persero bisa segera memperbaiki daya, sehingga tidak ada lagi masyarakat yang dirugikan akibat pemadaman listrik berdurasi panjang ini.[]


Berita terkait
0
Foto: Karhutla Kalimantan Tengah di Malam Hari
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, membakar lahan milik warga pada Minggu, 22 September 2019.