UNTUK INDONESIA
Gibran Ingin Solo Jadi Percontohan Kampanye Blusukan Online
Gibran Rakabuming Raka ingin metode kampanye blusukan online di Solo bisa jadi percontohan daerah lain yang gelar pilkada.
Virtual boks jadi sarana kampanye blusukan online dari Gibran Rakabuming Raka. Gibrian ingin apa yang dilakukannya di Pilkada Solo bisa jadi percontohan daerah lain. (Foto: Tagar/Sri Nugroho)

Solo - Protokol kesehatan menjadi perhatian serius pasangan calon Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa pada Pilkada Solo 2020, khususnya di masa kampanye. Blusukan online yang dijalankan menggunakan virtual box menjadi salah satu metode kampanye.

"Pilkada kali ini berbeda karena dalam masa pandemi Covid-19. Jadi ini bukan hanya masalah menang gemuk saja, namun lebih dari itu adalah masalah kemanusiaan agar tidak ada lagi klaster Covid-19 yang baru. Ini yang membuat kami melakukan inovasi dengan blusukan online," kata Gibran, Minggu, 11 Oktober 2020.

Putra sulung Presiden RI Joko Widodo ini mengatakan, pihaknya ingin menjadi pionir kampanye virtual pada pesta demokrasi di masa pandemi seperti saat ini.

"Saat ini baru ada satu mesin virtual boks. Kami siapkan nanti total ada lima virtual boks yang akan digunakan untuk blusukan online," ujarnya. 

Biar Solo jadi percontohan karena cara ini juga sudah mengena.

Dia berharap, apa yang dijalankan di Solo ini nantinya dapat menjadi percontohan di daerah lainnya. "Biar Solo jadi percontohan karena cara ini juga sudah mengena, sebab kami tetap bisa bertemu dan berkomunikasi dengan masyarakat meski tidak secara fisik bertemunya," terangnya.

Tidak hanya kampanye dengan blusukan online sebagai langkah mengurangi kontak fisik untuk menekan penyebaran Covid-19, Gibran bersama timnya juga memperbanyak konten di sosial media.

"Ini dilakukan agar tetap bisa bertatap muka dengan warga dan warga juga bisa tetap sehat. Saya tak ingin masa kampanye pilkada, angka Covid-19 meningkat di Solo," tegas dia

Terkait aturan dari KPU tentang pelaksanaan kampanye pilkada pada masa pandemi Covid-19 saat ini, Gibran menekankan tim kampanye wajib mentaati aturan KPU.

Aturan yang dimaksud adalah dengan melaksanakan kampanye secara daring, dan door to door yang tidak menimbulkan kerumunan yang bisa berpotensi membuat makin meluasnya penyebaran virus Corona ini.

Baca lainnya: 

Karenanya, tim paslon nomor urut 1 tersebut memastikan sudah menyiapkan strategi tersendiri.

"Kami menjalankan terobosan yang tepat di antaranya, kampanye virtual dan daring melalui zoom meeting atau yang sejenis. Kedua model ini, diharapkan mampu menekan laju penyebaran Covid-19 dan tidak menciptakan klaster baru," kata Sekretaris Tim Pemenangan Gibran - Teguh, Budi Prasetyo.

Budi menambahkan program itu sudah sesuai dengan imbauan dari Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo yang meminta para calon maupun tim pemenangan tetap melaksanakan gerakan 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, saat berkampanye. []

Berita terkait
Kampanye di Pilkada Solo, Wali Kota Rudy: Paslon Taat Prokes
Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengapresiasi gelaran kampanye pilkada di wilayahnya. Dua paslon taat protokol kesehatan (prokes)
Kampanye Blusukan Online, Gibran Ditodong Modal Usaha
Gibran Rakabuming Raka kampanye blusukan secara online. Seorang warga meminta bantuan modal usaha ke putra sulung Presiden Jokowi ini.
Kesan Gibran Usai Sungkem dengan Habib Luthfi
Putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka langsung sungkem kepada Maulana Al Habib Muhammad Luthfi di Solo.
0
Pria Botak di Sumut Diancam 15 Tahun Penjara, Ini Kasusnya
Pria botak di Deli Serdang, Sumatera Utara, nodai adik ipar. Penjara 15 tahun menantinya.