UNTUK INDONESIA
Gegara Jerinx, Hotman Paris Dihujat Habis-habisan
Gara-gara Jerinx SID, pengacara flamboyan Hotman Paris Hutapea dihujat habis-habisan oleh netizen di Instagram lantaran abai protokol kesehatan.
Jerinx SID. (Foto: Instagram/jrxsid)

Jakarta - Perdebatan yang melibatkan Jerinx dan Hotman Paris Hutapea kian memanas lantaran pengacara flamboyan itu tak kunjung meladeni tantangan penggebuk drum Superman Is Dead (SID) untuk beradu argumentasi soal virus corona melalui siaran langsung di Instagram. Oleh karena itu warganet melontarkan berbagai hujatan tajam kepada Hotman.

Hujatan demi hujatan diterima Hotman Paris tatkala dirinya membagikan video singkat menyoal undangan menjadi pembicara dalam sebuah acara yang diposting di Instagram pribadinya.

Kami sebagai rakyat kecil gimana bang? Ada perut yang harus diisi, ada bayi yang harus diberi asi, ada cicilan yg harus dilunasi, ada anak yang harus dibiayai.

Makin menyulut emosi netizen lantaran dalam video yang diunggah Hotman pada Rabu, 29 Juli 2020 tersebut, memperlihatkan para tamu undangan tidak menggunakan masker, serta tidak melakukan jaga jarak.

Baca juga: Jerinx Sombong Ngalahin Firaun Tantang Hotman Paris

Hotman Paris HutapeaGara-Gara Jerinx, Hotman Paris Hutapea dihujat habis-habisan oleh netizen. (Foto: Instagram/hotmanparisofficial)

Sontak postingan itu menuai komentar bernada hujatan dari banyak netizen, yang tak pandang bulu menyerangnya. Pasalnya, aksi Hotman dinilai menyerupai Jerinx, yang belum lama ini mengabaikan protokol kesehatan guna berdemonstrasi menolak test swab dan rapid test di Bali.

"Pengacara cap apa ini? Otaknya dimana? Takut amat sama Covid-19. Kan uangmu banyak. Panjang umur para pemulung, anak jalanan, sehat selalu. Semangat membanting tulang," tulis akun @galih_wardana.

"Kok yang nonton ga ada pake masker, terus bang Hotman jabatan tangan kok ga ngikutin protokol kesehatan bang," ujar akun @zalnieaprizal19.

"Pengacara sombong, besar mulut, arogan, penjilat, caper, takabur, dan egois. Dikira pada ga paham apa kalo Hotman Paris itu sebenarnya udah paham soal seberapa bahayanya Covid-19, layaknya flu biasa. Pake sok-sok'an peduli mengingatkan masyarakat kayak peduli kemanusiaan aja," tulis warganet.

"Kalo si Hotman Paris ini punya sisi kemanusiaan sudah pasti lah ga bakalan pilih-pilih perkara, ga bakalan pilih-pilih temen bergaul, bergaulnya paling dekat ama cukong-cukong. Kopi Jhony cuma buat pencitraan aja konsultasi gratis. Emang mau nampung semua perkara secara cuma-cuma sampe pengadilan? Mau gak woy anj***?" timpal warganet yang mengamuk.

Baca juga: Hotman Paris Imbau Kapolda Bali Bawa Jerinx ke Kuburan

"Sekarang sok-sok an pake sponsor Covid-19, mau ikutan propaganda ketakutan? Mau menakut-nakuti masyarakat dengan gaya sok pedulimu itu? Basi an****! Liat aja postingan Hotman Paris sebelumnya, mana ada serius soal kasih aware ke masyarakat soal Covid-19, kan ujung-ujungnya juga iklan brand produk untuk jualan. An**** bangsa*!" kata akun ferdy_alamsyah69.

"Bang rakyat kecil dah bersatu. Kami sudah muak dengan segala bacotan pemerintah. Awalnya kami ikuti, tapi urusan perut memang siapa yang bisa menghalangi, omongan bapak-bapak pun tak kami dengar lagi hingga dia capek sendiri memberitakan jumlah terinfeksi," lanjutnya.

"Abang aman santai dengan rumah mewah dan supercar serta para gadis, lah kami sebagai rakyat kecil gimana bang? Ada perut yang harus diisi, ada bayi yang harus diberi asi, ada cicilan yg harus dilunasi, ada anak yang harus dibiayai," sambungnya.

"Kami tak minta abang untuk sedekah, untuk berdermawan sana sini, cukup abang support kami dengan dengan kemampuan abang sebagai pengacara mumpuni. Jangan rusak pandangan kami tentang abang, abang sebelumnya kami kagumi, dengan embel-embel "gus" Kami makin percaya bahwa abang sebentar lagi masuk Islam. Namun, mengapa abang mengecewakan kami dengan menulis caption yang tak ingin kami baca? Kami mendukung @jrxid bukan karna kami sama berandalnya sama dia, tapi kami satu tujuan dengannya, kami hormati maksud dia koar-koar tentang @who adalah agar ekonomi rakyat bangkit kembali. Akhir kata "lebih baik dicintai rakyat sendiri daripada dicintai luar negeri" @hotmanparisofficial," timpal akun @reza_elghoruty membela Jerinx.

"Bacot ngomongin protokol kesehatan, buktinya mana bang?? @hotmanparisofficial," kata akun @gilang_pande.

"Ternyata dia kacung, anak buah kacung, ngebacot nyuruh orang buat ikutin protokol tapi nyatanya," ucap akun @erywiyadnya lagi.

Sebelumnya, Hotman Paris memang menyindir Jerinx lewat media sosial miliknya dengan meminta tegas kepada Gubernur dan Kapolda Bali agar membawa suami Nora Alexandera itu ke kuburan guna menyaksikan langsung korban meninggal akibat Covid-19.

"Imbauan kepada bapak Kapolda dan bapak Gubernur Bali dan Kapolda Bali atas adanya seorang pemain musik di Bali yang terang-terangan mengumpulkan massa, terang-terangan di akunnya, terang-terangan di media sosial tidak percaya corona itu suatu ancaman, bahkan ia menyatakan bahwa corona itu suatu konspirasi," ucap Hotman.

"Ini sangat membahayakan kepada masyarakat khususnya yang berpendidikan rendah. Seolah-olah corona itu bukan ancaman. Tolong bapak Gubernur, bapak Kapolda, bawa orang ini ke kuburan orang-orang yang sudah meninggal akibat corona. Tunjukkan betapa banyak yang sudah meninggal. Tunjukkan bahwa keluarga kita pun meninggal kalau kita tidak menaati protokol kesehatan," kata Hotman Paris menambahkan, dalam postingan di Instagram, Selasa, 28 Juli 2020. []

Berita terkait
Jerinx Demo Tolak Rapid Test, DPR Minta Pemerintah Tegas
Anggota Komisi IX DPR Nabil Haroen meminta pemerintah tegas terhadap demo tolak rapid test dan swab test Covid-19 yang dimotori Jerinx cs di Bali.
Demo Covid-19, Doni Monardo: Jerinx SID Harus Dipanggil
Doni Monardo mengatakan, Jerinx Superman is Dead (SID) seharusnya dipanggil untuk diajak diskusi mengenai kegunaan rapid test dan swab tes.
Geram, Jerinx Bocorkan Chat dengan Ahmad Dhani
Jerinx SID membuat perseteruannya dengan musisi Ahmad Dhani terkait perdebatan konspirasi dan agama makin panas.
0
Liga 1 Tak Kunjung Digulirkan, Persiraja Bubarkan Tim
Manajemen Persiraja Banda Aceh membubarkan tim karena tidak ada kepastian Liga 1. Persiraja juga katakan tidak ikut liga bia digelar Desember.