UNTUK INDONESIA
Game Lawas Tidak Bisa Dimainkan di PlayStation 5
PlayStation 5 (PS5) tidak bisa digunakan untuk memutar game yang dirancang untuk konsol lama, demikian kata penerbit game Ubisoft.
PlayStation 5. (Foto: Cnet)

Jakarta - Pihak Sony Interactive Entertainment (SIE) baru saja meluncurkan PlayStation 5 atau PS5 beberapa waktu lalu. Pembelian konsol game tersebut dilakukan secara online dengan cara pre-order terlebih dahulu.

Mereka yang sudah terdaftar memungkinkan menjadi calon pembeli dan menerima undangan untuk menjadi salah satu orang yang pertama memesan konsol PS5.

Akan tetapi, PS5 yang baru meluncur itu tidak bisa digunakan untuk memutar game yang dirancang untuk konsol lama, demikian kata penerbit game Ubisoft

Dalam laman resminya, Ubisfot mengumumkan PS5 tidak bisa memutar game dari konsol lama, yaitu PS3, PS2, dan PlayStation generasi pertama. 

Dikutip dari laman Cnet, seperti dilansir Antara, Selasa, 1 September 2020, bos PlayStation Jim Ryan pada Juni lalu, mengatakan PS5 bisa digunakan untuk memainkan game dari konsol PlayStation 4. 

"Kami sudah menguji bersama penerbit dan pengembang, lebih dari 4.000 game," kata Ryan pada waktu itu. 

Sony sudah meminta para pengembang untuk membuat game baru di PS4 agar sesuai dengan sistem yang dipakai di PS5. Pengembang juga diminta menyesuaikan game PS4 lama dengan sistem baru tersebut.[]

Berita terkait
Mau Beli PlayStation 5, Pre-order Dulu
Pihak Sony Interactive Entertainment (SIE) membuka pendaftaran secara online untuk pre-order PlayStation 5 (PS5).
Carrefour Bocorkan Harga Konsol PlayStation 5
Situs Carrefour memasang harga untuk PlayStation 5 versi Digital Edition sebesar Rp 7,2 juta, sedangkan versi original dibanderol Rp 8,7 juta.
Sony Hadirkan PS5 dalam Dua Versi
Konsol game PlayStation 5 atau PS5 mengusung desain vertikal dan berwarna hitam-putih. Kendati vertikal tapi bisa diletakkan secara horisontal.
0
Sindir Politik Dinasti, PKS: Ini Bukan Perusahaan Keluarga
Wakil Ketua Fraksi PKS DPR, Mulyanto mengaku prihatin dengan sikap abai Pemerintahan Presiden Jokowi atas perkembangan politik dinasti saat ini.