UNTUK INDONESIA
Freddie Mercury dan 3 Peristiwa Bersejarah 5 September
Peristiwa bersejarah seperti kelahiran, kematian sampai tragedi terjadi pada 5 September. Salah satunya kemunculan Freddie Mercury ke dunia.
Freddie Mercury (kanan). (Foto: Twitter/@freddie_mercury)

Jakarta - 5 September merupakan hari ke-249 dalam kalender kabisat. Ternyata, beberapa peristiwa bersejarah seperti kelahiran, kematian sampai tragedi terjadi pada tanggal 5 September. Salah satunya kemunculan Freddie Mercury ke dunia.

Berikut Tagar rangkum beberapa peristiwa bersejarah pada tanggal 5 September.

1. Freddie Mercury Lahir

Farrokh Bulsara atau akrab dikenal dengan nama Freddie Mercury lahir di Zanzibar (sekarang Tanzania) pada tanggal 5 September 1946. Ia merupakan vokalis dari band kenamaan asal Inggris, Queen.

Sepanjang 22 tahun perjalanan karirnya, Freddie bersama Queen sukses merajai tangga musik dunia melalui lagu-lagu terkenal mereka seperti Bohemian Rhapsody, Radio Ga Ga, Another One Bites To Dust, Somebody To Love, dan We Are The Champions. Selain aktif bernyanyi untuk Queen, Freddie juga sempat bersolo karir dengan merilis 2 album, yaitu Mr. Bad Guy (1985) dan Barcelona (1988).

Selain melalui musik, Freddie terkenal dengan aksi panggung yang enerjik dan aksi amal. Ia bersama bandnya, Queen pernah tampil dalam konser amal bertajuk Live Aid pada tahun 1985. 

Konser amal yang dihelat di London, Inggris dan Philadelphia, Amerika Serikat (AS) untuk pengumpulan dana bagi masyarakat Afrika yang terdampak kelaparan. Konser yang dimeriahkan 75 musisi dan band ini mengumpulkan sumbangan sekitar 127 juta dollar AS atau sekitar 141 miliar rupiah (dengan kurs tahun 1985).

Freddie meninggal dunia pada 24 November 1991 setelah berjuang menghadapi penyakit pneumonia akibat komplikasi dari virus AIDS yang ia derita sejak tahun 1987. Jenazah Freddie kemudian dikremasi dan abunya disimpan di suatu tempat rahasia oleh sahabatnya, Mary Austin.

Kisah perjalanan hidupnya kemudian diangkat ke layar lebar melalui film Bohemian Rhapsody dan rilis pada tahun 2018. Freddia diperankan aktor AS keturunan Mesir, Rami Malek.

Freddie MercuryFreddie Mercury saat konser dengan Queen di Stadion Wembley pada tahun 1984. (Foto: Sunday Post)

2. Bunda Theresa Meninggal Dunia

Bunda Teresa merupakan seorang suster Katolik yang aktif dalam dunia kemanusiaan di Kalkuta, India sejak tahun 1937 hingga akhir hayatnya pada tahun 1997. 

Memiliki nama asli Agnes Gonxha Bojaxhiu, Bunda Teresa lahir pada 26 Agustus 1910 di Skopje, Makedonia. Sejak kecil, ia sudah memutuskan untuk mengabdikan diri sebagai suster gereja Katolik di tempat ia tinggal, yang pada saat itu masih merupakan wilayah Kekaisaran Ottoman.

Baca juga:

Pada 14 Mei 1937 ia mendapat misi kemanusiaan oleh Keuskupan Katolik untuk melakukan pelayanan di bidang pendidikan di Kalkuta India. Selama di sana, ia terlibat aktif dalam misi-misi kemanusiaan, seperti menampung masyarakat terdampak kelaparan di Benggala (sekarang Bangladesh) tahun 1943, membuka rumah penampungan bagi pengidap HIV/AIDS, dan menyekolahkan anak-anak miskin di Kalkuta.

Aktivitas kemanusiaan Bunda Teresa kemudian mendapat perhatian dunia internasional. Ia beberapa kali menerima beberapa penghargaan, seperti Nobel Perdamaian Tahun 1979 dan Penghargaan Bharat Ratna oleh Pemerintah India pada 1980. Bunda Teresa juga mendapat gelar beata atau yang diberkati oleh Paus Yohannes Paulus II setelah kematiannya tahun 1997.

Bunda Theresa meninggal akibat penyakit komplikasi yang ia derita sejak tahun 1990. Ia menderita penyakit jantung, pneumonia, dan malaria. Ia dikebumikan di Kalkuta dan dikenang sebagai tokoh pemersatu bangsa dunia oleh PBB. Kisah hidupnya diangkat dalam film berjudul Mother Teresa of Calccuta pada tahun 2003.

Bunda TeresaBunda Teresa saat menerima Penghargaan Nobel tahun 1979. (Foto: nobelprize.org)

 3. Pesawat Mandala Air Jatuh di Medan

Pesawat maskapai Mandala Air dengan nomor penerbangan RI 091 jatuh di Medan pada 5 September 2005. Kecelakaan aviasi ini terjadi tidak lama setelah pesawat lepas landas dari Bandara Polonia Medan menuju Bandara Soekarno Hatta Cengkareng, Banten.

Kecelakaan tersebut terjadi pada pukul 10 pagi. Awalnya, pesawat jenis Boeing 737-200 ini lepas landas dengan posisi yang kurang sempurna hingga sempat menabrak tiang listrik. Pesawat tersebut kemudian  jatuh di pemukiman warga di kawasan Padang Bulan, Kota Medan, sekitar 5 setengah kilometer dari Bandara Polonia.

Pesawat nahas tersebut diduga jatuh karena kerusakan mesin yang membuat salah satu mesin pesawat mati dan pesawat kekurangan tenaga untuk melakukan proses take off. Selain itu, ada juga dugaan kelebihan muatan buah durian yang melebihi muatan. Diduga, pesawat berusia 24 tahun tersebut membawa muatan 2 ton durian.

Pesawat ini menewaskan 149 orang termasuk warga sekitar yang terdampak, termasuk Gubernur Sumatera Utara saat itu, Raja Inal Siregar yang terdaftar sebagai penumpang pesawat.

Pesawat Mandala AirlinesPuing pesawat Mandala Airlines penerbangan RI 091 yang jatuh di Medan pada 5 September 2005. (Foto: Wikipedia)

4. Adam Malik Meninggal Dunia

Adam Malik merupakan Wakil Presiden (Wapres) ke-3 Indonesia yang menjabat periode 1978-1983. Adam Malik lahir di Pematang Siantar pada 22 Juli 1917. Ia mengawali pendidikan di Hollandsch-Inlandsche School Pematang Siantar. Ia juga sempat melanjutkan pendidikan agama di sekolah madrasah di Bukit Tinggi namun tidak selesai karena ingin membantu orang tuanya berdagang.

Pada tahun 1937 ia merantau ke Jakarta dan memulai karir sebagai wartawan. Ia juga terlibat dalam pergerakan kemerdekaan dan semangat kebangsaan di masa pra kemerdekaan Indonesia. Aktivitas jurnalistiknya kemudian membawanya mendirikan Kantor Berita Antara bersama A.M. Sipahutar dan Mr. Soemanang.

Adam Malik juga ikut serta dalam beberapa partai politik, seperti Partai Indonesia (Partindo) tahun 1934-1935, Partai Murba (1948-1956) dan Golkar selama masa orde baru. Ia ditunjuk Presiden ke-2 Indonesia, Soeharto sebagai Wapres menggantikan Sultan Hamengkubowono IX.

Adam Malik meninggal di Bandung pada 5 September 1984 dalam usia 67 tahun akibat kanker lever. Jenazahnya dimakamkan di Taman Pemakaman Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan. Atas perjuangan dan jasa-jasanya, Adam Malik dinobatkan sebagai pahlawan nasional pada tahun 1998.

Adam MalikAdam Malik saat memberikan pidato dalam Sidang Umum PBB di New York, Amerika Serikat pada tahun 1966. (Foto: Wikipedia)


Berita terkait
Peristiwa 4 September di Dunia, Nomor Dua Bikin Syok
Sejumlah peristiwa bahagia maupun duka selalu terjadi setiap hari di berbagai penjuru dunia maupun dalam negeri, salah satunya berdirinya Google.
Vietnam Merdeka dan Tiga Peristiwa Tanggal 2 September
Kejadian itu terekam dan menjadi catatan sejarah. Seperti peristiwa pada 2 September yang terjadi pada masa silam.
Peristiwa Musibah Kebakaran Selama Juli 2019
Miris kebakaran banyak terjadi di DKI Jakarta selama Juli 2019.
0
Petugas Temukan Sabu Campur Garam di Rutan Makassar
BNNP Sul-Sel dan Polri menemukan sejumlah sachet sabu campur garam dalam Inspeksi Mendadak (Sidak) di Rutan Klas I Makassar Jumat kemarin.