Indonesia
Filosofi Ketupat Bagi Orang Jawa
Ada filosofi di balik ketupat dan makna Lebaran. Anyaman kulit yang rumit dan saling tumpang tindih mencerminkan perjalanan hidup.
Filosofi Ketupat. (Foto: Tagar/Regita Putri)

Jakarta - Ada filosofi di balik ketupat dan makna Lebaran. Anyaman kulit yang rumit dan saling tumpang tindih mencerminkan perjalanan hidup yang sering kali diselingi oleh kesulitan dan masalah, dan hal yang wajar jika kita sering kali melakukan kesalahan. Sedangkan arti tali anyaman yang tidak putus, menggambarkan pentingnya tali silaturahmi.

Dalam bahasa Jawa, ketupat atau kupat merupakan kependekan dari Ngaku Lepat dan Laku Papat. Ngaku Lepat artinya mengakui kesalahan, Laku Papat artinya empat tindakan. Yang terdiri dari Lebaran (usai), Luberan (Meluber/melimpah), Laburan (Labur/kapur).

KetupatFilosofi Ketupat. (Foto: Tagar/Regita Putri)

Baca juga:

Berita terkait
0
Pembunuh Dosen di Makassar, Salat dengan Suami Korban
Sidang lanjutan kasus pembunuhan dosen Universitas Negeri Makassar (UNM) yang menewaskan rekan kerjanya.