UNTUK INDONESIA
Ferdinand Komentari Bintang Mahaputra untuk Gatot Nurmantyo
Ferdinand Hutahaean menanggapi rencana penganugerahan Bintang Mahaputera kepada Deklarator KAMI, Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo.
Mantan Panglima TNI yang juga Deklarator KAMI, Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo. (Foto: Tagar/Screenshot Youtube Refly Harun)

Jakarta - Direktur Energy Watch Indonesia Ferdinand Hutahaean mengomentari rencana penganugerahan Bintang Mahaputera kepada sejumlah tokoh termasuk salah satunya Deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ferdinand mengatakan hal ini tidak perlu dipertentangkan. Meskipun ada yang tidak suka karena manuver politik Gatot belakang ini. Hal ini disampaikan mantan politisi Partai Demokrat ini melalui cuitan di akun Twitter pribadinya @FerdinandHaean3, Selasa 3 Oktober 2020.

"Tak perlu kita pertentangkan soal pemberian bintang jasa ini. Boleh saja kita merasa tidak suka karena aktivitas politik Gatot belakangan ini. Mungkin saja presiden (Jokowi) juga tak suka," kata Ferdinand.

Presiden Jokowi akan menganugerahkan Bintang Mahaputera kepada sejumlah orang. Salah satunya adalah Deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo.

Namun, menurut Ferdinand, apa yang dilakukan Presiden Jokowi merupakan kewajibannya sebagai kepala negara melaksanakan Undang-Undang. "Tapi ini presiden melaksanakan kewajibannya sebagai kepala negara melaksanakan UU," kata Ferdinand.

Presiden Jokowi akan menganugerahkan Bintang Mahaputera kepada sejumlah orang. Salah satunya adalah Deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo.

Hal itu diketahui berdasarkan cuitan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Menko Polhukam), Mahfud MD di akun Twitter-nya @mohmahfudmd, Selasa 3 November 2020.

"Tanggal 10 dan 11 November 2020 Presiden (Jokowi) akan menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional (PN) dan Bintang Mahaputera (BM). Yang dapat gelar PN, antara lain, SM Amin dan Soekanto, yang dapat BM, antara lain, Gatot Nurmantyo dan Arief Hidayat," tulis Mahfud di akun Twitter-nya.

Baca juga : Gatot Tantang Polisi Buktikan Dalang Demo Anarkis

Baca juga : Ferdinand : Provokator Adalah Penjahat Pantas Dipenjara

Dilansir dari berbagai sumber, Bintang Mahaputera, adalah bintang penghargaan sipil yang tertinggi, tetapi dikeluarkan dan diberikan sesudah Bintang Republik Indonesia kepada anggota korps militer. Bintang ini diberikan bagi mereka yang berjasa secara luar biasa pada bidang militer. [] 

Berita terkait
Gatot Tantang Polisi Buktikan Dalang Demo Anarkis
Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo tantang pihak kepolisian.
Din Syamsuddin dan Gatot Nurmantyo Sah Ingin Meraih Kuasa
Bekas Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo dan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin sah saja ingin meraih kekuasaan.
Ferdinand : Saya Curiga Refly Harun Sedang Membuka Memori 98
Dari beberapa syarat yang diungkapkan Refly Harun, ada satu yang menjadi perhatian Ferdinand Hutahaean.
0
Ferdinand Komentari Bintang Mahaputra untuk Gatot Nurmantyo
Ferdinand Hutahaean menanggapi rencana penganugerahan Bintang Mahaputera kepada Deklarator KAMI, Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo.