Jakarta - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah meminta calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto tak tinggal diam terkait kisah asli Tim Mawar yang diduga menjadi dalang penculikan sejumlah aktivis 1998. Salah satu anggota Tim Mawar belakangan juga disebut-sebut terlibat dalam kericuhan pada 21-22 Mei 2019.

Berdasarkan hasil investigasi majalah Majalah Tempo edisi 10-16 Juni 2019 bertajuk Tim Mawar dan Rusuh Sarinah, nama eks Tim Mawar diduga terlibat demonstrasi di depan Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kemudian berujung ricuh di sejumlah titik di Jakarta. 

Perkembangan penyidikan Polri, nama eks Tim Mawar tersebut juga disebut salah satu tersangka aksi ricuh 21-22 Mei dalam berita acara pemeriksaan (BAP) kepolisian.

"Kalau saya jadi Pak @prabowo, ini waktunya bicara. Sudah cukup 21 tahun diam soal-soal yang dituduhkan kepadanya. Undang media, buka semua kejadian di masa lalu. Agar publik mendapat pencerahan dari prinsip liput kedua sisi (cover both side). Ini PR Pak Prabowo," cuit Fahri lewat akun Twitternya, @Fahrihamzah, belum lama ini.

Fahri Twit Prabowo 1Twit Fahri minta Prabowo ungkap tim Mawar. (Foto: Twitter/ @Fahrihamzah)


Menurut Fahri, bila Prabowo membuka kisah masa lalu Tim Mawar maka publik akan tercerahkan di masa ketika sidang gugatan Pilpres 2019 akan bergulir. Mengingat Prabowo dikatakan Fahri adalah figur penting dalam pembentukan Tim Mawar yang berasal dari satuan Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

"Sebab kisah #TimMawar yang kembali diangkat oleh media menjelang sidang MK itu membuat publik tidak dapat membaca semua sisi dari @prabowo padahal beliau figur yang penting dan menentukan perjalanan bangsa ke depan. Sebaiknya dibuka sekarang. Undang seluruh media dalam dan luar," ucap dia lagi di media sosial.

Baca juga: Selain Prabowo Subianto, Ini Nama-nama Anggota Tim Mawar Penculik Aktivis

Fahri Twit Prabowo 2Twit Fahri minta Prabowo ungkap tim Mawar. (Foto: Twitter/ @Fahrihamzah)

Bahkan, Fahri meminta orang-orang yang pernah menjadi korban penculikan aktivis 98 turut serta memberikan keterangan, di antaranya Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief, politikus Partai Gerindra Pius Lustrinalang dan Desmond J. Mahesa. 

"Buat orang-orang yang dekat dengan @prabowo, termasuk yang dianggap menjadi korban seperti Andi Arief, Pius, Desmon, dan lain-lain yang masih hidup dapat ikut memberi keterangan. Tapi, publik perlu mendengar langsung dari Prabowo yang mendapat fitnah paling banyak. Menurut saya ini waktunya," ujar dia.

Fahri Twit Prabowo 3Twit Fahri minta Prabowo ungkap tim Mawar. (Foto: Twitter/ @Fahrihamzah)

Bila Prabowo membuka kisahnya, termasuk menyebut nama-nama yang ada dan harus dijelaskan, maka tabir yang selama ini gelap menjadi terang. Menurut Fahri, generasi muda bakal mengerti kisah Tim Mawar serta sejarah TNI di masa lalu.

"Maka adalah tugas mulia Pak @prabowo untuk mengurangi beban bagi generasi yang akan datang. Biar sejarah kita lebih bersih. Biar sejarah TNI lebih terang. Ini semua demi bangsa," cuit dia.

Baca juga: