UNTUK INDONESIA
Enam Warga Malaysia Masuk Bui Gegara Tak Salat Jumat
Malaysia menerapkan aturan sanksi pidana bagi muslim yang tidak salat Jumat, ini memicu kekhawatiran meningkatnya konservatif agama.
Polisi berjaga di depan masjid Al Noor di Christchurch, Selandia Baru, Jumat (22/3/2019). (Foto : Antara/Reuters/Jorge Silva)

Kuala Lumpur - Enam warga muslim di Malaysia mendapat hukuman penjara selama satu bulan karena tertangkap tangan oleh polisi syariah berada tempat wisata saat salat Jumat. Ini merupakan yang pertama kali Malaysia menerapkan aturan sanki pidana bagi muslim yang tak tak salat, dan memicu kekhawatiran tentang meningkatnya konservatisme agama di negara multi etnis itu.

Enam pria yang ditangkap karena berkeliaran saat salat Jumat berusia antara 17 hingga 35 tahun. Surat kabar Harian Metro melaporkan keenam pria itu sedang berada di kawasan wisata air terjun saat salat Jumat. Saat menghadapi persidangan di pengadilan syariah di negara bagian timur laut Terengganu yang konservatif, keenam pria itu diwajibkan untuk membayar senda berkisar 2.400 hingga 2.500 ringgit Malaysia atau 575 hinga 600 dolar Amerika Serikat.

Berdasakan hukum syariah Malaysia, laki-laki muslim yang dengan sengaja tidak melakukan salat Jumat bisa masuk penjara selama dua tahun. "Tidak salat Jumat merupakan masalah pribadi, kata Zaid Malek dari kelompok hak asasi manusia (HAM) dari Lawyers for Liberty.

Zaid mengatakan salat Jumat memang kewajian bagi umat muslim. Namun menjatuhkan hukuman pidana terhadap mereka yang tidak salat merupakan sesuatu yang berlebihan dan bukan solusi. "Hukuman tersebut bertentangan dengan janji Menteri Urusan Agama Malaysia untuk fokus pada rehabilitasi pelaku kejahatan," ucapnya.

Seperti diberitakan dari Channel News Asia, Rabu, 4 Desember 2019, para kritikus menyoroti semakin terkikisnya sikap toleransi. Malaysia menerapkan ada sistem hukum, yakni pengadilan syariah untuk menangani kasus-kasus pelanggaran hukum syariah. Belum lama ini empat pria dijatuhi hukuman cambuk karena melakukan hubungan seksual sesama jenis. Sekitar 6o persen dari 32 juta penduduk Malaysia adalah etnis muslim Melayu. Sisanya adalah etnis India dan China yang non muslim.[]

Berita terkait
Viral Pameran Tato Bugil di Malaysia Picu Kemarahan
Pameran tato di Malaysia mendapat kecaman karena foto-foto wanita dan pria setengah telanjang yan tengah ditato menjadi viral.
Malaysia Bebaskan Dua Suporter Indonesia
Dua dari tiga orang suporter Indonesia yang ditahan oleh polisi Malaysia telah dipulangkan.
Malaysia Menolak 6.398 Pengunjung Asal Indonesia
Imigrasi Malaysia di Bandar Udara Kuala Lumpur International Airport (KLIA) sejak 1 Januari 2019 hingga 31 Oktober 2019 menolak 6.398 WNI
0
Pelajar SMP Makassar Dipanah OTK di Pinggir Jalan
Seorang pelajar SMP di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dipanah busur oleh orang tidak dikenal (OTK).