Empat Pembobol Koperasi Dibekuk di Sumsel Ditembak di Medan

Polda Sumut menembak empat pelaku pencurian di kantor Koperasi CU Rapasurma di Desa Pematang Panjang, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara.
Sejumlah peralatan yang digunakan pelaku saat melakukan pencurian, diamankan Polda Sumut. (Foto: Tagar/Ist)

Medan - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskirmum) Polda Sumut menembak empat pelaku pencurian di kantor Koperasi CU Rapasurma yang berada Jalan Lintas Sumatera Km 110, Desa Pematang Panjang, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara, Senin, 21 September 2020.

Mereka yang ditembak adalah TH, TOS, MP dan TWS. Selain menangkap dan memberikan tindakan tegas dan terukur kepada empat pelaku, satu orang berinisial MS sedang diburu.

Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat Polda Sumut, Ajun Komisaris Besar Polisi MP Nainggolan, Rabu, 14 Oktober 2020, membenarkan adanya penangkapan itu.

Kata dia, ke empat pelaku melakukan perlawanan dan membahayakan petugas yang sedang melakukan pengembangan.

"Awalnya, kepolisian menerima laporan dari manajemen dari CU Rapasurma, lalu dilakukan penyelidikan. Memeriksa sejumlah saksi dan alat bukti, misalnya kamera CCTV. Selanjutnya kepolisian membentuk tim untuk memburu pelaku. Tim menangkap pelaku di tempat yang berbeda," kata Nainggolan.

Ada lima pelaku yang berhasil membawa kabur uang koperasi dari dalam brankas. Mereka menjarah uang sekitar Rp 520 juta.

Kepolisian awalnya menangkap seorang berinisial THS di Lubuk Lingau, Sumatera Selatan.

Komplotan Pembobol Koperasi SumutEmpat pelaku pencurian di kantor Koperasi CU Rapasurma di Kabupaten Batubara, Senin, 21 September 2020. (Foto: Tagar/Ist)

"Dari hasil penyelidikan, ditemukan fakta bahwa pelaku diduga berjumlah lima orang dan menggunakan mobil. Setelah dilakukan penyelidikan, tim mendapat informasi bahwa pelaku berada di Sumsel. Akhirnya THS bisa kami amankan di sana pada Selasa, 6 Oktober 2020," tutur Nainggolan.

Tim menembak mereka dan lalu dibawa ke rumah sakit untuk dirawat

Setelah menangkap THS, petugas melakukan pengembangan. Diperoleh informasi mereka akan kembali melakukan aksi ke wilayah Sumsel dan sedang menunggu dua teman.

"Tim menunggu pelaku lainnya dan MP bisa kami amankan di Kecamatan Muara Rupit, Sumsel, sedang mengendarai mobil. Dari dia diamankan barang berupa peralatan untuk melakukan perampokan," ungkap Nainggolan.

Kemudian, kepolisian kembali melakukan pengembangan. Pelaku lainnya ternyata berada di Kota Medan dan tim kembali ke Kota Medan dengan membawa dua pelaku.

"Jadi, tim mengetahui bahwa dua pelaku berinisial TOS dan TWS di Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang. Selanjutnya, Jumat, 9 Oktober 2020, mereka berhasil diamankan. Rumah dua pelaku ini berdekatan," tuturnya.

Sesudah menangkap empat pelaku, tim memburu satu orang pelaku lainnya berinisal MS alias JB.

Dia dikabarkan sedang berada di Kecamatan Medan Denai, Kota Medan. Namun saat tim sedang melakukan pencarian, empat pelaku yang telah diamankan melakukan perlawanan.

"Tim memburu JB di kediamannya. Tapi dia keburu melarikan diri. Saat tim memburu, empat pelaku yang telah diamankan diam-diam melakukan perlawanan. Sehingga tim menembak mereka dan lalu dibawa ke rumah sakit untuk dirawat," terangnya.

Selain mengamankan pelaku, kepolisian juga menyita sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit mobil Daihatsu Xenia BK 1115 EE dan Xenia warna merah BK 1911 ABB.

Barang Bukti Pencurian di MedanPolda Sumut mengamankan satu unit mobil Daihatsu Xenia BK 1115 EE dan Xenia warna merah BK 1911 ABB. (Foto: Tagar/Ist)

"Kemudian satu set seragam sekuriti warna biru, tiga buah linggis, satu buah martil besar, dua obeng, satu buah gergaji besi, satu pahat, satu gunting besar pemotong besi, satu set alat las besi berikut tabung gas sebagai alat pemotong besi, uang tunai Rp 1 juta dan dua kapak. Alat ini digunakan pelaku untuk melakukan aksi kejahatannnya. Tim masih melakukan pengembangan," terangnya.

Pelaku yang diamankan dijerat Pasal 365 Ayat 2 KUHPidana dengan ancaman minimal di atas lima tahun kurungan penjara.[]

Berita terkait
Pencurian Bunga Hias di Median Jalan Marak di Aceh Tamiang
Bunga hias di median jalan Kota Aceh Tamiang marak terjadi pencurian akibat tidak adanya kamera pemantau dari pemerintah setempat.
Aksi Pencurian Motor di Siantar, Viral di Medsos
Empat pria melakukan prncurian sepeda motor dari pelataran Apotek Kimia Farma di Jalan Kartini, Kota Pematangsiantar.
Pria Pengangguran di Medan Mencuri buat Kebutuhan Sehari-hari
Polisi di Medan menangkap maling televisi dan ambal. Hasil curian digunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari.
0
Ditemukan 215 Kerangka Anak-anak Penduduk Asli di Kanada
PM Kanada sebut penemuan lebih dari 200 kerangka anak-anak yang dikubur di bekas sekolah asrama penduduk asli bukan insiden terpisah