UNTUK INDONESIA
Dukung Mantu Jokowi, Fahri Hamzah: Bobby - Aulia Mantap
Fahri Hamzah menyebut bahwa pasangan Bobby Nasution - Aulia Rachman merupakan kombinasi sempurna untuk Kota Medan.
Calon Wali Kota Medan, Bobby Nasution bersama Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah mengacungkan dua jari membentuk huruf V (Victory) disela deklarasi dukungan dari Partai Gelora kepada Bobby - Aulia di pilkada Medan 2020. (Foto: Tagar/Andi Nasution).

Medan - Pasangan calon (paslon) Wali Kota - Wakil Wali Kota Medan, Bobby Nasution - Aulia Rachman mendapat dukungan penuh dari Partai Gelora di perhelatan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020.

Perjodohannya mantap sekali. Tek-toknya sudah mantap betul. Banyak dalam pilkada yang perjodohannya dipaksakan, bak Datuk Maringgih dan Siti Nurbaya.

Deklarasi dukungan terhadap pasangan nomor urut 2 yang mengusung #KolaborasiMedanBerkah ini digelar bersama Fahri Hamzah di Grand Cityhall Medan, Jumat, 25 September 2020 malam.

Tampak hadir Ketua DPD Partai Gelora Sumut, Heriansyah, Ketua DPC Partai Gelora Kota Medan, Muhammad Nasir, Ketua DPC PDIP Kota Medan, Hasyim, Ketua DPC Partai Golkar Kota Medan, Syaf Lubis, Juru Bicara Tim Kampanye Berkah, Ikhrimah Hamidy dan Ketua Tim Pemenangan Berkah, HT Milwan serta alim ulama.

Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah menyebut Bobby - Aulia merupakan kolaborasi sempurna untuk memimpin Kota Medan. "Perjodohannya mantap sekali. Tek-toknya sudah mantap betul. Banyak dalam pilkada yang perjodohannya dipaksakan, bak Datuk Maringgih dan Siti Nurbaya," katanya.

Mantan Wakil Ketua DPR RI ini menjelaskan, Pilkada tahun ini merupakan yang paling penting dalam sejarah Pilkada di Indonesia. Sebab, pesta demokrasi lima tahunan itu berlangsung di masa krisis akibat pandemi. Itu sebabnya, mandat terhadap 270 kepala daerah di Indonesia, dengan cara apapun harus diperbarui.

"Cara mendapatkan mandat harus dengan pemilihan langsung dari rakyat. Tidak bisa pakai Plt (Pelaksana Tugas). Plt tidak punya kesanggupan bertanggung jawab dalam situasi krisis," ucap kolaborator aksi 212 ini.

Fahri merasa dirinya senang berada di Medan. Setelah hattrick (tiga kali berturut) pemimpin kota Medan masuk bui, kini lahir pemimpin muda dengan kombinasi luar biasa.

"Mereka (Bobby - Aulia) mengerti porsi dan bidang masing-masing. Terutama apa yang akan dikatakan dan yang akan dilakukan untuk Kota Medan. Jadi di Medan akan lahir pemimpin yang diharapkan. Bahwa sebesar apapun krisis yang menghadang, kita akan punya pemimpin yang sanggup mengajak bicara masyarakat untuk bersama-sama keluar dari krisis ini. Mereka adalah kolaborator Kota Medan," katanya.

Kolaborasi Medan Berkah, menurut Fahri Hamzah, sudah sesuai dengan kebutuhan Kota Medan. Dengan melahirkan tagline tersebut, dia memastikan bahwa pasangan Bobby - Aulia memahami betapa besar masalah yang dihadapi warga Medan.

Bobby Nasution menyampaikan terima kasihnya kepada Partai Gelora atas deklarasi dan dukungan tersebut. "Tentunya deklarasi dan dukungan ini menjadi salah satu penyemangat buat kami, dan sebuah dukungan yang sudah ditunggu-tunggu," katanya.

Alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) ini menyebutkan, dukungan Gelora sebagai kekuatan luar biasa. Dukungan ini dapat dipandang sebagai jawaban atas kegelisahan masyarakat. Kegelisahan yang muncul akibat tidak adanya pergerakan di Kota Medan.

"Sudah kita rasakan bersama-sama, hal inilah yang membuat kami sedikit menyinggung tentang politik anggaran, dan insyallah di-bully," tuturnya.

Dalam kesempatan ini, Bobby kembali menyinggung Kota Medan punya anggaran pembangunan hampir Rp 30 triliun dalam satu periode kepemimpinan terakhir, dengan rata-rata hampir Rp 6 triliun anggaran per tahun.

"Namun dibully, dibilang salah data. Padahal saya menyampaikan sesuai data yang saya dapat. Maaf jika saya salah, (telah) memperlihatkan kurang transparannya anggaran pembangunan di Kota Medan selama ini," katanya.

Jika terpilih nanti, Bobby menekankan akan berupaya agar transparan dalam penggunaan anggaran. Salah satu tanggung jawab yang akan dibebankan padanya dan pendamping adalah pengelolaan anggaran. Masyarakat Kota Medan harus tahu anggaran yang dimiliki kotanya, dan digunakan untuk apa saja.

"Biar tidak terjadi lagi kesalahan penggunaan anggaran oleh pemimpin, biar tidak terjadi quattrick pemimpin Medan (4 kali masuk bui). Masyarakat yang mengawasi langsung penggunaan anggaran. Transparansi birokrasi dan anggaran, harus dicanangkan mulai sekarang," ujar suami Kahiyang Ayu ini.

Calon Wakil Wali Kota pendamping Bobby, Aulia Rachman mengatakan, dirinya dan Bobby mendedikasikan konsep percepatan perubahan Kota Medan, sehingga perubahan terjadi secara drastis.

"Demokrasi kita buat secara aktif dengan mengajarkan kepada masyarakat visi-misi kami. Ini bisa menjadi contoh berpolitik santun," ungkap mantan anggota DPRD Kota Medan ini.

Kesalahan-kesalahan yang terjadi, kata politisi dari Partai Gerindra ini, menjadi pelajaran bagi mereka agar tidak main-main dan tidak ceroboh melangkah dalam memimpin Kota Medan. "Kita harus punya konsep dan berkolaborasi untuk menyatukan visi-misi, agar terjadi sejarah besar akan kemajuam di Kota Medan," kata Aulia Rachman. [PEN]



Berita terkait
Daftar Harta Kekayaan Gibran Rakabuming dan Bobby Nasution
Anak dan menantu Jokowi, Gibran dan Bobby sah menjadi calon wali kota. Berapa harta kekayaan yang dimiliki para keluarga istana tersebut?
Didukung Relawan Berkarya Nyata, Bobby Singgung Banjir Medan
Calon Wali Kota Medan Bobby Nasution menyinggung soal banjir saat menerima dukungan Relawan Berkarya Nyata.
Pilkada Medan: Bobby - Aulia No 2, Akhyar - Salman No 1
Dua pasangan calon Wali Kota - Wakil Wali Kota Medan mengikuti pencabutan nomor urut kontestan PIlkada 2020.
0
Donald Trump dan Joe Biden Saling Serang di Debat Pilpres AS
Capres petahana Presiden Donald Trump (Republik) dan penantangnya Joe Biden (Demokrat) saling sering ketika sesi debat terakhir dibuka