UNTUK INDONESIA
Donald Trump dan Joe Biden Kampanye di Negara Bagian Florida
Trump dan Biden kampanye di Florida yang merupakan salah satu negara bagian yang diperebutkan untuk mendulang suara pada Pilpres AS
Guru seni India, Sagar Kambli, melukis Presiden Donald Trump dan pesaingnya Joe Biden di trotoar di luar sekolah seninya yang masih ditutup karena pandemi COVID-19 di Mumbai, India, Kamis, 29 Oktober 2020 (Foto: voaindonesia.com - AP Photo/Rajanish Kakade)

Jakarta – Beberapa hari sebelum pemilih memberikan suara terakhir mereka dalam pemilihan presiden AS, para kandidat presiden memusatkan upaya kampanye mereka pada hari Kamis di negara bagian Florida.

Dalam setiap pemilu sejak 1996, pemenang di Florida juga meraih kursi kepresidenan. Pemenang di sana meraih 29 dari 270 suara elektoral yang diperlukan untuk meraih kemenangan dalam pemilu.

Presiden Donald Trump memulai hari kampanyenya dengan rapat umum di kota Tampa sebelum melanjutkan perjalanan untuk rapat umum pada malam harinya di negara bagian North Carolina.

Mantan wakil presiden Joe Biden dijadwalkan berbicara kepada para pendukungnya di Kabupaten Broward pada sore hari dan kemudian menuju ke acara kampanyenya di Tampa pada malam hari.

Berdasarkan rata-rata hasil jajak pendapat utama yang dikumpulkan Real Clear Politics, Trump ketinggalan dari Biden di Michigan, Pennsylvania, dan Wisconsin, sementara kedua kandidat itu praktis imbang di Florida dan North Carolina.

Trump pada hari Rabu, 28 Oktober 2020, menyatakan keraguan terhadap berbagai jajak pendapat utama. Ia mengatakan kepada para wartawan di Las Vegas bahwa angka-angka hasil jajak pendapat di negara bagian yang sangat diperebutkan kedua calon lebih baik daripada yang ditunjukkan dalam survei itu.

“Angka jajak pendapat sangat baik. Kalian tidak melihat angka-angka jajak yang sesungguhnya,” kata Trump.

trump arizonaPresiden Donald Trump berkampanye di Bandara Internasional Laughlin/Bullhead, di Bullhead City, Arizona, Rabu, 28 Oktober 2020 (Foto: voaindonesia.com/AP)

Jajak pendapat nasional umumnya memperlihatkan Biden unggul 7 atau 8 persen atas Trump, tetapi dengan sekitar separuh dari margin tersebut berada di negara bagian-negara bagian penting yang diperebutkan yang kemungkinan besar akan menentukan hasil di Electoral College (perwakilan pemilih).

Biden pada hari Rabu, 28 Oktober 2020, setelah menerima pengarahan mengenai kesehatan masyarakat, kembali mengkritik Trump karena mengadakan acara rapat umum besar-besaran di luar ruangan di tengah-tengah pandemi virus corona, seraya menyatakan bahwa rapat umum malam sebelumnya di Omaha, Nebraska, membuat “ratusan orang, termasuk orang-orang lansia dan anak-anak Amerika, keluar pada suhu di bawah titik beku selama berjam-jam. Sejumlah orang akhirnya dirawat di rumah sakit.”

Warga Amerika memberikan suara lebih awal dalam pemilihan presiden hari Selasa mendatang dalam jumlah yang belum pernah terjadi sebelumnya, karena didorong oleh perasaan kuat untuk mendukung atau menentang salah satu dari kedua kandidat itu, serta karena ingin menghindari kerumunan massa dalam jumlah besar di TPS-TPS pada hari pemilihan di tengah-tengah pandemi virus corona.

Lebih dari 76 juta orang telah memberikan suara hingga Kamis pagi, lebih dari setengah dari seluruh suara yang masuk pada tahun 2016, yang ketika itu mencapai 138,8 juta.

biden delewareCapres dari Partai Demokrat, mantan Wakil Presiden Joe Biden, menutup payungnya saat naik pesawat kampanyenya di Bandara New Castle, New Castle, Delaware, saat akan bertolak ke Florida, Kamis, 29 Oktober 2020 (Foto: voaindonesia.com/AP)

Sekitar dua pertiga pemilih Amerika telah mengirimkan surat suara mereka melalui pos, dan selebihnya datang langsung ke TPS-TPS di berbagai penjuru negara itu.

Biden memberikan suara hari Rabu lalu, 28 Oktober 2020, di Wilmington, Delaware, sedangkan Trump memberikan suara pada hari Sabtu lalu di sebuah perpustakaan di West Palm Beach, Florida, di dekat tempat peristirahatan miliknya di Mar-a-Lago.

Para pakar pemilu menyatakan persentase partisipan dalam pemilu yang menghadapkan Trump dari partai Republik dan Joe Biden, penantangnya dari partai Demokrat, dapat merupakan yang tertinggi sejak 1908, sewaktu 65% pemilih terdaftar memberikan suara mereka. (uh/ab)/voaindonesia.com. []

Berita terkait
Joe Biden Gencarkan Kampanye Pilpres di Pekan Terakhir
Untuk mempertahankan keunggulannya di jajak pendapar dari Trump, capres Biden gencarkan kampanye di kantong-kantong Republik
Debat Terakhir Pilpres Amerika Serikat Berjalan Terkendali
Debat terakhir pilpres AS tahun 2020 antara Donald Trump (Republik) dan Biden (Demokrat) disebut berjalan terkendali
Jajak Pendapat Pilpres Amerika Serikat Joe Biden Unggul
Penantang dari Partai Demokrat, Joe Biden, dalam pilpres AS yang tinggal 15 hari lagi menunjukkan keunggulan Biden dalam jajak pendapat nasional
0
Donald Trump dan Joe Biden Kampanye di Negara Bagian Florida
Trump dan Biden kampanye di Florida yang merupakan salah satu negara bagian yang diperebutkan untuk mendulang suara pada Pilpres AS