UNTUK INDONESIA

Dokter Tirta Minta KPK Audit Anggaran Tim Komunikasi Publik Satgas Covid

Tirta Mandira Hudhi akrab disapa dr Tirta meminta KPK mengaudit dugaan korupsi dalam tim komunikasi publik Satgas Covid-19. Ada yang siap bersaksi.
Graha BNPB atau Badan Nasional Penanggulangan Bencana di kawasan Jakarta Timur, di gedung inilah sekaligus kantor Satgas Pusat Penanganan Covid-19. (Foto: Tagar/Jawa Pos)

Jakarta - Tirta Mandira Hudhi akrab disapa dr. Tirta, seorang dokter yang juga selebgram dan relawan Covid-19, mengendus adanya dugaan korupsi dalam tim komunikasi publik Satgas Covid-19. Ia meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaudit anggaran tim komunikasi publik Satgas Covid.

"Tolong KPK semoga bisa audit anggaran tim komunikasi publik Satgas Covid, penyerapan, dkk. Saya dengar curhatan leader sosmed Satgas Covid, ngeri-ngeri sendiri. Kalau KPK butuh nomor leader sosmednya, yang siap bersaksi, nanti ane berikan," ujar dr. Tirta dalam cuitan Twitter, Senin, 16 November 2020.

Tidak hanya bidang komunikasi, semua bidang di Satgas Penanganan Covid-19 saya kira harus diaudit.

Status Dokter TirtaStatus dr. Tirta di Twitter, 16 November 2020, pernyataan adanya dugaan korupsi di Satgas Covid Bidang Komunikasi Publik. (Foto: Tagar/Twitter @tirta_hudhi)

Faisal Saimima, mantan Relawan Satgas Covid-19 yang juga Ketua Nasional Gugus Tugas GP Ansor Penanganan Covid-19, mengatakan terkait benar atau tidaknya cuitan Twitter dr. Tirta, "Saya kurang tahu karena itu bukan bidang saya dulu saat masih menjadi relawan Satgas," kata Faisal kepada Tagar, Sabtu, 21 November 2020.

Menurut Faisal, "Tidak hanya bidang komunikasi, semua bidang di Satgas Penanganan Covid-19 saya kira harus diaudit. Bukan hanya terkait penggunaan APBN, tapi juga sumbangan dari pihak ke-3. Kita semua mendengar sejak awal pandemi Covid-19, banyak sekali pihak ke-3 (masyarakat) yang berpartisipasi, tidak hanya berupa sumbangan dana tapi juga sumbangan barang."

Faisal menambahkan, "Tidak hanya BPKP dan KPK yang mengawasi dan mengaudit, peran serta kelompok masyarakat yang konsen mengawasi penggunaan anggaran saya kira harus juga diberikan akses, sehingga baik itu BNPB maupun Satgas Penanganan Covid-19 akuntabel di mata masyarakat."

Faisal Saimima adalah satu di antara yang menyatakan mundur dari relawan Satgas Covid pada Jumat, 20 November 2020. Ia bersama kawan-kawan sesama relawan mengembalikan rompi dan ID Card Satgas Covid dan menuntut Doni Monardo mundur dari jabatan Kepala Satgas Penanganan Covid. Ia menilai Doni Monardo mengkhianati kerja-kerja keras relawan dengan mengirimkan 20 ribu masker untuk kerumunan dalam pesta pernikahan putri Rizieq Shihab.  

Kepala Satgas Penanganan Covid Doni Monardo dihubungi Tagar untuk mengkonfirmasi cuitan dr. Tirta tersebut, namun sampai berita ini dipublikasi, Doni Monardo belum menyampaikan tanggapan. []

Berita terkait
Pangdam Jaya Sikat FPI, Doni Monardo Manjakan Rizieq Shihab
Pangdam Jaya mengancam FPI, macam-macam akan dibubarkan, bertolak belakang dengan Doni Monardo yang memanjakan Rizieq Shihab. Kenapa tidak kompak?
Doni Monardo Manjakan Rizieq Shihab, Polisi Bisa Memanggilnya
Gara-gara Rizieq Shihab, Anies Baswedan dan Ridwan Kamil dipanggil polisi, Kapolda Metro dan Kapolda Jabar dicopot. Bagaimana Doni Monardo?
Mosi Tidak Percaya pada Doni Monardo, Satgas Nasihati Relawan
Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menasihati relawan yang menunjukkan mosi tidak percaya ke Kepala BNPB Doni Monardo.
0
Dokter Tirta Minta KPK Audit Anggaran Tim Komunikasi Publik Satgas Covid
Tirta Mandira Hudhi akrab disapa dr Tirta meminta KPK mengaudit dugaan korupsi dalam tim komunikasi publik Satgas Covid-19. Ada yang siap bersaksi.