TAGAR.id, Blangkejeren, Gayo Lues, Aceh – Dansubsatgas (Komandan Sub Satuan Tugas) Bencana Aceh, Kolonel Inf Ali Imran, mengunjungi Kabupaten Gayo Lues di Provinsi Aceh.
Kolonel Inf Ali Imran yang juga Danrem 011 Lilawangsa meninjau langsung sejumlah infrastruktur yang rusak parah setelah bencana banjir bandang dan longsor melanda kawasan tersebut.
Dansubsatgas Kol Inf Ali Imran mengatakan, dalam upaya percepatan pemulihan bencana banjir bandang dan longsor parah melanda di sejumlah wilayah barat Indonesia. Khususnya di tiga provinsi di Pulau Sumatera, yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh.
Dandim 0113/Gayo Lues, Letkol Arm Fran Desianfan Eka Saputra mendampingi Komandan satuan tugas (Dansubsatgas) Bencana Aceh, Danrem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran, meninjau sejumlah titik lokasi terdampak bencana di wilayah Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Kamis, 22/1/2026, sore. (Foto: Dok/TAGAR/Fotografer Laung)
“Salah satunya, Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh. Daerah ini menjadi perhatian pemerintah pusat. Presiden Prabowo melalui Dansatgas Percepatan jembatan dan Infrastruktur Bencana, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, segera melakukan percepatan pemulihan di daerah tersebut,” ujar Kol Inf Ali Imran.
Menurut Kol Inf Ali Imran, Dansubsatgas menyebutkan, gagasan TNI AD akan membangun sejumlah jembatan Bailey sebagai percepatan pemulihan.
Komandan satuan tugas (Dansubsatgas) Bencana Aceh, Danrem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran, menyerahkan bingkisan kepada anak-anak korban bencana banjir bandang, saat meninjau lokasi terdampak bencana di wilayah Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Kamis, 22/1/2026, sore. (Foto: Dok/TAGAR/Fotografer Laung)
“Terdapat akses vital jalan utama penghubung antar Kabupaten, Gayo Lues dan Aceh Timur putus dan ini akan segera dibangun. Selain itu sejumlah jembatan gantung penghubung antar kecamatan dan Desa juga turut dibangun,” sebutnya, Kamis (22/1/2026).
Dansubsatgas Kol Inf Ali Imran menguraikan, selain dikerahkan sejumlah alat berat dan saat ini sudah tiba di Kabupaten Gayo Lues. Personal TNI Yonzipur 16 DA mulai melakukan pengecekan dan persiapan pekerjaan pembangunan jembatan.
“Pembangunan tiga jembatan bailey dan jembatan gantung. Diantaranya di Desa Pepelah, Desa Uring dan Desa Pintu Rime dalam Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues,” terangnya.
Antusias Komandan satuan tugas (Dansubsatgas) Bencana Aceh, Danrem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran, bersama anak-anak warga korban bencana banjir bandang melakukan tari saman, tradisional khas daerah, saat meninjau sejumlah titik lokasi terdampak bencana di wilayah Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Kamis, 22/1/2026, sore. (Foto: Dok/TAGAR/Fotografer Laung)
Di sisi lain, Dansubsatgas, Kolonel Inf Ali Imran, bersama Dandim 0113/Gayo Lues, Letkol Arm Fran Desiafan Eka Saputra, meninjua pemukiman rumah masyarakat yang terdampak. Danrem juga menemui anak-anak korban banjir dan berdialog dengan warga di penampungan pengungsi.
Terlihat antusias masyarakat menyambut kehadiran Dansubsatgas, warga menaruh perhatihan penuh kepada pemerintah pusat dalam percepatan pemulihan bencana di Kabupaten Gayo Lues.
Dasubsatgas mengatakan, masyarakat di Kabupaten Gayo Lues tetap tenang dalam menghadapi bencana yang menimpa keadaan. Ia menilai, masyarakat daerah ini bukan tidak membutuhkan bantuan, akan tetapi mampu bersabar.
Dandim 0113/Gayo Lues, Letkol Arm Fran Desianfan Eka Saputra mendampingi Komandan satuan tugas (Dansubsatgas) Bencana Aceh, Danrem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran, meninjau sejumlah titik lokasi terdampak bencana di wilayah Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Kamis, 22/1/2026, sore. (Foto: Dok/TAGAR/Fotografer Laung)“Saya salut. TNI Kodim 0113 Gayo Lues bersama masyarakat disini bersinergi kuat saling membantu, sehingga tabah dan mampu menghadapi bencana yang melanda. Insya Allah jembatan cepat rambung sehingga aktivitas dan perekonomian masyarakat cepat normal Kembali,” pungkasnya.
Dalam kunjungan itu, Danrem dan Dandim turut berbaur bersama anak-anak warga melakukan aksi saman tradisonal khas Gayo Lues. Dansatgas juga menyerahkan bingkisan kepada anak korban bencana di Gayo Lues. (Laung). []