Daftar 10 Kepala Daerah yang Ditegur Oleh Mendagri

Hal itu diungkapkan Staf Khusus Menteri Dalam Negeri, Kastorius Sinaga, Selasa, 31 Agustus 2021.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. (Foto: Tagar/Dok Kemendagri)

Jakarta - Menteri Dalam Negari (Mendagri) Tito Karnavian telah menegur 10 Bupati dan Wali Kota yang belum membayar insetif tenaga kesehatan (Nakes). Hal itu diungkapkan Staf Khusus Menteri Dalam Negeri, Kastorius Sinaga, Selasa, 31 Agustus 2021.

Kastorius menegaskan, Kemendagri sangat serius mengawasi realisasi belanja anggaran oleh Pemerintah Daerah di seluruh Indonesia. Bahkan, secara langsung, Mendagri memerintahkan jajaran eselon 1.

"Utamanya Inspektorat Jenderal dan Dirjen Keudangan Daerah, M Ardian Novrianto untuk melakukan monitoring mingguan realisasi APBD 548 pemerintah daerah seluruh Indonesia dalam kaitan dengan faktor pengungkit pemulihan ekonomi di daerah serta penanganan Covid-19 di Daerah," ujarnya.

Realisasi pos belanja Insentif Tenaga Kerja Kesehatan Daerah (INNAKESDA) merupakan salah satu fokus perhatian Mendagri Tito di dalam memonitor realisasi belanja APBD.

"Kebijakan refokusing APBD 2021 telah menggariskan bahwa 8% Dana Alokasi Umum (DAU) dan DBH (Dana Bagi Hasil) tahun anggaran /2021 ini diperuntukkan untuk penanganan Covid-19, termasuk pembayaran insenti f nakes daerah. Artinya, faktor ketersediaan dana seharusnya terjamin untuk Innakesda," katanya.

Hasil pemantauan rutin Kemendagri, yang datanya telah direchek ke data Kemenkeu dan Kemenkes, masih terdapat banyak Daerah yang belum membayarkan Innakesda.

Bahkan di beberapa daerah yang termasuk PPKM Level 4, dimana penyebaran covid 19 masuk zona merah, insentif para nakes belum direalisasikan oleh Kepala Daerah.

"Mendagri sangat memberi perhatian kepada nakes karena merekalah salah satu “front liner” penanganan Covid -19 di daerah," ujarnya.

Karena itu, pada Senin (30/8/2021), Mendagri Tito Karnavian telah menanda-tangani surat teguran kepada 10 Kepala Daerah (Bupati dan Walikota) yang belum membayarkan insentif kepada nakes di daerahnya.

"Hari ini surat teguran Bapak Menteri bernomor 904 tertanggal 26 Agustus 2021 akan langsung dilayangkan ke 10 Bupti dan Walikota yang belum membayarkan Innakesdanya," ungkapnya.

Berikut 10 daftar kepala daerah yang ditegur oleh Mendagri :

1. Wali kota Padang, Prov Sumatera Barat

2. Bupati Nabire, Prov Papua

3. Wali kota Bandar Lampung, Prov Lampung

4. Bupati Madiun, Prov Jawa Timur

5. Wali kota Pontianak, Kalimantan Barat,

6. Bupati Penajem Paser Utara, Prov Kalimantan Timur

7. Bupati Gianyar, Prov Bali

8.Wali kota Langsa, Prov Aceh

9. Wali kota Prabumulih, Prov Sumatera Barat

10.Bupati Paser, Prov Kalimantan Timur

Kastorius mengungkapkan, dalam surat teguran yang ditembuskan ke Presiden tersebut, Mendagri meminta para kepala daerah tersebut untuk segera membayarkan innakesda.

"Bila daerah belum melakukan refokusing anggaran sebagai sumber belanja innakesda, Kepala Daerah dapat melakukan perubahan Peraturan Kepala Daerah (Perkada) dengan memberitahukan kepada pimpinan DPRD sehingga pembayaran Innakesda tidak terhambat," tutupnya.

Berita terkait
Kematian Akibat Covid-19 di Korsel Capai Titik Tertinggi
Korea Selatan melaporkan 1.882 kasus virus corona baru, sehingga total menjadi 243.317.
Tito Karnavian Kembali Terbitkan Inmendagri Tentang PPKM
Mendagri Tito Karnavian kembali menerbitkan tiga Instruksi Mendagri (Inmendagri) tentang penerapan PPKM yang diperpanjang oleh pemerintah.
Protes Antitaliban di Kabul dan Kota Lain di Afghanistan
Taliban serukan pPersatuan Afghanistan sementara itu aksi protes antitaliban justru menyebar ke Kabul dan kota-kota lain di Afghanistan
0
Daftar 10 Kepala Daerah yang Ditegur Oleh Mendagri
Hal itu diungkapkan Staf Khusus Menteri Dalam Negeri, Kastorius Sinaga, Selasa, 31 Agustus 2021.