Covid-19 Melonjak di Jepang Saat Tokyo Jadi Tuan Rumah Olimpiade

Pemerintah Jepang diminta kirim pesan yang jelas bagi masyarakat di tengah-tengah melonjaknya kasus Covid-19
Orang-orang yang memakai masker di tengah-tengah pandemi virus corona (Covid-19)berjalan di distrik Shibuya Tokyo pada 22 Juli 2021, sehari sebelum upacara pembukaan Olimpiade Tokyo 2020 (Foto: time.com - Kyodo News/AP Images)

Tokyo - Penasihat Penanggulangan Covid-19 Jepang minta pemerintah kirim pesan risiko yang lebih "kuat dan jelas" di tengah-tengah melonjaknya kasus Covid-19 di sana. Pemerintah kini tengah memprioritaskan vaksinasi ke anak muda.

Ketua Komite Penasihat Penanggulangan Covid-19 Jepang, Shigeru Omi, pada Kamis, 29 Juli 2021, memperingatkan, negara itu tengah menghadapi situasi paling serius sejak pecahnya pandemi Covid-19. Ia mendesak pemerintah untuk mengirim pesan yang "jelas dan kuat" untuk merespons potensi risiko yang meningkat, termasuk ke dalam sistem kesehatan.

Tuan rumah Olimpiade, Kota Tokyo, mencatat 3.177 kasus baru Covid-19 pada Rabu, 28 Juli 2021, kembali menjadi rekor tertinggi dalam dua hari beruntun. Dilaporkan untuk kasus harian Covid-19 nasional menembus angka 9.500 kasus untuk pertama kali.

"Krisis terbesar adalah masyarakat tidak berbagi pengertian akan risiko," kata Shigeru Omi dalam panel parlemen. "Angka (kasusTokyo) melampaui 3.000 dan ini mungkin memiliki beberapa efek pembawa pesan. Tanpa kehilangan kesempatan ini, saya ingin pemerintah mengirim pesan yang lebih kuat dan lebih jelas."

1. Prioritas Jepang Vaksinasi Anak Muda

Omi mengatakan meski vaksinasi jadi salah satu cara untuk melawan virus corona, tetapi lebih banyak faktor yang mengancam akan terus bertambahnya jumlah kasus, termasuk varian Delta yang sangat menular serta tidak patuhnya masyarakat akan pembatasan dan penyelenggaraan Olimpiade.

Sementara itu, Menteri Urusan Vaksin Taro Kono mengatakan, pihaknya kini memprioritaskan vaksinasi untuk golongan anak muda. Kepada Kantor Berita Associated Press (AP), Kono mengungkapkan, pemerintah menargetkan penyuntikan satu juta dosis per harinya.

"Bahkan jika kita melambat sedikit, saya tidak masalah. Terutama kita perlu menjangkau orang-orang yang lebih muda, sehingga mereka akan merasakan, bahwa mereka perlu mendapatkan vaksinasi,'' kata Kono.

warga jepang di distrik perbelanjaan tokyoOrang-orang yang memakai masker pelindung di tengah-tengah pandemi virus corona (Covid-19), berjalan di sebuah distrik perbelanjaan di Tokyo, Jepang, 28 Juli 2021 (Foto: reuters.com - REUTERS/Kim Kyung-Hoon)

"Jika kita bisa memvaksinasi (mereka yang berumur) 20-an atau orang di (umur) 30 tahun sebanyak 80% atau lebih tinggi, itu akan menjadi angka yang baik untuk saya."

Dilaporkan hanya 26,5% dari total penduduk Jepang yang sudah divaksin dosis penuh sejak peluncuran program vaksinasi.

2. Kasus Covid-19 Terkait Olimpiade Bertambah

Lonjakan kasus pun menambah kekhawatiran akan jalannya Olimpiade Tokyo yang sedang berlangsung. Ajang olahraga internasional terbesar dunia ini dihelat dengan kondisi yang belum pernah terjadi sebelumnya, salah satunya larangan adanya penonton.

Atlet, staf, dan awak media harus mengikuti protokol kesehatan ketat termasuk tes rutin untuk mencegah penyebaran virus dari dalam "gelembung Olimpiade."

Penyelenggara pada hari Kamis, 29 Juli 2021, mengumumkan ada 24 kasus baru yang terkait dengan Olimpiade, di mana tiga di antaranya adalah atlet. Total terdapat 193 kasus Covid-19 terkait Olimpiade sejak tanggal 1 Juli 2021 lalu.

Sebelumnya, banyak orang Jepang yang khawatir dengan masuknya atlet luar negeri beserta tim olimpiadenya akan menambah jumlah kasus di Negeri Sakura itu. Pemerintah sendiri telah mengumumkan keadaan darurat Tokyo hingga 22 Agustus 2021 mendatang [rap/as (Reuters, dpa, AP)]/dw.com/id. []

Berita terkait
79 Kasus Covid-19 Ditemukan Terkait Dengan Olimpiade Tokyo 2020
Olimpiade Tokyo 2020 tidak boleh dinilai berdasarkan jumlah kasus Covid-19 yang muncul karena tidak mungkin hilangkan risiko adanya virus itu
2 Atlet Positif Covid-19 di Perkampungan Atlet Olimpiade Tokyo 2020
Dua atlet jadi yang pertama positif terpapar virus corona (Covid-19) di perkampungan atlet Olimpiade Tokyo 2020
Olimpiade 2020: Jepang Raih 149% Kasus Covid-19 dalam 7 Hari
Perdana Menteri Jepang, Yoshihide Suga mendorong masyarakat Tokyo untuk lakukan work from home (WFH) dan menghindari kegiatan yang tidak penting.
0
Covid-19 Melonjak di Jepang Saat Tokyo Jadi Tuan Rumah Olimpiade
Pemerintah Jepang diminta kirim pesan yang jelas bagi masyarakat di tengah-tengah melonjaknya kasus Covid-19